Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Storytelling Parade, Cara Anak-anak Semarang Rayakan Halloween
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Storytelling Parade, Cara Anak-anak Semarang Rayakan Halloween

R. Izra
Last updated: November 2, 2026 8:11 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
HALLOWEEN STORYTELLING - Seorang anak berpenampilan penyihir dalam acara Treats & Tales: Halloween Storytelling Parade dilantai dua Mal Ciputra Semarang, Minggu (1/11/2026). (dul)
HALLOWEEN STORYTELLING - Seorang anak berpenampilan penyihir dalam acara Treats & Tales: Halloween Storytelling Parade dilantai dua Mal Ciputra Semarang, Minggu (1/11/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Anak-anak dengan kostum penyihir, sayap kupu-kupu, hingga jubah hitam tampak meramaikan lantai dua Mal Ciputra Semarang, Minggu (1/11/2026). Bukan sekadar merayakan Halloween, mereka datang untuk menunjukkan kemampuan bercerita dalam bahasa Inggris melalui Treats & Tales: Halloween Storytelling Parade.

Sejumlah orang tua tampak mengantar dan mendampingi anak-anak mereka. Di area acara, peserta bersiap mengikuti perlombaan, sementara panggung dihiasi dekorasi khas Halloween. Beberapa anak bahkan membawa properti pendukung, seperti buku cerita hingga apel, untuk membuat penampilan mereka semakin menarik.

Kegiatan yang digelar EduHouse Academy tersebut menjadi ruang bagi anak-anak tingkat TK hingga SMP untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris sekaligus membangun kepercayaan diri.

Vice Director EduHouse Academy, Natasha Maylina (27), mengatakan lomba storytelling dipilih karena dapat membantu anak meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, terutama dalam keterampilan berbicara atau speaking.

Menurutnya, kemampuan berbicara menjadi salah satu dasar penting sebelum anak mengembangkan keterampilan bahasa lainnya.

“Anak-anak juga penting untuk meningkatkan kualitas bahasanya. Bahasa Inggris bisa ditingkatkan melalui storytelling. Belajar bahasa Inggris bisa dimulai dari speaking,” ujarnya saat di temui di lantai dua Mal Ciputra Semarang.

Dalam perlombaan tersebut, peserta dibagi menjadi empat kategori, yakni Kindergarten, Lower Primary (SD kelas 1–3), Upper Primary (SD kelas 4–6), dan Junior High (SMP).

Setiap peserta diminta membawakan cerita atau deskripsi bertema Halloween menggunakan bahasa Inggris selama 2,5 hingga 5 menit tanpa membaca teks. Kostum dan properti diperbolehkan untuk mendukung penampilan.

Natasha menilai kemampuan peserta yang tampil cukup baik. Bahkan, sekitar 80 persen peserta dinilainya sudah mampu menggunakan bahasa Inggris dengan lancar dan menyampaikan cerita dari awal hingga akhir tanpa bantuan teks.

“Kalau saya lihat, sekitar 80 persen sudah menggunakan bahasa Inggris dengan fasih. Mereka benar-benar bisa menceritakan kisahnya dari awal sampai akhir tanpa teks,” jelasnya.

Selain memberikan pengalaman tampil, penyelenggara juga menyiapkan apresiasi bagi seluruh peserta berupa hadiah dan predikat khusus sesuai penampilan masing-masing. Peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti coaching public speaking gratis selama tiga bulan yang dijadwalkan mulai Desember 2026.

Natasha berharap kegiatan semacam ini dapat mendorong anak-anak semakin semangat belajar bahasa Inggris dan lebih percaya diri menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui panggung sederhana bertema Halloween, anak-anak tidak hanya belajar menyusun cerita dalam bahasa asing, tetapi juga mendapat kesempatan untuk berani berbicara dan menunjukkan kemampuan mereka di hadapan banyak orang. (dul)

You Might Also Like

Disebut “Minimarket Bencana”, Luthfi Minta Respons Jangan Lemot

Capratar Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal di Kompleks Akpol

Siswa SMP Grobogan Tewas di Kelas, Polisi Tangkap 3 Teman Sekolah Korban

Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

KPK Bongkar Obrolan Ketua DPRD Pati dan Sudewo

TAGGED:halloweenHalloween Storytelling Parademal ciputraSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siapa Sih AKBP Netty Rosdiana? Polwan Berprestasi yang Pilih Mundur
Next Article Ijazah SMK Belum Cukup, Ini 6 Biang Pengangguran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ngawi Dapat Penghargaan Kedaulatan Pangan, Beras Jadi Andalan

Tombak Pusaka Bukan Pajangan! Ngawi Punya Cara Merawat Ingatan Leluhur

Debut di Porprov, Atlet Muda Xiangqi Jateng Siap Naik Kelas

PSIS Gagal Menang di Jatidiri, Iswar Aminuddin: Jangan Patah Semangat, Mahesa Jenar!

PSIS Mandul Empat Laga, Widodo C Putro Kecewa Berat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Jateng Ngebut Soal Integritas ASN

Juni 18, 2026
Hukum

Hati-Hati Surat KPK Palsu Nyasar, Modus Baru Bikin Panik

Maret 27, 2026
MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)
Info

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

September 20, 2026
Info

Bayi Pura-pura Nangis? Ternyata Itu Masih Normal

Juli 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Storytelling Parade, Cara Anak-anak Semarang Rayakan Halloween
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?