Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Korupsi BUMD Cilacap Sudah Direncanakan, Kejati Jateng Usut Pencucian Uang Hasil Kejahatan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Korupsi BUMD Cilacap Sudah Direncanakan, Kejati Jateng Usut Pencucian Uang Hasil Kejahatan

Penyidik Jateng mengusut tindak pidana pencucian uang (TPPU) skandal korupsi BUMD Cilacap.

R. Izra
Last updated: Juli 17, 2025 11:42 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
HASIL KORUPSI: Penyidik Kejati Jateng memamerkan tumpukan uang senilai Rp13 miliar yang merupakan hasil temuan aliran korupsi BUMD Cilacap. (bae)
HASIL KORUPSI: Penyidik Kejati Jateng memamerkan tumpukan uang senilai Rp13 miliar yang merupakan hasil temuan aliran korupsi BUMD Cilacap. (bae)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah tengah mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil korupsi pengadaan lahan pada BUMD PT Cilacap Segara Artha.

Kerugian dalam kasus yang mendera BUMD milik Pemkab Cilacap itu ditaksir merugikan keuangan negara mencapai Rp237 miliar.

“Korupsinya kami usut, TPPU juga. Sekarang yang TPPU sudah tahap penyidikan,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati, Lukas Alexander Sinuraya, Rabu (16/7/2025).

Saat ini penyidik menetapkan tiga tersangka korupsi. Masing-masing eks Sekda Cilacap, Awaluddin Muuri; eks Komisaris PT Cilacap Segara Artha, Iskandar Zulkarnain; dan eks Direktur PT Rumpun Sari Antan, Andhi Nur Huda (ANH).

“ANH ini juga selain memang penyidikan tindak pidana korupsi sebagaimana Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, kami juga sedang melakukan penyidikan terhadap dugaan TPPU,” imbuhnya.

Menurut Lukas, pengusutan TPPU penting untuk menelusuri ke mana saja uang korupsi Rp237 miliar.

Penyidik telah melakukan pelacakan aset dan penggunaan dana oleh para pelaku. Hasilnya, penyidik menemukan aliran dana untuk pembelian pabrik beras di Klaten.

“Tersangka Andhi Nur Huda menggunakan uang korupsi untuk membayar uang muka pembelian pabrik beras senilai Rp13 miliar,” bebernya.

Penyidik telah mengonfirmasi transaksi itu kepada Rizal Hari Wibowo selaku penjual pabrik. Rizal mengaku telah mendapat pembayaran uang muka dari tersangka. Ia tidak mengetahui pabriknya dibeli dengan uang hasil korupsi.

“Mengetahui hal itu, dengan itikad baik, hari ini saksi Rizal menyerahkan uang muka Rp13 miliar tersebut kepada kejaksaan,” bebernya.

Selanjutnya, penyidik menyita uang tersebut untuk dititipkan di rekening penitipan Kejati Jawa Tengah. *bae

You Might Also Like

Viral! SD di Ende Mau Digusur Demi Kopdes Merah Putih, Alat Berat Dikawal Oknum TNI

Puasa Paling Lama di Mana? Ini Daftarnya

Baleg DPR Gas Pol Evaluasi Prolegnas 2025, RUU Perampasan Aset Masuk Prioritas

Jangan Panik! Ini Cara agar Daging Kurbanmu Empuk saat Dimakan, Tanpa Panci Presto

Besaran Tantiem Komisasris BUMN Yang Bikin Iri

TAGGED:kejati jatengkorupsi cilacap direncanakantppu korupsi cilacap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banjarnegara Dorong Inovasi Guru TK lewat Pelatihan Deep Learning dan Karakter Anak Hebat
Next Article Vanenburg Diprediksi Tetap Gunakan Strategi Aman Hadapi Filipina U-23

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Mbak Ita Sebut Kesaksian Kepala Disbudpar Semarang Penuh Kebohongan

Juli 14, 2025
Ilustrasi sound horeg. Bahtsul Masail Ponpes Besuk Pasuruan menyatakan sound horeg haram.
Unik

Sound Horeg Haram! Fatwa Bahtsul Masail Pondok Besuk Pasuruan yang Didukung MUI

Juli 7, 2025
Unik

Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura Patok Harga Satu Anak Bayi Rp 11 – 16 Juta

Juli 15, 2025
Unik

Minim Pendaftar, Disdik Semarang Buka SPMB SD Gelombang Kedua

Juni 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Korupsi BUMD Cilacap Sudah Direncanakan, Kejati Jateng Usut Pencucian Uang Hasil Kejahatan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?