BACAAJA, JAKARTA – Rencana jalan-jalan ke luar negeri bareng anak jangan cuma fokus ke tiket dan hotel. Ada satu dokumen penting yang wajib dibereskan dari jauh-jauh hari, yakni paspor anak.
Pengurusannya sebenarnya tidak ribet selama orang tua sudah tahu dokumen apa saja yang harus disiapkan. Data anak dan orang tua juga perlu dicek ulang supaya tidak ada perbedaan yang bikin proses administrasi tersendat.
Selain dokumen kependudukan, orang tua perlu memperhatikan dokumen yang menunjukkan hubungan keluarga serta status pengasuhan anak jika berada dalam kondisi tertentu. Persiapan dari awal bisa membuat proses pengajuan di kantor imigrasi jadi lebih lancar.
Dokumen Paspor Anak yang Perlu Disiapkan
Mengacu pada ketentuan Direktorat Jenderal Imigrasi, ada sejumlah dokumen yang perlu disiapkan saat mengajukan paspor anak.
Dokumen utama yang perlu dibawa antara lain akta kelahiran anak dan Kartu Keluarga atau KK. KTP orang tua juga perlu disiapkan sebagai bagian dari kelengkapan administrasi.
Jika orang tua sudah memiliki paspor, dokumen tersebut juga sebaiknya disiapkan. Dalam kondisi tertentu, kantor imigrasi dapat meminta dokumen tambahan sesuai keadaan keluarga dan persyaratan yang berlaku.
Data dalam seluruh dokumen tersebut perlu dicek dengan teliti. Nama anak, tempat dan tanggal lahir, serta data orang tua sebaiknya konsisten antara satu dokumen dengan dokumen lainnya.
Ada Kondisi yang Butuh Dokumen Tambahan
Pengajuan paspor anak bisa memiliki kebutuhan dokumen berbeda jika kondisi keluarganya tidak seperti pada umumnya. Misalnya, anak berada dalam pengasuhan salah satu orang tua atau wali.
Dalam kondisi tersebut, dapat diperlukan dokumen tambahan yang menunjukkan status atau kewenangan pengasuhan. Dokumen tersebut dibutuhkan untuk mendukung proses pemeriksaan oleh petugas imigrasi.
Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya menyiapkan dokumen dasar. Cek kembali kondisi keluarga dan persyaratan yang berlaku sebelum menentukan jadwal kedatangan ke kantor imigrasi.
Seluruh dokumen yang diminta perlu dibawa saat pemeriksaan. Pastikan dokumen asli dan salinan yang dipersyaratkan sudah tersedia agar tidak perlu bolak-balik hanya karena ada berkas yang tertinggal.
Pengajuan Bisa Lewat M-Paspor
Setelah persyaratan siap, proses permohonan paspor dapat dilakukan melalui aplikasi M-Paspor. Pemohon kemudian memilih kantor imigrasi serta jadwal kedatangan yang tersedia.
Anak tetap perlu hadir dalam proses permohonan. Ada tahapan yang harus dilakukan secara langsung, termasuk pengambilan foto dan biometrik sesuai ketentuan.
Saat datang sesuai jadwal, petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen yang dibawa. Data anak juga akan dicocokkan dengan dokumen yang telah diajukan.
Jika seluruh tahapan sudah selesai, paspor dapat diambil sesuai mekanisme yang tersedia di kantor imigrasi. Pemohon juga dapat menggunakan layanan pengiriman apabila pilihan tersebut tersedia.
Biar Nggak Bolak-balik ke Imigrasi
Supaya prosesnya lebih mulus, orang tua sebaiknya melakukan pengecekan dokumen sebelum hari kedatangan. Jangan hanya memastikan jumlah berkasnya lengkap, tetapi periksa juga apakah seluruh data di dalamnya sudah sesuai.
Datanglah sesuai jadwal yang dipilih melalui M-Paspor. Bukti pendaftaran juga perlu disimpan dan dibawa saat proses pengajuan.
Untuk berjaga-jaga, siapkan dokumen asli serta salinan sesuai persyaratan. Dengan begitu, proses pemeriksaan bisa dilakukan tanpa terkendala berkas yang kurang.
Kondisi anak saat pengambilan foto juga perlu diperhatikan. Pastikan anak cukup nyaman dan siap mengikuti ketentuan foto paspor yang berlaku.
Cek Masa Berlaku Sebelum Berangkat
Paspor sudah jadi bukan berarti urusan selesai. Orang tua tetap perlu mengecek masa berlaku paspor anak sebelum menentukan perjalanan ke luar negeri.
Jangan sampai masa berlaku paspor ternyata sudah terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan. Pengecekan sejak awal memberi waktu lebih longgar jika ternyata perlu melakukan penggantian atau pengurusan dokumen kembali.
Dengan dokumen yang sudah beres, orang tua bisa lebih tenang menyiapkan kebutuhan perjalanan lainnya. Jadi, sebelum packing koper dan berburu tiket, pastikan paspor anak sudah aman dan datanya sesuai. (*)

