Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Petani Pundenrejo Pati Demo di Kantor BPN Jateng, Tuntut Lahan Pertanian Dikembalikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Petani Pundenrejo Pati Demo di Kantor BPN Jateng, Tuntut Lahan Pertanian Dikembalikan

R. Izra
Last updated: Oktober 27, 2026 6:31 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
TUNTUT HAK ATAS TANAH - Petani Punderejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (Germapun) menggelar aksi demonstrasi di Kanwil BPN Jateng, Selasa (27/10/2026). Mereka menuntut hak atas tanah seluan 7,3 hektar yang disengketakan oleh PT Laju Perdana Indah dikembalikan kepada rakyat. (dul)
TUNTUT HAK ATAS TANAH - Petani Punderejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (Germapun) menggelar aksi demonstrasi di Kanwil BPN Jateng, Selasa (27/10/2026). Mereka menuntut hak atas tanah seluan 7,3 hektar yang disengketakan oleh PT Laju Perdana Indah dikembalikan kepada rakyat. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sejumlah petani Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Jawa Tengah (Kanwil BPN Jateng). Petani menuntut lahan pertanian yang disengketakan dikembalikan kepada rakyat.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Tanah untuk Rakyat” serta membawa poster lain yang meminta pemerintah berpihak kepada petani.

Peserta aksi tampak mengenakan caping yang dicat merah putih dan bertuliskan “Petani Pundenrejo” dan membawa bendera Merah Putih. Sejumlah poster berwarna merah, kuning, biru, hingga putih memuat tuntutan agar tanah garapan mereka dikembalikan kepada petani.

Ada pula tulisan “Pak Presiden Prabowo Tolong Pikirkan Kami” yang menunjukkan harapan warga agar persoalan tersebut mendapat perhatian pemerintah pusat.

Aksi itu menjadi gambaran perjuangan warga Pundenrejo mempertahankan lahan seluas 7,3 hektare yang selama ini mereka garap. Mereka menolak rekomendasi BPN yang membuka jalan bagi proses permohonan hak atas tanah oleh PT Laju Perdana Indah (LPI).

Melalui Gerakan Masyarakat Pundenrejo (Germapun), warga mendesak BPN mencabut rekomendasi terkait permohonan hak atas tanah oleh PT Laju Perdana Indah (LPI). Lahan seluas 7,3 hektare tersebut terbagi dalam lima bidang bekas hak guna bangunan (HGB).

Ketua Germapun, Mohammad, menilai BPN seharusnya mengambil langkah tegas dengan mencabut rekomendasi tersebut. Menurutnya, warga yang selama ini menggarap lahan justru membutuhkan kepastian atas tanah yang menjadi sumber penghidupan mereka.

“Harusnya dari sini Kanwil langsung mencabut saat ini juga rekomendasi itu,” tegas Mohammad, Selasa (27/10/2026).

Ia juga mempertanyakan pemberian hak prioritas kepada perusahaan, sementara warga telah mengajukan permohonan agar lahan tersebut ditetapkan sebagai objek reforma agraria.

Anggota Germapun, Sumiyati, mengatakan warga telah menggarap tanah tersebut selama puluhan tahun. Berbagai tanaman, mulai dari singkong, jagung, kacang tanah hingga sayuran, ditanam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah berpuluh-puluh tahun,” ujar Sumiyati.

Ia berharap tanah yang selama ini digarap warga dapat dikembalikan kepada petani melalui program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah, Sigit Rachmawan Adhi, menyatakan pihaknya terbuka untuk meninjau ulang rekomendasi tersebut setelah menerima keberatan warga.

“Kalau keberatan, silakan tulis surat keberatan. Nanti akan kita jawab,” kata Sigit.

Sigit menegaskan, keberatan yang disampaikan warga akan diperiksa kembali dengan mencocokkan kondisi penguasaan tanah di lapangan dan ketentuan pertanahan yang berlaku.

Konflik agraria Petani Pundenrejo melibatkan sengketa lahan seluas 7,3 hektar di Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, antara warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (Germapun) dengan PT Laju Perdana Indah (LPI) (Pabrik Gula Pakis Baru/Salim Group). (dul)

You Might Also Like

Febrie Adriansyah Mundur

Motor Listrik BGN Tak Disita Semua, Kejagung Pilih Cari Jejaknya

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip Masuk Posyandu

Cilacap Membara! Massa Demo Brutal Abis, Bakar Mobil Dalmas dan Motor di Halaman DPRD

TAGGED:bpn jatengdemonstrasigerakan masyarakat petani pundenrejogermapunheadlinepatitanah sengketa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekda Mokh Sodiq Pimpin Korpri Ngawi
Next Article Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid. Nusron Dipanggil Lagi, MAKI Minta KPK Tak Lembek

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Nusron Dipanggil Lagi, MAKI Minta KPK Tak Lembek

TUNTUT HAK ATAS TANAH - Petani Punderejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Petani Pundenrejo (Germapun) menggelar aksi demonstrasi di Kanwil BPN Jateng, Selasa (27/10/2026). Mereka menuntut hak atas tanah seluan 7,3 hektar yang disengketakan oleh PT Laju Perdana Indah dikembalikan kepada rakyat. (dul)

Petani Pundenrejo Pati Demo di Kantor BPN Jateng, Tuntut Lahan Pertanian Dikembalikan

Sekda Mokh Sodiq Pimpin Korpri Ngawi

Sukses Turunkan Kemiskinan, Jateng Raih Mandaya Award 2026

Pemkot Semarang Tanggung Iuran Kesehatan 180.000 Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Luthfi: Jelang Mudik, Jangan Sampai Diuji Jalan Rusak

Februari 4, 2026
Dari kiri ke kanan: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Gus Yahya, dan Sekjen PBNU Gus Ipul.
Info

Final Islah! PBNU Adem Lagi, Gus Yahya & Gus Ipul Kembali Gojegan

Desember 29, 2025
Info

Pigura Presiden dan Wapres, serta Mesin Cuci Sekolah Rakyat Jadi Gunem Panjang

Mei 19, 2026
PIMPINAN LEGISLATIF - Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. (ist)
Info

Jutaan Sampah di Jateng Bisa Diolah, M Saleh: Kalau Serius Bisa Jadi Sumber Listrik

Mei 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Petani Pundenrejo Pati Demo di Kantor BPN Jateng, Tuntut Lahan Pertanian Dikembalikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?