Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pelecehan di KA Bukan Candaan! KAI Semarang Blacklist Lima Pelaku
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
HukumInfo

Pelecehan di KA Bukan Candaan! KAI Semarang Blacklist Lima Pelaku

T. Budianto
Last updated: Oktober 22, 2026 7:56 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TALKSHOW DI STASIUN: Narasumber sedang berbicara dalam Talkshow Anti-Pelecehan Seksual di Kereta Api yang digelar KAI Daop 4 Semarang bersama Komunitas Railfans Daop 4 di Stasiun Semarang Tawang, Kamis (22/10/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Naik kereta mestinya bikin tenang, bukan malah jadi pengalaman yang bikin trauma. Sayangnya, dugaan pelecehan seksual masih menjadi persoalan di perjalanan kereta api.

KAI Daop 4 Semarang mencatat lima kejadian dugaan tindakan asusila sepanjang Januari hingga 21 Oktober 2026. Lima orang pun telah dijatuhi sanksi blacklist selama satu tahun.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengungkapkan, tiga dari lima kejadian tersebut melibatkan petugas onboard perempuan yang sedang menjalankan tugas pelayanan.

Baca juga: Bisnis Angkutan Barang KAI Semarang Tumbuh, Tembus 269 Ribu Ton

Catatan ini menjadi alarm bahwa keamanan perjalanan bukan cuma soal kereta berangkat tepat waktu atau penumpang mendapat tempat duduk. Rasa aman juga harus hadir tanpa pengecualian, baik bagi pelanggan maupun petugas yang bekerja melayani perjalanan. “Berdasarkan data penanganan KAI Daop 4 Semarang, lima orang telah dikenai sanksi blacklist selama satu tahun,” ujar Luqman.

KAI menegaskan tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual. Penguatan pengawasan, pencegahan, dan mekanisme pelaporan terus dilakukan agar setiap laporan dapat ditangani secara serius, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta privasi korban.

Luqman juga mengajak masyarakat agar tidak memilih diam ketika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan. Laporan yang disampaikan melalui mekanisme resmi dapat membantu petugas melakukan penanganan sesuai prosedur.

Kembali Digaungkan

Pesan itu kembali digaungkan melalui Talkshow Anti-Pelecehan Seksual di Kereta Api yang digelar KAI Daop 4 Semarang bersama Komunitas Railfans Daop 4 di Stasiun Semarang Tawang, Kamis (22/10/2026).

Diskusi menghadirkan AKP Yuni Utami dari Ditres PPA-PPO Polda Jawa Tengah, mahasiswa Universitas Diponegoro sekaligus perwakilan pengguna kereta api, Umi Kharisma Wati, serta Luqman Arif.

Mereka membahas pencegahan pelecehan seksual, perlindungan korban, dan keterlibatan masyarakat dalam menciptakan perjalanan yang aman. Kegiatan juga diisi pembagian bunga mawar kepada pelanggan, sosialisasi, serta penandatanganan petisi sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ant pelecehan seksual di kereta api.

Baca juga: KAI Semarang Tambah Kapasitas KA Kaligung untuk Dukung MTQ Nasional

Upaya ini menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan bukan tugas petugas semata. Penumpang, saksi, dan seluruh pihak yang berada di lingkungan perkeretaapian punya peran untuk menghentikan perilaku yang merugikan orang lain.

Kegiatan juga diisi dengan pembagian bunga mawar kepada pelanggan, sosialisasi, serta penandatanganan petisi sebagai dukungan terhadap perjalanan kereta yang aman.

Sebab, gerbong kereta bukan ruang bebas untuk bertindak seenaknya. Tiket memang memberi hak untuk bepergian, bukan lisensi untuk melecehkan. Dan kalau masih ada yang menganggap pelecehan sebagai candaan, mungkin yang perlu segera turun bukan korbannya, melainkan cara berpikir pelakunya. (bae)

You Might Also Like

Sudah Delapan Hari Banjir Kepung Semarang

Heboh! Cacahan Uang Kertas Rp100.000 dan Rp50.000 Dibuang di TPS Liar Bekasi, Duit Siapa?

Timur Tengah Lagi Panas, DPR: Haji 2026 Aman Nggak Nih?

IG-nya Banjir Hujatan, Dwi Hartono Founder Platfrom ‘Guruku’ Jadi Otak Pembunuhan Kacab BRI,

Dedi Mulyadi Pecat 20 ASN, Bakal Umumkan Pegawai Malas di Medsos Mulai November

TAGGED:headlinekai daop 4pelecehan seksualpolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Nilai Pemerintahan Kacau
Next Article Demo Semarang Makin Sore Makin Panas, Massa Hadap-hadapan di Arah Simpang Lima

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kirab Obor Porprov Jateng XVII Lintasi Lima Daerah, Kendal Jadi Tempat Singgah

Api Abadi Mrapen Nyalakan Semangat Porprov Jateng XVII

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan

Dari Lawang Sewu ke Layar Dunia, Agustina Bidik Semarang Jadi Kota Sinema

Notaris Go Digital, Integritas Harga Mati

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Indonesia Tembus 101 Emas, Target APG 2025 Lewat Sebelum Finish

Januari 25, 2026
Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.
Hukum

Rektor Unsoed Kena OTT, Siapa Tanda Tangan Ijazah?

Agustus 23, 2026
Info

Pajak Mobil Listrik Heboh, Menkeu Bilang Cuma Geser Skema Aja

April 23, 2026
Hukum

BREAKING NEWS: Rektor Unsoed Diciduk KPK dalam OTT, Ada Uang Ratusan Juta

Agustus 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pelecehan di KA Bukan Candaan! KAI Semarang Blacklist Lima Pelaku
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?