Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gus Yahya Temui Presiden Prabowo di Istana, Ada Masalah Apa?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Gus Yahya Temui Presiden Prabowo di Istana, Ada Masalah Apa?

Dalam pernyataan singkat kepada awak media setelah pertemuan, Gus Yahya menjelaskan bahwa kunjungan ini bersifat silaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah laporan terkait aktivitas PBNU.

Nugroho P.
Last updated: Juni 24, 2025 7:22 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
SHARE

NARAKITA, JAKARTA –   Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, yang akrab disapa Gus Yahya, menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (24/6/2025). Kedatangannya disambut hangat oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan yang berlangsung secara tertutup.

Dalam pernyataan singkat kepada awak media setelah pertemuan, Gus Yahya menjelaskan bahwa kunjungan ini bersifat silaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah laporan terkait aktivitas PBNU. “Kami datang untuk menyampaikan perkembangan berbagai kegiatan yang telah dilakukan NU di berbagai wilayah,” ujar Gus Yahya.

Salah satu program yang menjadi pokok pembahasan adalah pelaksanaan dan evaluasi inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG), yang belakangan digalakkan di berbagai pesantren dan lingkungan warga NU. Program tersebut telah mulai berjalan di beberapa titik sejak awal tahun.

“Kami sampaikan ke Presiden mengenai perkembangan program MBG di lingkungan pesantren. Ini sudah berjalan, dan kami memohon arahan untuk kelanjutan serta penguatan kerja sama ke depan,” ucap Gus Yahya.

Tak hanya itu, Gus Yahya juga memaparkan beragam agenda sosial-keagamaan PBNU yang tengah berjalan di tingkat akar rumput, termasuk penguatan pendidikan pesantren, peningkatan kapasitas kader, serta kegiatan pemberdayaan ekonomi umat berbasis komunitas.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana santai namun substantif. Gus Yahya menyebutkan, Prabowo menyimak dengan penuh perhatian dan memberikan sejumlah masukan strategis terkait pengembangan program-program NU ke depan.

“Pak Presiden memberi respons positif dan menunjukkan komitmennya terhadap kerja sama yang sudah terjalin, termasuk mendukung penuh kegiatan yang memberi manfaat langsung ke masyarakat,” tutur Gus Yahya.

Pertemuan antara pucuk pimpinan NU dan Presiden ini dinilai sebagai bentuk komunikasi yang sehat antara organisasi keagamaan terbesar di Indonesia dengan pemerintahan yang tengah berjalan. Hal ini menjadi penting, terutama dalam menjaga sinergi antara kebijakan negara dan aspirasi umat.

Gus Yahya juga menyinggung pentingnya peran pesantren dalam memperkuat ketahanan sosial dan spiritual bangsa. Menurutnya, pemerintah perlu memberi perhatian lebih pada pesantren yang selama ini menjadi basis pendidikan karakter dan pusat dakwah moderat.

“Kita harap ada kesinambungan dalam mendukung pesantren. Bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga penguatan peran sosial mereka di tengah masyarakat,” tambahnya.

Program MBG sendiri menjadi topik hangat dalam beberapa waktu terakhir karena dianggap strategis dalam upaya penanggulangan stunting dan peningkatan kualitas generasi muda, khususnya di kalangan pelajar dan santri.

PBNU, kata Gus Yahya, telah menggagas berbagai pendekatan kolaboratif dengan pemerintah dalam pelaksanaan program-program prioritas, dengan tetap menjaga otonomi keorganisasian dan misi keulamaan.

Pertemuan ini juga menegaskan posisi NU sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional. Meski tak berada dalam struktur kekuasaan, NU kerap menjadi jembatan aspirasi umat Islam Indonesia kepada para pemimpin negara.

“NU punya tanggung jawab moral untuk memastikan setiap kebijakan negara berdampak baik kepada umat. Maka komunikasi seperti ini perlu terus dirawat,” ujar Gus Yahya.

Gus Yahya tidak merinci lebih lanjut durasi atau isi lengkap diskusi dengan Prabowo, namun menegaskan bahwa NU tetap akan berjalan di jalur independen dengan mengedepankan prinsip maslahat umat.

Di sisi lain, pihak Istana belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hasil pembicaraan dengan PBNU, namun sumber internal menyebut bahwa Prabowo mengapresiasi semangat sinergi dari NU dan membuka ruang untuk kerja sama yang lebih konkret ke depan.

Pertemuan ini mencerminkan konsistensi NU sebagai kekuatan moral dan sosial dalam kehidupan berbangsa, yang siap bekerja sama tanpa harus larut dalam politik praktis kekuasaan. (*)

You Might Also Like

Setelah OTT KPK di Sumut, Bobby Minta Kantor Pemerintah-Swasta Putar Lagu Indonesia Raya : Nasionalisme

Semarang Lagi Ramai, Target Wisatawan Dikit Lagi Tembus

Bagaimana Hukum Menyimpan Daging Kurban Setelah Hari Tasyrik?

Aset Sritex Disita, Buruh Waswas Tagihan Tak Dibayar

Nggak Cuma Bom, Israel Juga “Blokir Perut” Warga Gaza

TAGGED:Gus YahyaKetua Umum PBNUKH Yahya Cholil StaqufPBNU
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kanit Satresnarkoba Polrestabes Semarang, Michael Akmal Kayom usai bersaksi di sidang terdakwa Aipda Robig Zaenudin di PN Semarang, Selasa (2462025). (bae) Kanitresnarkoba Semarang Ungkit Uang Santunan untuk Keluarga Korban Penembakan Aipda Robig
Next Article Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menandatangani risalah kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Sister City dengan Pemerintah Nanjing, Tiongkok, di Kantor Gubernuran, Semarang, Selasa (24/6/2025). Bupati Klaten Teken MoU Sister City dengan Pemerintah Nanjing Tiongkok

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEINDAHAN ALAM PAPUA - Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

TEKEN KERJA SAMA--Prosesi penandatanganan oleh Kadaop 4 Semarang dan Kadaop lain dalam rangka pengamanan aset, Selasa (12/5/2206). (ist)

Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN

LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Orang Jawa Itu Manusia Kerja Sekaligus Manusia Doa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Belum Dilantik, Kuwu Terpilih Sukasari Meninggal Dunia

Januari 3, 2026
Unik

WNFC 2025, Parade Kreativitas dari Wonosobo si Jantung Jawa ke Panggung Dunia

Juni 9, 2025
Unik

Geger Ayam Goreng Pakai Minyak Babi di Solo, Begini Cara Kenalinya!

Mei 27, 2025
Unik

Tugu Titik Nol Kota Lama, Wajah Baru Cilacap

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gus Yahya Temui Presiden Prabowo di Istana, Ada Masalah Apa?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?