BACAAJA, BUCHAREST – Hubungan bilateral Indonesia dan Rumania makin kuat. Bukan cuma di sektor diplomasi, kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara juga terus menunjukkan tren positif.
Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Rumania dan Republik Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, dalam resepsi diplomatik memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bucharest, Kamis (17/9/2026).
Meidyatama menyebut hubungan Indonesia dan Rumania sudah terjalin sejak 1950. Kini, kedua negara dinilai punya peluang besar membangun kerja sama ekonomi yang saling melengkapi.
“Hubungan bilateral Indonesia dan Rumania telah terjalin kuat sejak 1950. Kini, kedua negara tengah membangun landasan kerja sama ekonomi yang saling melengkapi, bukan saling bersaing.”
Bacaaja: Pesona Indonesia Bikin Pecah Bazar Amal di Bucharest
Bacaaja: Kecam Israel, Dubes RI dan Negara-negara OKI di Rumania Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina
Menurut Meidyatama, Rumania menjadi salah satu mitra dagang penting Indonesia di kawasan Eropa. Pada 2022, Indonesia tercatat sebagai mitra dagang terbesar kelima Rumania di Asia Tenggara.
Perdagangan kedua negara bahkan mencatat lonjakan signifikan sepanjang 2026. Pada Januari-Juli 2026, nilai perdagangan bilateral mencapai USD 571,6 juta. Angka tersebut melonjak sekitar 240 persen dibanding periode yang sama pada 2025 yang berada di angka USD 168 juta.
Yang menarik, ekspor Indonesia ke Rumania dalam tujuh bulan pertama 2026 sudah mencapai USD 541,1 juta. Artinya, nilai perdagangan hanya dalam tujuh bulan tersebut bahkan sudah melampaui total perdagangan Indonesia-Rumania sepanjang 2025 yang tercatat USD 317,7 juta.
Dorong Indonesia-EU CEPA
Meidyatama juga mendorong Rumania ikut mendukung percepatan ratifikasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-EU CEPA).
Kesepakatan tersebut dinilai bisa membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan peluang perdagangan dan investasi Indonesia dengan negara-negara Uni Eropa, termasuk Rumania.
Dari pihak Rumania, Secretary of State for Strategic and Global Affairs Kementerian Luar Negeri Rumania, Ana Cristina Tinca, menyebut perdagangan sebagai salah satu sektor kerja sama yang memiliki potensi besar. Kerja sama tersebut juga dapat diperluas melalui hubungan antara Uni Eropa dan ASEAN.
Hubungan kedua negara sendiri tak hanya bergerak di sektor perdagangan. Peluang kerja sama juga terbuka di bidang ekonomi, pariwisata hingga ketenagakerjaan.
Resepsi diplomatik di Bucharest turut dihadiri lebih dari 250 tamu, mulai dari pejabat pemerintah Rumania, korps diplomatik, mitra kerja hingga sahabat Indonesia.
Acara tersebut juga dimeriahkan berbagai pertunjukan seni budaya Indonesia, seperti tari Kembang Girang, Joged Bumbung, Tari Kecak, hingga pertunjukan angklung interaktif. Kuliner khas Indonesia turut disajikan kepada para tamu.
Dengan lonjakan perdagangan yang signifikan, hubungan Indonesia-Rumania kini punya peluang semakin besar untuk naik level, terutama jika akses pasar melalui Indonesia-EU CEPA bisa segera diperkuat. (*)

