Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Daerah Jago Garap MBG Berebut Insentif Rp1 Triliun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Daerah Jago Garap MBG Berebut Insentif Rp1 Triliun

Nugroho P.
Last updated: Oktober 29, 2026 7:54 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Mendagri ,Tito Karnavian. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pemerintah daerah punya peluang mendapat tambahan dana hingga miliaran rupiah jika dinilai sukses mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyiapkan insentif fiskal dengan total anggaran mencapai Rp 1 triliun untuk daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik dalam menjalankan program tersebut.

Contents
Hadiah Miliaran Menanti Daerah TerbaikSatgas MBG Wajib Dibentuk dalam Sepekan

Tak sekadar menjalankan instruksi pusat, pemerintah daerah juga didorong lebih kreatif agar pelaksanaan MBG berjalan maksimal. Kinerja kepala daerah dalam mendukung program unggulan pemerintah ini bakal menjadi salah satu indikator penilaian untuk menentukan siapa yang layak mendapat penghargaan.

Tito mengatakan, pemberian insentif tersebut dibagi dalam tiga gelombang dan mencakup enam wilayah. Skema serupa juga direncanakan berlanjut pada 2027, dengan penilaian yang turut mempertimbangkan kreativitas kepala daerah dalam menyukseskan program makan bergizi bagi masyarakat.

“Kita juga saya juga sampaikan tadi bahwa tahun ini ada insentif fiskal yang kita pertandingkan sebanyak 1 triliun, dalam tiga gelombang, enam region,” ujar Tito di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.

Hadiah Miliaran Menanti Daerah Terbaik

Tito menjelaskan, insentif fiskal tersebut bisa diberikan kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Kebijakan ini diharapkan membuat pemerintah daerah semakin aktif mengambil peran dalam menyukseskan MBG, bukan sekadar menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Besaran penghargaan juga sudah disiapkan berdasarkan peringkat. Daerah yang berhasil menduduki posisi pertama akan mendapat insentif Rp 3 miliar, disusul peringkat kedua sebesar Rp 2 miliar dan peringkat ketiga senilai Rp 1 miliar.

Menurut Tito, Menteri Keuangan Suahasil Nazara telah menyatakan komitmennya untuk menyiapkan anggaran bagi pemberian insentif tersebut. Dengan begitu, pemerintah memiliki skema penghargaan fiskal untuk daerah yang dinilai mampu memberikan dukungan terbaik terhadap program MBG.

“Nah tahun depan kita akan juga pertandingkan. Salah satunya adalah kepala daerah yang paling mendukung program MBG atau kreatif dan lain-lain menyukseskan program makanan bergizi gratis ini, tentu akan diberikan penghargaan,” kata Tito.

Insentif ini menjadi salah satu cara Kemendagri mendorong kepala daerah agar lebih serius mengawal pelaksanaan MBG. Pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan langkah konkret sesuai kebutuhan wilayah masing-masing, sehingga program tersebut bisa berjalan lebih efektif.

Satgas MBG Wajib Dibentuk dalam Sepekan

Selain menyiapkan hadiah bagi daerah berprestasi, Tito juga menyoroti pentingnya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) MBG di tingkat daerah. Satgas ini diperlukan untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan program di wilayah masing-masing.

Tito mengungkapkan, hingga Rabu, 28 Oktober 2026, Satgas MBG telah terbentuk di 230 daerah. Namun, pemerintah daerah yang belum membentuk satuan tugas tersebut diminta segera menuntaskan kewajibannya.

Kemendagri memberikan tenggat waktu satu minggu kepada daerah yang belum memiliki Satgas MBG. Batas waktu itu dimaksudkan agar pembentukan satgas tidak berlarut-larut dan seluruh daerah bisa segera menjalankan fungsi koordinasi sesuai arahan pemerintah pusat.

Tito juga memastikan jajaran Inspektorat Jenderal Kemendagri akan mengecek kepatuhan pemerintah daerah terhadap instruksi tersebut. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap daerah benar-benar menindaklanjuti kebijakan yang telah disampaikan.

Bagi daerah yang mengabaikan tenggat waktu, Kemendagri menyiapkan surat teguran. Tito bahkan menyatakan akan mengumumkan daerah yang belum memenuhi instruksi tersebut kepada publik.

“Saya memberikan waktu satu minggu untuk daerah-daerah lain yang belum memiliki Satgas MBG, untuk mereka membentuk,” ujar Tito.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam jika masih ada daerah yang belum membentuk Satgas MBG setelah batas waktu berakhir. Langkah teguran diharapkan membuat pemerintah daerah lebih disiplin dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Dengan skema insentif dan kewajiban membentuk satgas, Kemendagri mendorong dua hal sekaligus: memberikan penghargaan kepada daerah yang berprestasi serta memastikan seluruh daerah ikut bergerak menyukseskan MBG. Kinerja pemerintah daerah pun menjadi bagian penting dalam upaya memastikan program makan bergizi gratis berjalan sesuai target. (*)

You Might Also Like

Gaji TNI-Polri Kecil? Prabowo: Aparat Harus Sejahtera, Biar Gak Meras Rakyat

Bajaj Online Nyasar Semarang? Izin Masih “Dikulik” Dishub!

Jateng Media Summit 2026: Jadi Ajang Media Lokal “Reset Arah”

Dilatih Standar PADI, Warga Karimunjawa Didorong Jadi Pemandu Wisata Selam Profesional

Porprov 2026, KONI Jateng Segera Tentukan Venue Pertandingan

TAGGED:MBGsudaryonotito karnavian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Kemenimipas Salurkan Bantuan Air Bersih
Next Article Anak Muda Makin Berani Gugat UU ke Mahkamah Konstitusi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Diskominfo Ngawi Gandeng Media, Keterbukaan Informasi Tak Cukup Sekadar Slogan

Bupati Ngawi Ingatkan Akreditasi RSUD Jangan Cuma Kejar Sertifikat

Agustina Rangkul Pemuda Semarang: Kritik Jadi Masukan, Pengabdian Dapat Apresiasi

KPK Bidik Petinggi Djarum dalam Kasus Suap Bea Cukai

Cache dan Cookies Beda Fungsi, Jangan Asal Hapus!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Es Gabus Sudah Aman, Tapi Trauma Masih Nempel

Januari 28, 2026
PT KAI telah membuka pemesanan tiket kereta lebaran, sesuai dengan jadwal terlampir.
Ekonomi

Jangan Sampai Kehabisan! Ramadan Belum Mulai, KAI Udah Mulai Jual Tiket Mudik Lebaran

Januari 25, 2026
Olahraga

Target Emas di Lampung, Tim Biliar PWI Jateng Dijanjikan Bonus

Agustus 29, 2026
Info

Gak Ada Gebrakan, UMP Jateng 2026 Masih akan Jadi Terendah Nasional?

Desember 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Daerah Jago Garap MBG Berebut Insentif Rp1 Triliun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?