BACAAJA, WONOSOBO – Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menargetkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bisa berdiri sendiri sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 2027.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo berencana memisahkan urusan pemuda dan olahraga dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora).
Langkah ini diharapkan bikin penanganan pendidikan, kepemudaan, dan olahraga lebih fokus. Pasalnya, selama ini ketiga urusan tersebut masih berada dalam satu organisasi dengan beban kerja yang cukup besar.
Bacaaja: Angka Kemiskinan Wonosobo Turun 4,33 Persen dalam 5 Tahun, Pemkab Kejar Target Satu Digit
Bacaaja: Cara Wonosobo Turunkan Angka Kemiskinan hingga 4,33 Persen, Bupati Afif: Gak Cukup Andalkan Bansos!
Afif mengatakan, proses penataan kelembagaan sedang disiapkan oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Wonosobo. Saat ini, tahapan yang berjalan meliputi analisis jabatan dan penghitungan beban kerja.
“Target kami tahun 2027 bisa terselesaikan,” ujar Afif saat ditemui awak media, belum lama ini.
Menurut Afif, struktur Disdikpora saat ini dinilai perlu disesuaikan. Meski sudah masuk kategori Tipe A dan menaungi lima bidang, dinas tersebut masih harus menangani urusan pendidikan hingga pemuda dan olahraga sekaligus.
Pendidikan Diminta Lebih Fokus
Afif menegaskan, pemisahan dinas ini bukan sekadar perubahan struktur organisasi. Pemkab ingin urusan pendidikan mendapat perhatian lebih besar, terutama untuk meningkatkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan mengatasi persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS).
“Saya kepingin Dinas Pendidikan fokus mengurusi wajib belajar pendidikan dasar, mengurusi angka putus sekolah, dan lain sebagainya. Sedangkan pemuda dan olahraga diurusi oleh satu kelembagaan tersendiri,” tegasnya.
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Wonosobo juga mulai memetakan aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai memiliki kemampuan dan minat di bidang olahraga. Mereka berpotensi mengisi struktur Dispora jika dinas baru itu terbentuk.
Namun, rencana tersebut masih harus melewati sejumlah tahapan. Draf penataan kelembagaan nantinya akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah provinsi sebelum dibahas lebih lanjut.
Disdikpora Dukung, tapi Anggaran Jadi Catatan
Kepala Disdikpora Wonosobo Musofa menyambut positif rencana pemisahan tersebut. Menurutnya, usulan penataan organisasi sudah lama muncul berdasarkan analisis beban kerja di lapangan.
Musofa menjelaskan, Disdikpora saat ini menangani tiga urusan yang berkaitan langsung dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yaitu pendidikan, olahraga, dan kepemudaan.
Besarnya tanggung jawab tersebut dinilai belum diimbangi dengan struktur organisasi yang ideal dan proporsional. Karena itu, pemisahan dinas diharapkan membuat pelaksanaan program di setiap sektor lebih optimal.
Meski begitu, Musofa mengingatkan agar pembentukan Dispora tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan organisasi. Kemampuan keuangan daerah juga harus menjadi perhatian agar dinas baru bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.
Jika sesuai target, tahun 2027 bakal menjadi momentum bagi Wonosobo untuk menata ulang urusan pendidikan, pemuda, dan olahraga agar masing-masing sektor bisa bekerja lebih fokus. (*)

