Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bergelimang Bonus, Kafilah Jateng Dapat Uang Pembinaan hingga Umrah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bergelimang Bonus, Kafilah Jateng Dapat Uang Pembinaan hingga Umrah

Pulang dari MTQ Nasional XXXI 2026, kafilah Jateng tak cuma membawa 36 gelar juara. Para juara juga mendapat bonus uang pembinaan hingga hadiah umrah, sementara seluruh kafilah mendapat apresiasi tambahan dari Baznas Jateng.

T. Budianto
Last updated: September 24, 2026 3:57 pm
By T. Budianto
6 Min Read
Share
SERAHKAN PENGHARGAAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyerahkan penghargaan kepada para kafilah Jateng yang meraih prestasi di MTQ Nasional XXXI pada acara dalam acara Jateng Bersholawat sekaligus tasyakuran di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (23/9/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Perjuangan kafilah Jateng di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 berbuah manis. Tak hanya membawa pulang 36 gelar juara dari berbagai cabang dan golongan, para kafilah juga mendapat apresiasi dari Pemprov Jateng.

Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk uang pembinaan hingga hadiah umrah bagi peraih juara pertama. Penghargaan itu diserahkan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dalam acara Jateng Bersholawat sekaligus tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (23/9/2026).

“Saya sendiri bersyukur menjadi saksi sejarah bahwa MTQ pernah berkibar di Jawa Tengah,” kata Luthfi. Bonus yang diberikan cukup beragam. Bagi peserta yang meraih juara pertama, penghargaan yang diterima bukan hanya uang pembinaan Rp50 juta, tetapi juga hadiah umrah senilai Rp50 juta.

Sementara itu, juara kedua mendapatkan uang pembinaan Rp40 juta dan juara ketiga Rp30 juta. Untuk juara harapan pertama mendapat Rp20 juta, harapan kedua Rp15 juta, sedangkan harapan ketiga memperoleh Rp10 juta.

Bonus juga datang dari Baznas Jateng. Lembaga tersebut memberikan tambahan apresiasi senilai Rp282 juta kepada kafilah Jateng. Menariknya, apresiasi Baznas tidak hanya diberikan kepada mereka yang berhasil naik podium. Peserta yang belum berhasil membawa pulang gelar juara juga ikut mendapat penghargaan.

Baca juga: Jateng Siapkan Jalur Darat buat Kafilah MTQ

Pada MTQ Nasional XXXI, para kafilah Jateng berhasil membawa pulang 36 gelar dari berbagai cabang dan golongan. Rinciannya terdiri atas delapan gelar terbaik pertama, tujuh terbaik kedua, 15 terbaik ketiga, dua juara harapan pertama, dua juara harapan kedua, dan dua juara harapan ketiga.

Salah satu penerima apresiasi adalah Muhammad Abdul Faqih dari Kota Semarang. Ia berhasil menjadi terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Indonesia.

Bagi Faqih, penghargaan tersebut terasa istimewa. Apalagi, MTQ kali ini menjadi kesempatan terakhir baginya mengikuti kompetisi sebagai peserta. “Alhamdulillah sangat bersyukur tentunya kami dari peserta sangat haturkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Pemprov Jateng, dan seluruh pejabat pemerintahan Jateng yang telah mendukung dan mensukseskan kami sebagai kafilah Jateng tercinta ini,” katanya.

Faqih bukan pendatang baru di panggung MTQ nasional. Sebelumnya, ia pernah mewakili Jateng pada cabang hafalan 30 juz dan berhasil meraih juara pertama nasional.

Tantangan Baru

Pada MTQ XXXI, ia mencoba tantangan baru dengan berpindah ke cabang Tafsir Bahasa Indonesia. Hasilnya, Faqih kembali berhasil berdiri di podium tertinggi.

“Alhamdulillah sangat bersyukur kali ini saya pindah cabang ke cabang tafsir dan alhamdulillah diberi penghargaan juara satu,” ujarnya. Menurut Faqih, tambahan hadiah umrah bagi juara pertama menjadi bentuk perhatian yang membuat dirinya semakin termotivasi untuk terus mendalami Alquran.

“Kalau dulu kami yang juara itu hanya diberi uang pembinaan. Alhamdulillah sekarang diberi penambahan yaitu hadiah umrah untuk yang juara satu. Tentunya ini sangat berterima kasih kepada Pemprov yang terus-menerus mendukung masyarakatnya untuk semakin semangat dalam mempelajari Alquran,” katanya.

Hal senada dirasakan Zumrotul Luthfiyyah, kafilah asal Kabupaten Rembang yang berhasil meraih terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Inggris Putri. Bagi Zumrotul, apresiasi dari Pemprov Jateng bukan hanya soal nominal hadiah. Ia mengaku senang karena penghargaan juga diberikan kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara.

“Alhamdulillah, bersyukur senang banget atas apresiasi yang sudah diberikan oleh Bapak Gubernur,” tuturnya. Prestasi Zumrotul kali ini juga menjadi cerita tersendiri. Sebelumnya, ia pernah mengikuti cabang tahfiz 10 juz dan 20 juz. Pada MTQ Nasional 2024, ia mengikuti cabang Tafsir Bahasa Inggris dan meraih juara harapan ketiga.

Baca juga: Penutpan MTQ Nasional, Gubernur Jateng Sampaikan Pesan Ini kepada Kafilah

Dua tahun berselang, ia kembali mengikuti cabang yang sama. Kali ini, hasilnya berbeda. Zumrotul berhasil menjadi terbaik pertama. “Ini menurut saya cabang yang paling sulit yang pernah saya ikuti,” katanya.

Menurut Zumrotul, capaian tersebut tidak datang secara mendadak. Peserta yang ingin berprestasi di MTQ perlu mempersiapkan diri jauh sebelum perlombaan dimulai.

Persiapan tersebut bukan hanya menyangkut kemampuan peserta, tetapi juga kenyamanan dan ketenangan mereka menjelang tampil. “Kalau untuk teman-teman yang lain mungkin disiapkan dari sekarang karena kan kebanyakan yang juara-juara itu mulainya enggak secara mendadak, belajarnya enggak secara mendadak,” katanya.

Tasyakuran MTQ Nasional XXXI dikemas dalam acara Jateng Bersholawat. Para kafilah dan masyarakat yang hadir diajak melantunkan sholawat yang diiringi Majelis Sholawat Azzahir Pekalongan bersama Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf. Mauidzoh hasanah dalam acara tersebut disampaikan KH Ahmad Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur.

Dari panggung MTQ, para kafilah Jateng akhirnya membawa pulang lebih dari sekadar gelar juara. Ada uang pembinaan, ada kesempatan umrah, dan ada apresiasi bagi mereka yang sudah berjuang, termasuk yang kali ini belum sempat berdiri di podium. (tebe)

You Might Also Like

Puluhan Rusun Kudu Semarang Disegel, Satpol PP: Penghuni Gak Mau Bayar

Rumah Heri Black Disisir KPK, Isi Dalamnya Bikin Penasaran Publik

PLN Icon Plus dan SMK Batur Jaya 1 Ceper Resmi Perkuat Kerja Sama Kelas Industri

Puan: Natalan Tetap Hangat, Rayakan Tahun Baru Jangan Berlebihan

Budiman Cs Didatangi Mahasiswa, Forum Diskusi Berubah Jadi Adu Argumen

TAGGED:ahmad luthfiheadlinemtq nasional 2026pemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article FADIA ARAFIQ--Bupati Pekalongan Fadia Arafiq digiring ke mobil tahanan usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae) Fadia Arafiq Dituntut Tak Boleh Nyoblos dan Dicoblos Lagi Selama 5 Tahun
Next Article Sukses Gelar MTQ Nasional 2026, Ribuan Warga Jateng Rayakan dengan Bersholawat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

Tujuh Kafilah Semarang Dapat Hadiah Umrah dari Wali Kota

Belajar Disiplin, Warga Binaan Lapas Purwodadi Jadi Petugas Upacara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BIANG KERACUNAN - Ilustrasi menu MBG pemicu keracunan massal.
Info

Lagi-lagi Keracunan MBG! 137 Siswa di Blora Tumbang, SPPG Sukorejo 2 Diusulkan Tutup

September 8, 2026
MENGHINDARI WAWANCARA - Menteri Keuangan (Meneku)Purbaya Yudhi Sadewa, diadang mahasiswa setelah mengisi kuliah umum di Undip, Jum'at (3/7/2026). Pihak penyelenggara menyebut dilarang meliput dan mewawancarai Purbaya. (dul)
Info

Purbaya Bilang Anggaran MBG akan Dipangkas hingga Kurang dari Rp200 Triliun, Beneran Pak?

Juli 4, 2026
Opini

Jalan Rusak: Ujian Keseriusan Tata Kelola Infrastruktur Daerah

Januari 25, 2026
Info

Jalan Undip-Unnes Akhirnya “Naik Kelas”

April 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bergelimang Bonus, Kafilah Jateng Dapat Uang Pembinaan hingga Umrah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?