Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puluhan Tahun Mengajar Ngaji, Tiga Guru Madin di Semarang Dapat Hadiah Umrah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Puluhan Tahun Mengajar Ngaji, Tiga Guru Madin di Semarang Dapat Hadiah Umrah

T. Budianto
Last updated: Oktober 22, 2026 8:23 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HADIAH UMRAH: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyerahkan penghargaan hadiah umrah secara simbolis kepada salah satu perwakilan guru Madrasah Diniyah (Madin) NU di Kantor PWNU Jawa Tengah, Semarang, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Puluhan tahun mengajari anak-anak membaca Alquran, menanamkan akhlak, dan membimbing mereka mengenal agama bukan pekerjaan sehari dua hari.

Bagi tiga guru Madrasah Diniyah (Madin) di Kota Semarang, pengabdian selama 26 hingga 37 tahun itu akhirnya berbuah hadiah istimewa: berangkat umrah dari Pemkot Semarang.

Tiga guru madin Nahdlatul Ulama (NU) tersebut menerima penghargaan dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dalam kegiatan Khataman Alquran dan Istighotsah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng di Kantor PWNU Jateng, Rabu (21/10/2026) malam. Penyerahan penghargaan itu menjadi bagian dari peringatan Hari Santri 2026.

Ketiganya adalah Muh Rosail yang telah mengabdi selama 37 tahun, Nur Cholis dengan masa pengabdian 29 tahun, serta Siti Aminah yang selama 26 tahun konsisten mendidik generasi muda melalui pendidikan keagamaan.

Baca juga: Tambah Banyak, Penerima Bisyaroh di Kota Semarang Nyaris 10 Ribu Orang

Bagi Agustina, hadiah umrah tersebut bukan sekadar kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Penghargaan itu juga menjadi bentuk apresiasi atas ketulusan para guru yang terus menebarkan ilmu dan kebaikan, meski pekerjaan mereka kerap berlangsung jauh dari sorotan.

“Kesempatan umrah ini menjadi bentuk penghargaan atas ketulusan dan dedikasi panjenengan. Semoga menjadi kebahagiaan bagi para penerima sekaligus penyemangat bagi seluruh guru Madin untuk terus menebarkan ilmu dan kebaikan,” ujar Agustina.

Menurutnya, guru Madin punya peran penting dalam membiasakan anak-anak membaca Alquran, menjalankan ibadah, serta menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan agama bukan hanya soal hafalan dan pengetahuan, tetapi juga proses membentuk karakter dan kepedulian sosial.

Ekosistem Pendidikan

Peran tersebut ditopang ekosistem pendidikan keagamaan yang cukup besar di Kota Semarang. Tercatat ada 174 Madrasah Diniyah dengan 981 guru dan 632 santri. Selain itu, terdapat 293 pondok pesantren yang menaungi 18.040 santri dengan dukungan 1.585 guru.

Angka itu menunjukkan bahwa pendidikan keagamaan melibatkan banyak tenaga pendidik yang ikut berkontribusi membangun kualitas sumber daya manusia di Ibu Kota Jawa Tengah.

Apresiasi kepada para pendidik juga dilakukan melalui dukungan finansial. Agustina menyampaikan, Pemkot Semarang terus meningkatkan dukungan bagi guru Taman Pendidikan Alquran/Lembaga Pendidikan Alquran (TPQ/LPQ) melalui pemberian bisyaroh.

Baca juga: Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

Pada September 2025, jumlah penerima bantuan meningkat dari 3.000 menjadi 3.500 orang, dengan besaran Rp1,5 juta per triwulan. Pada 2026, jumlah penerima kembali bertambah menjadi 4.000 orang.

Agustina berharap dukungan tersebut bisa memperkuat keberlanjutan pendidikan keagamaan sekaligus mendorong kolaborasi pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam membangun Semarang yang maju serta inklusif.

Kepada tiga guru penerima hadiah, ia juga mendoakan agar perjalanan ibadah mereka berjalan lancar, diberikan kesehatan, dan memperoleh umrah yang mabrur.

Sebab, mengajari orang lain berbuat baik selama puluhan tahun jelas bukan perjalanan singkat. Hadiah umrah ini menjadi bentuk terima kasih atas pengabdian mereka. Namun, penghargaan paling berharga tentu ketika ilmu yang ditanamkan terus tumbuh, sementara kesejahteraan para pendidik juga tak berhenti menjadi bahan doa. (tebe)

You Might Also Like

Begini Tampang Pria Blora Pembunuh Mozza, Statusnya Kini Tersangka

Prabowo-Trump Sepakat: Indonesia Kena Tarif 19 Persen, Produk AS Bebas Bea Masuk RI

Jateng Panen Penghargaan: Layanan Kesehatan Ngebut, Warga Desa Ikut Ketularan Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

Jurus ‘Dokter Turun Gunung’ Jadi Sorotan Kemenkes

TAGGED:agustina wilujengguru madinheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BAKAR PRABOWO-GIBRAN -- Poster bergambar wajah Prabowo-Gibran dibakar massa di depan gerbang Kantor Gubernur Jawa Tengah, saat aksi demonstrasi memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, di Kota Semarang, Kamis (22/10/2026). (dul) Bakar Prabowo-Gibran di Semarang
Next Article SURPRISE UNTUK PELANGGAN - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26, PLN Icon Plus Jawa Bagian Tengah memberikan kejutan kepda pelanggan setia di Semarang. BAKAR PRABOWO-GIBRAN -- Poster bergambar wajah Prabowo-Gibran dibakar massa di depan gerbang Kantor Gubernur Jawa Tengah, saat aksi demonstrasi memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, di Kota Semarang, Kamis (22/10/2026). (dul) 5 TUNTUTAN - Massa aksi peringatan 2 tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran, di Semarang, Kamis (22/10/2026), menyampaikan 5 tuntutan. (dul) Ribuan Orang Turun Jalan, Sampaikan 5 Tuntutan kepada Rezim Prabowo-Gibran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Seluruh Jalur Pendakian Gunung di Jateng Diminta Tutup Sementara

KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

LATIHAN TANGANI INSIDEN: Petugas Bandara Ahmad Yani Semarang sedang latihan menangani insiden kebakaran pesawat. (ist)

Bandara Ahmad Yani Latihan Tangani Kecelakaan Pesawat dan Kebakaran

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Dari Taruna Nusantara TN5 hingga Senayan, Uniknya Perjalanan Karier Politik Danang Wicaksana Sulistya

PABRIK OBAT KERAS - Pejalan kaki melintas di depan pabrik obat keras ilegal berkedok pabrik botol dan pabrik kardus di Jalan Indronoto, Dusun II, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (22/10/2026).

Pabrik Obat Keras di Sukoharjo Digrebek Polisi, Pemdes: Bilangnya Pabrik Kardus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat

Maret 6, 2026
Daerah

Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh

Januari 20, 2026
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur).
Info

Disomasi Bekas Sekjen PBNU soal Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur: Saya Menunggu Dipidana

Oktober 3, 2026
Ilustrasi penangkapan tersangka.
Hukum

Pengusaha HT Jadi Tersangka Kasus Pajak, DJP Ungkap Modusnya

September 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puluhan Tahun Mengajar Ngaji, Tiga Guru Madin di Semarang Dapat Hadiah Umrah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?