Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 38 Sungai Dikeruk, Pemkot Semarang Siaga Hadapi Musim Hujan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

38 Sungai Dikeruk, Pemkot Semarang Siaga Hadapi Musim Hujan

T. Budianto
Last updated: Oktober 14, 2026 8:15 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KERUK SUNGAI: Petugas menggunakan alat berat untuk mengeruk sungai di wilayah Karanganyar, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pemkot Semarang mengeruk sungai dan saluran di 38 lokasi untuk mengantisipasi banjir dan genangan saat musim hujan.  Hingga kini, pekerjaan sudah rampung di 33 lokasi, sedangkan lima lokasi lainnya masih dalam proses pengerjaan dan upaya itu didukung ratusan unit pompa.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, pengerukan dan pemeliharaan saluran dilakukan agar aliran air lebih lancar saat hujan turun. Keberadaan pomda harapannya juga dapat membantu menangani genangan.

“Pengerukan dilakukan agar aliran air lebih lancar sekaligus membantu mengurangi risiko banjir dan genangan di berbagai wilayah Kota Semarang,” ujar Agustina.

Baca juga: Semarang Diguyur Hujan Lebat, Banyumanik Diterjang Banjir

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto menyebut, pekerjaan pemeliharaan tersebar di wilayah timur, utara, barat, serta tengah dan selatan.

Sejumlah lokasi yang telah dikerjakan antara lain Saluran Jalan Gajah sepanjang 600 meter, Kali Bunggel Pedurungan Tengah sepanjang 1,5 kilometer, Sungai Karanganyar sepanjang 1,4 kilometer, dan Sungai Jumbleng Jerakah sepanjang 1,2 kilometer.

Pekerjaan juga menyasar Saluran Padi Raya, Sungai Tapak Tugurejo, Sungai Silandak ruas Purwoyoso, serta sejumlah saluran di kawasan Tembalang dan Semarang Tengah.

Masih Dikerjakan

Sementara itu, lima lokasi yang masih dikerjakan meliputi Kali Sodor, Kali Sier, Kali Semarang ruas Kuningan, Kali Semarang ruas Lodan Raya, dan Saluran Buludrain.

Untuk mendukung pemeliharaan dan penanganan banjir, DPU menyiapkan 119 unit pompa dengan kapasitas total 92.190 liter per detik. Selain itu, tersedia 101 pompa portabel, 66 dump truck, dan 57 alat berat.

Pemkot juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk menangani sedimentasi di Banjir Kanal Barat. Suwarto mengatakan, BBWS telah memulai pengerukan dari bagian hilir, termasuk di depan kawasan The Park.

Baca juga: Banjir Semarang, Dosen Unwahas Sentil Pengembang Perumahan Nakal

“Saat ini BBWS sudah mulai mengeruk dari bagian hilir terlebih dahulu, termasuk di depan The Park. Penanganannya masih berproses karena menjadi kewenangan BBWS,” jelasnya.

Pengerukan dan ratusan pompa tentu menjadi modal penting menghadapi musim hujan. Namun, pekerjaan rumahnya tak berhenti di situ. Saluran yang sudah bersih perlu dijaga, sampah jangan asal dilempar, dan penanganan harus konsisten.

Sebab, banjir bukan cuma perkara berapa banyak pompa yang disiapkan, tetapi juga seberapa siap kota mengelola air sebelum jalanan berubah menjadi kolam dadakan. (bae)

You Might Also Like

ICONMOVE PORSENI 2026, PLN Icon Plus Perkuat Budaya Sportif dan Kolaboratif

Usai Demo Rusuh, Gubernur Jateng Minta Bupati & Wali Kota Kebut Perbaikan

Catat Tanggalnya! Banyak Gratisan di HUT ke-479 Semarang, Warga Diajak Eksplor Kota

SBY-Jokowi Satu Baris di HUT ke-81 TNI

Budi Arie Bicara Patahan Sejarah Prabowo Bisa Lengser sebelum Pemilu 2029, Begini Respons Gerindra

TAGGED:agustina wilujengbanjir semarangmusim penghujanpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 36 Ribu Guru Kemenag Jateng Belum Tersertifikasi
Next Article Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian. OTT KPK di BNPB: Tangkap Sestama dan 13 Orang Lainnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BENTROK WARGA JEPANG - Polisi mengamankan 25 orang DC setelah terlibat bentrok dengan warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/19/2026).

Pecah! Warga Jepang Bentrok dengan 25 Debt Collector di Kudus

KPK Sita Emas Batangan hingga Uang Miliaran Rupiah dalam OTT di BNPB

TANPA ASAP - Bus listrik armada BRT Trans Semarang melaju di Jalan Pemuda Kota Semarang.

MTI Sebut Bus Listrik Trans Semarang Jadi Alternatif Transportasi Rendah Emisi

SIDANG KORUPSI: Sekda Cilacap nonaktif, Sadmoko Danardono (baju batik) menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (13/10/2026). (bae)

Sekda Cilacap Ngaku Salah Laksanakan Perintah Bupati Peras Bawahan

Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian.

OTT KPK di BNPB: Tangkap Sestama dan 13 Orang Lainnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Koperasi Gandeng UMKM, Bangetayu Kulon Jadi Bukti Ekonomi Bisa Jalan Bareng

Februari 10, 2026
LINTASI REL--Sejumlah pengendara berhenti di dalam area palang saat kereta api sedang melintas di perlintasan Mangkang, Semarang. (ist)
Info

KAI Bina Petugas yang Diduga Buka Palang Saat Kereta Susulan Melintas

Agustus 30, 2026
PRAJURIT NAKAL - Ilustrasi oknum TNI nakal menghadapi persidangan militer.
Info

Oknumn TNI Jadi Backing Matel, Kopral R Terlibat Pembacokan Anggota Brimob Banten

Juni 5, 2026
Ekonomi

Uang Investor Betah di Jateng: Sekali Masuk, Rp 88,5 T Langsung Parkir

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 38 Sungai Dikeruk, Pemkot Semarang Siaga Hadapi Musim Hujan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?