Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dua Eks Pejabat KPK Masuk BGN, Ada Misi Antikorupsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dua Eks Pejabat KPK Masuk BGN, Ada Misi Antikorupsi

Nugroho P.
Last updated: November 5, 2026 11:39 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) bakal mendapat tambahan tenaga dari dua pejabat yang sebelumnya bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penugasan ini bukan sekadar perpindahan personel, tetapi juga diharapkan membawa penguatan pengawasan agar program pemerintah tidak menjadi ladang praktik korupsi.

Contents
KPK Sudah Petakan Celah Korupsi Program MBGDua Pejabat KPK Dikembalikan ke KejaksaanMungki Masih Tunggu Pelantikan di BGN

KPK menyebut kehadiran dua personel tersebut bisa membantu membangun sistem kerja BGN yang lebih transparan dan berintegritas. Apalagi, lembaga yang mengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu memiliki tanggung jawab besar dengan anggaran dan cakupan penerima manfaat yang luas.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penugasan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus memastikan rekomendasi pencegahan korupsi yang telah disampaikan KPK benar-benar dijalankan.

“Penugasan personel insan KPK ke Badan Gizi Nasional (BGN) diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan, khususnya dalam membangun sistem tata kelola yang berintegritas dan mengedepankan prinsip-prinsip pencegahan korupsi,” kata Budi dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

KPK Sudah Petakan Celah Korupsi Program MBG

Budi menjelaskan, KPK sebelumnya telah melakukan kajian terhadap potensi kerawanan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari kajian tersebut, KPK menghasilkan sejumlah rekomendasi perbaikan yang kini sedang ditindaklanjuti oleh BGN. Penempatan personel KPK diharapkan bisa memperkuat koordinasi kedua lembaga, terutama dalam mengawal pelaksanaan rekomendasi tersebut.

Dengan begitu, upaya pemberantasan korupsi tidak berhenti pada pemetaan titik rawan atau sekadar memberikan peringatan. Harus ada pembenahan sistem yang nyata agar potensi penyimpangan bisa dicegah sejak awal.

“Sehingga, upaya pencegahan tidak berhenti pada identifikasi potensi risiko, tetapi berlanjut pada langkah-langkah perbaikan sistem yang konkret dan berkelanjutan,” ujar Budi.

Menurut dia, penguatan tata kelola sejak awal menjadi faktor penting agar program strategis pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.

KPK ingin memastikan anggaran dan pelaksanaan program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru membuka peluang penyalahgunaan kewenangan.

Dua Pejabat KPK Dikembalikan ke Kejaksaan

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa dua pegawai KPK dari unsur kejaksaan diberhentikan dengan hormat dan dikembalikan ke institusi asalnya, Kejaksaan Agung (Kejagung).

Keduanya adalah Mungki Hadipratikno yang sebelumnya menjabat Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi), serta Haerudin yang menjabat Kepala Sekretariat Dewan Pengawas KPK.

Setyo menjelaskan, pengembalian tersebut berkaitan dengan masa penugasan keduanya yang sudah cukup lama di KPK. Mereka tercatat telah bekerja di lembaga antirasuah tersebut selama lebih dari 10 tahun.

“Ya itu karena memang yang pertama masa kerja atau masa dinas yang bersangkutan kan mereka berasal dari Kejaksaan Agung ya,” kata Setyo di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).

Dia menyebut perpindahan tersebut juga menjadi bagian dari penyegaran setelah keduanya cukup lama menjalankan tugas di KPK.

“Mereka bekerja sudah lebih dari 10 tahun, sudah cukup lama, kemudian ya mungkin ada keinginan untuk refreshing lah kira-kira di tempat yang lain,” ujarnya.

Mungki Masih Tunggu Pelantikan di BGN

Sementara itu, Mungki Hadipratikno mengungkapkan bahwa dirinya belum resmi dilantik untuk menjalankan tugas di BGN. Saat ini, proses administrasi kepindahannya masih berjalan di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dia memastikan sudah tidak lagi bertugas di KPK sejak 1 November 2026 dan telah kembali ke Kejaksaan Agung untuk menjalani penugasan berikutnya.

“Per 1 November saya sudah diberhentikan dengan hormat di KPK dan kembali ke Kejaksaan Agung. Untuk di BGN saya masih menunggu jadwal pelantikan,” kata Mungki saat dihubungi wartawan, Selasa.

Penempatan dua mantan pejabat KPK tersebut di BGN diharapkan menjadi bagian dari penguatan pengawasan internal. Terlebih, pelaksanaan MBG membutuhkan sistem pengelolaan yang rapi, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan agar anggaran negara benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.(*)

You Might Also Like

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Bukan Cuma Manusia, Hewan Ini Juga Setia Banget

PLN Icon Plus Perkenalkan Layanan Digital Lebih Dekat melalui Ecofest 2026

Turnamen Mobile Legends Khusus Tuna Rungu Digelar, Buktiin Skill Tanpa Suara

TAGGED:bgnKPKKPK masuk BGNPejabat KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nusron Diperiksa KPK, Aliran Uang Orang Dekat Dibongkar
Next Article Semeru Dua Kali Semburkan Awan Panas, Warga Diminta Siaga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PAMER IJAZAH - Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan ijazah miliknya, dari mulai ijazah SD hingga sarjana, dalam persidangan di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Detik-detik Jokowi Pamer Ijazah SD-S1 di Ruang Sidang, Roy Suryo Tertawa

Kepala Kanwil HAM Jateng, Mustofa Beleng dan jajarannya saat menjelaskan temuan penggeledahan Ponpes di Sukoharjo. (ist)

Kemenham Temuka Beda Keterangan Polisi vs Ponpes Putri Sukoharjo, Mana yang Benar?

PENYAMBUTAN JENAZAH - Jenazah dua perwira TNI AD yang gugur dalam misi pemadaman karhutla di Kalteng, tiba di Lanumad Ahmad Yani Semarang, Kamis (5/11/2026).

Jenazah Dua Prajurit TNI Gugur Padamkan Karhutla Kalteng Tiba di Semarang, Disambut Isak Tangis

Pakar Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Mila Karmilah. (bae)

Pakar Soroti Arah Pembangunan Kota Semarang: Soal Pesisir hingga Tata Ruang

Gang Sempit di Sragen Jadi Kebun Ganja, 25 Pohon Disita

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Timnas Voli Putri Indonesia U-21 yang tampil dalam FIVB Women’s U21 World Championship 2025 di Surabaya, 7-17 Agustus 2025.
Olahraga

Timnas Voli Putri U-21: Gugur Terhormat di Surabaya

Agustus 16, 2025
Daerah

Luthfi: Jelang Mudik, Jangan Sampai Diuji Jalan Rusak

Februari 4, 2026
Daerah

Wagub Lampung Dorong Semua Daerah Punya Mal Pelayanan Publik

Februari 10, 2026
Atap gedung Kantor Pemerintah Terpadu (KPT) Brebes, ambruk pada Minggu (22/9/2025).
Info

Kronologi Atap Gedung KPT Brebes Senilai Rp 120 Miliar Roboh, Awalnya Bocor Duluan

September 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Eks Pejabat KPK Masuk BGN, Ada Misi Antikorupsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?