BAKPAO biasanya identik dengan bentuk bulat dan warna putih. Tapi di tangan Nana Amir, bakpao bisa berubah menjadi macam-macam karakter lucu yang bikin gemas.
Nana merupakan pemilik usaha Bakpower, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sudah hampir enam tahun membuat bakpao karakter.
Saat saya temui, Nana terlihat sedang menata bakpao karakter ke dalam sebuah nampan. Bakpao-bakpao itu punya bentuk, warna, dan hiasan wajah yang berbeda-beda.
“Ini namanya bakpao karakter,” ucap Nana sambil menunjukkan bakpau karakter buatannya di rumah produksinya di Sampangan, Kota Semarang, Selasa (22/9/2026).
Karakternya macam-macam. Ada bakpao berbentuk avenger seperti batman hingga spider man, ada pula karakter doraemon, teddy bear, mickey mouse, hingga karakter hewan seperti panda, gajah, harimau, dan lain-lain.
Tak berhenti di situ, Nana dan karyawannya juga bisa membuat karakter lain sesuai permintaan. Beberapa di antaranya seperti Anna, Jasmine, Cici, Koko, dan berbagai karakter lainnya.
“Kalau misalnya mau request bisa. Untuk ulang tahun, misalnya temanya anaknya suka karakter apa, bisa di-request,” ujarnya.
Pesanan custom ini membuat bakpao karakter Bakpower bisa disesuaikan dengan berbagai acara, terutama ulang tahun anak. Jadi, karakter favorit bisa dibuat menjadi bakpao yang kemudian disajikan sebagai camilan.
Untuk rasanya, Bakpower menyediakan enam pilihan, yakni cokelat, keju, kacang hijau, stroberi, bluberi, dan vanila. Harganya juga cukup terjangkau. Satu bakpao karakter dijual seharga Rp5.000.
Dalam sehari, Nana bersama karyawannya bisa memproduksi sekitar 200 bakpao. Namun jumlah tersebut menyesuaikan pesanan yang masuk.
Bakpao biasanya baru dibuat setelah ada pesanan. Nana mengatakan pemasaran Bakpower selama ini juga banyak mengandalkan reseller.
“Biasanya berupa pemesanan dulu baru di-order, belum ada di stok,” ujarnya.
Usaha ini sudah dijalani Nana hampir enam tahun, sejak masa pandemi Covid-19. Ide membuat bakpao karakter muncul setelah ia sering melihat berbagai kreasi makanan melalui media sosial.
Nana kemudian tertarik dengan bakpao karakter yang banyak dibuat di luar negeri. Ia juga mendapat kesempatan belajar dari seorang teman di Jakarta yang lebih dulu membuat produk serupa.
Dari situ, Nana mulai mencoba membuat bakpao dengan berbagai bentuk karakter. Bakpao buatannya tidak hanya mengandalkan rasa, tapi juga tampilan yang lucu dan bisa disesuaikan dengan karakter kesukaan pelanggan. (bae)

