Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi: Kawasan Industri Kendal bakal Serap 63.000 Tenaga Kerja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Luthfi: Kawasan Industri Kendal bakal Serap 63.000 Tenaga Kerja

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, dari total proyeksi kebutuhan 63.000 tenaga kerja di Kawasan Industri Kendal, masih tersedia lowongan sekitar 37.000-an.

R. Izra
Last updated: Juni 3, 2025 4:58 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (keempat kanan) berkomunikasi dengan beberapa pihak saat meninjau Kawasan Industri Kendal, Senin (3/6/2025). (Dok Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (keempat kanan) berkomunikasi dengan beberapa pihak saat meninjau Kawasan Industri Kendal, Senin (3/6/2025). (Dok Humas Pemprov Jateng)
SHARE

NARAKITA, KENDAL – Ketersediaan lapangan pekerjaan di Kawasan Industri Kendal masih terbuka lebar. Lokasi yang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini bakal menyerap 63.000 tenaga kerja.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, dari total proyeksi kebutuhan 63.000 tenaga kerja, masih tersedia lowongan sekitar 37.000-an.

Dia menjelaskan, Kawasan Industri Kendal di dalamnya terdapat 129 perusahaan dari 11 negara per April 2025. Nilai investasi di kawasan itu mencapai sekitar Rp 151 triliun.

Sebanyak 49 perusahaan telah operasional dan 25 perusahaan sedang dalam tahap konstruksi.

Luthfi menyempatkan menunjau PT Polygroup Manufactur Indonesia. Industri yang bergerak pada bidang mainan plastik dan pohon natal tersebut memiliki 7.000 tenaga kerja existing, kebutuhan tenaga kerja tahun 2024 sebanyak 8.500 pekerja.

Ia juga meninjau PT Matahari Tire Indonesia (MTI) yang merupakan perusahaan ban dari China dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Saat ini PT MTI memiliki 1.800 tenaga kerja existing dan membutuhkan sekitar 3.000 orang pada 2025.

“Di Kawasan Industri Kendal ini secara umum sudah 60 persen (perusahaan) beroperasi,” kata Ahmad Luthfi usai meninjau dua perusahaan di Kawasan Industri Kendal, Selasa (3/6/2025).

Ahmad Luthfi menjelaskan, secara umum kondisi serapan tenaga kerja di Jawa Tengah sangat bagus. Pada triwulan I 2025, serapan tenaga kerja mencapai 97.550 orang.

Industri barang dari kulit dan alas kaki paling banyak menyerap tenaga kerja dengan jumlah 36.754 orang. Capaian itu secara nasional menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan serapan tenaga kerja terbaik di Indonesia.

“Jadi secara nasional, di Jawa Tengah adalah tertinggi di seluruh Indonesia,” katanya.

Tingginya angka serapan tenaga kerja tersebut berhasil menurunkan angkat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jawa Tengah. Per Februari 2025, angka TPT Jawa Tengah sebesar 4,33 persen.

Penurunan TPT tersebut merupakan hasil dari masuknya investasi di Jawa Tengah melalui beberapa kawasan industri, termasuk Kawasan Industri Kendal yang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). (bai)

You Might Also Like

Republik Rasa Perusahaan? 30 Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Berikut Daftar Lengkapnya

Prabowo Singgung Kocok Ulang Posisi Menteri, Ancaman Serius bagi yang Tak Patuh, Siapa Tersingkir?

Powerbank Ngamuk di Udara, Pesawat Mendarat Darurat

Kairul Anwar Jadi Kuasa Hukum Dua Mahasiswa Undip Tersangka Penyekapan Intel Polisi

Realisasi Investasi Jateng Capai Rp 21,8 Triliun

TAGGED:gubernur jateng ahmad luthfikawasan industri kendalkawasan industri kendal serap tenaga kerjalowongan kerja kik kendal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tersangka digelandang dari kantor kejaksaan menuju tahanan sementara di Semarang. Tersangka Korupsi BUMD Cilacap Tak Terima Ditahan Kejaksaan, Maunya Apa?
Next Article Polda Jateng: Sebelas Ormas Terindikasi Terlibat Aksi Premanisme

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

In the Spotlight: Breaking News in Technology and Beyond

Januari 8, 2023
Unik

Jadi Stafsus Presiden, Harta Yovie Widianto Jadi Sorotan, Segini Hartanya

Juni 27, 2025
Unik

Kolaborasi UNNES dan Griya Svara Hadirkan E-Modul Interaktif, Bikin Belajar Vokal Makin Seru

Agustus 14, 2025
Unik

Bangkit Lebih Tenang, 7 Tanda Seseorang Pernah Gagal tapi Sekarang Hidupnya Lebih Damai

Agustus 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi: Kawasan Industri Kendal bakal Serap 63.000 Tenaga Kerja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?