BACAAJA, YOGYAKARTA – Aksi demonstrasi memperingati dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran di depan gedung DPRD DIY, di kawasan Maliboro, Yogyakarta, berujung rusuh pada Selasa (20/10).
Kerusuhan pecah pada sekitar pukul 21.30 WIB, setelah terdengar suara menyerupai petasan.
Tak selang lama, polisi langsung membubarkan massa aksi sehingga sebagian besar massa lari ke luar area Kantor DPRD DIY.
Sementara, laporan Biro Pers Mahasiswa Filsafat Universitas Gajah Mada (BPMF UGM) Pijar menyebutkan, aksi yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut berakhir ricuh pada pukul 21.40 WIB.
Kerusuhan pecah setelah sekelompok anggota organisasi masyarakat (ormas) melakukan pengejaran hingga pengeroyokan terhadap massa aksi.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, terdengar suara letusan petasan sesaat sebelum sekelompok ormas muncul dari arah selatan dan mengejar massa aksi yang tengah berkumpul.
Setelah suara letupan petasan, muncul suara ‘serbu’ dari kelompok tak dikenal, yang kemudian langsung mengejar massa aksi.
Dalam sejumlah video yang beredar, tampak sekelompok anggota ormas mengejar massa aksi sembari membawa kayu, tongkat, dan benda tumpul lainnya.
Belum diketahui secara pasti jumlah korban dalam bentrokan tersebut. Di saat yang sama, tercatat ada 10 lebih peserta aksi yang ditangkap dan kini ditahan aparat kepolisian. (*)

