Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pecah! Warga Jepang Bentrok dengan 25 Debt Collector di Kudus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pecah! Warga Jepang Bentrok dengan 25 Debt Collector di Kudus

R. Izra
Last updated: Oktober 14, 2026 10:21 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
BENTROK WARGA JEPANG - Polisi mengamankan 25 orang DC setelah terlibat bentrok dengan warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/19/2026).
BENTROK WARGA JEPANG - Polisi mengamankan 25 orang DC setelah terlibat bentrok dengan warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/19/2026).
SHARE

BACAAJA, KUDUS – Warga Jepang bentrok dengan 25 debt collector (DC) di Kudus, pada Selasa (13/10/2026) malam.

Bentrokan antara debt collector atau penagih utang dan warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pecah pada Selasa malam.

Polisi pun mendatangi lokasi, mengamankan situasi agar bentrokan segera dapat diredam. Dalam perkara ini, jajaran Polres Kudus mengamankan 25 orang debt collector.

Bacaaja: Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah
Bacaaja: Oknumn TNI Jadi Backing Matel, Kopral R Terlibat Pembacokan Anggota Brimob Banten

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan warga terkait dugaan kekerasan fisik dalam proses penagihan utang.

“Kami mengevakuasi 25 debt collector ke Mapolres Kudus. Situasi sudah berhasil dikendalikan dan kondusif,” kata Wahyu kepada wartawan di Polres Kudus, Rabu (14/10/2026).

Menurut Wahyu, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Warga melaporkan adanya sekelompok penagih utang yang diduga melakukan kekerasan saat menagih utang kepada warga setempat.

“Betul ada sekelompok massa yang sedang melakukan upaya penagihan utang yang disertai proses kekerasan secara fisik dengan warga setempat,” ujarnya.

Polisi kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan 25 orang beserta barang bukti. Mereka juga menemukan senjata tajam yang kepemilikannya masih didalami.

“Ditemukan ada senjata tajam, kita cek punya siapa. Korban ada beberapa, nanti akan kita data,” jelas Wahyu.

Polisi menegaskan akan memproses kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan pihak-pihak yang terlibat.

Wahyu juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri. Ia memastikan kepolisian menangani perkara tersebut melalui jalur hukum.

“Kita imbau kepada warga masyarakat tetap kondusif, tidak ada main hakim sendiri. Kita langsung membuat laporan di lokasi supaya masyarakat tahu proses hukum dilakukan saat itu,” katanya.

Bentrokan ini diduga dipicu oleh cara penagihan utang yang disertai kekerasan. Polisi masih mendalami kejadian tersebut, termasuk dugaan penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam yang ditemukan di lokasi. (*)

You Might Also Like

Pemerintah Keras Kepala Tak Mau Tetapin Status Bencana Nasional, Muhammadiyah Menggugat!

Ihram Bukan Gaya, Ini Aturan Penting yang Sering Disalahpahami

Porprov 2026 Siap Digelar, Tapi Masih Bingung Siapa Bayar Apa

CEK FAKTA: Menag Mundur demi Penuhi Syarat Nyalon Ketua Umum PBNU, Hoaks!

Nelangsa Buruh Perempuan di Semarang, Hidup dalam Ketidakpastian Sejak Dirumahkan

TAGGED:bentrokDCdebt collectorheadlinejepangkuduswarga jepang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KPK Sita Emas Batangan hingga Uang Miliaran Rupiah dalam OTT di BNPB
Next Article Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi, saat memberi sambutan dalam wisuda UPGRIS, Selasa (13/10/2026). PGRI Jateng: Pemerintah Bakal Rekrut 955 Ribu Guru pada 2027-2029

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Binaan Lapas Purwodadi Diajak Jauhi Narkoba

Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi, saat memberi sambutan dalam wisuda UPGRIS, Selasa (13/10/2026).

PGRI Jateng: Pemerintah Bakal Rekrut 955 Ribu Guru pada 2027-2029

BENTROK WARGA JEPANG - Polisi mengamankan 25 orang DC setelah terlibat bentrok dengan warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/19/2026).

Pecah! Warga Jepang Bentrok dengan 25 Debt Collector di Kudus

KPK Sita Emas Batangan hingga Uang Miliaran Rupiah dalam OTT di BNPB

TANPA ASAP - Bus listrik armada BRT Trans Semarang melaju di Jalan Pemuda Kota Semarang.

MTI Sebut Bus Listrik Trans Semarang Jadi Alternatif Transportasi Rendah Emisi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas haji daerah membantu jemaah haji yang membutuhkan pertolongan.
Info

Fix! Sempat Mau Dihapus, TPHD Temanggung 2026 Dibuka! Berikut Formasinya

Januari 20, 2026
Info

Lupa Niat Puasa, Siang Masih Bisa Nggak Ya?

Februari 20, 2026
Info

Gubernur Salat Idulfitri di Simpanglima, Wagub di Mijen, Open House di Wisma Perdamaian

Maret 20, 2026
Nyala lilin solidaritas mahasiswa UIN Walisongo Semarang.
Info

Nyala Lilin, Doa Bersama dan Salat Gaib untuk Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

November 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pecah! Warga Jepang Bentrok dengan 25 Debt Collector di Kudus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?