Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: OTT KPK di BNPB, DPR Soroti Pengawasan yang Jebol
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

OTT KPK di BNPB, DPR Soroti Pengawasan yang Jebol

Nugroho P.
Last updated: Oktober 15, 2026 2:38 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Dana yang semestinya menjadi penyelamat warga saat bencana justru terseret dugaan korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memicu sorotan DPR. Lembaga yang bertugas menangani bencana itu kini diminta membenahi pengawasan internal agar dugaan penyimpangan anggaran tidak kembali terjadi.

Contents
Pengadaan Barang dan Jasa Jadi SorotanBNPB Diminta Tetap Fokus Tangani BencanaKPK Benarkan OTT di Lingkungan BNPB

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai keberadaan aturan dan mekanisme pengawasan saja belum cukup. Pelaksanaannya juga harus diperketat, terutama dalam pengadaan barang dan jasa yang rawan menjadi celah penyalahgunaan anggaran.

Marwan menyayangkan dugaan korupsi tersebut terjadi di lembaga yang punya tanggung jawab besar membantu masyarakat saat bencana melanda. Menurutnya, pengawasan yang sudah tersedia seharusnya mampu mencegah penyimpangan sejak awal.

“Kalau secara mekanisme itu sudah ada, tinggal lebih diperketat lagi pelaksanaannya. Saya kira semuanya sudah berjalan tetapi ternyata bobol, itu yang perlu lebih diawasi oleh internalnya (BNPB),” kata Marwan, dilansir Antara, Rabu (14/10/2026).

Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Sorotan

OTT KPK yang berlangsung pada Selasa (13/10/2026) diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengadaan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanggulangan bencana.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan. Mereka terdiri atas Sekretaris Utama BNPB Rustian, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta sejumlah pihak swasta.

Marwan mengaku prihatin atas dugaan perkara tersebut, mengingat BNPB memiliki peran penting dalam penanganan bencana dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.

“Tentu dalam suasana yang seperti ini kami sangat prihatin,” ujar Marwan, yang Komisi VIII DPR RI-nya bermitra dengan BNPB.

Menurutnya, anggaran kebencanaan harus digunakan secara bertanggung jawab karena berkaitan dengan kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat. Dugaan penyalahgunaan dana di sektor ini berpotensi merugikan warga yang membutuhkan bantuan ketika bencana terjadi.

BNPB Diminta Tetap Fokus Tangani Bencana

Di tengah proses hukum yang berjalan, Marwan mengingatkan jajaran BNPB agar tidak kehilangan fokus dalam menjalankan tugas utama. Penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Pada saat bersamaan, pengawasan internal perlu diperkuat supaya pelaksanaan program dan penggunaan anggaran bisa dipertanggungjawabkan. Evaluasi juga harus menyentuh efektivitas pengawasan, bukan sekadar memastikan prosedur sudah tersedia.

Marwan menegaskan, perkara yang telah ditangani KPK harus diselesaikan melalui jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sudah terjadi sehingga prosesnya harus dengan pendekatan hukum, sudah berjalan,” ucap dia.

Ia kembali menekankan bahwa pengawasan menyeluruh menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang. BNPB perlu memastikan mekanisme pengendalian benar-benar bekerja agar celah penyimpangan bisa diketahui dan ditangani lebih awal.

KPK Benarkan OTT di Lingkungan BNPB

Sebelumnya, KPK membenarkan adanya OTT di lingkungan BNPB pada Selasa (13/10/2026). Dalam operasi tersebut, seorang pejabat BNPB dan sejumlah pihak swasta dikabarkan ikut diamankan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengonfirmasi pelaksanaan operasi tersebut. Namun, saat dikonfirmasi, ia belum membeberkan secara terperinci siapa saja pihak yang terjaring maupun perkara yang melatarbelakangi OTT.

“Benar ada (OTT),” kata Setyo.

Proses hukum selanjutnya diharapkan dapat mengungkap perkara tersebut secara terang. Sementara itu, desakan DPR agar BNPB memperketat pengawasan menjadi pengingat bahwa tata kelola anggaran kebencanaan harus dijalankan secara transparan dan akuntabel, mengingat dana tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. (*)

You Might Also Like

BREAKING NEWS: Jenderal Polisi Aktif Tersangka Baru Korupsi MBG, Atur Penjualan Ompreng

Bos BGN Bilang Nggak Ada Celah Korupsi, Eh Anak Buah Malah Ungkap Modus-modus Korupsi MBG

Kutuk Teror Air Keras ke Andrie Yunus, Tokoh Lintas Iman Jateng: Usut sampai Dalangnya!

Begini Drama Setoran THR Cilacap, yang Nyeret Bupatinya ke KPK

Drama Kurir Narkoba di Demak Dibongkar

TAGGED:bnpbKPKOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BBM Langka Lagi, DPR Sentil Pertamina: Peringatan Diabaikan?
Next Article Susu MBG Bakal Dikuasai Produk Peternak Lokal Mulai November

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Kronologi Bupati Klaten Hamenang Terjaring OTT KPK: Dijemput di Rumah Dinas, Dibawa ke Mapolresta Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Akhir Tahun, Kapolri Tiba-tiba Minta Maaf, Ada Apa Ya?

Desember 31, 2025
Hukum

Warga Binaan Lapas Purwodadi Diajak Jauhi Narkoba

Oktober 14, 2026
Hukum

Video Viral Bikin Warga Geruduk Majelis Dzikir di Bekasi

September 10, 2026
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
Hukum

Pengakuan Mahasiswa Undip Penyekap Intel: Kami Niatnya Mengamankan dari Amuk Massa

September 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: OTT KPK di BNPB, DPR Soroti Pengawasan yang Jebol
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?