Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polemik Pembatasan Tar-Nikotin, Agus Gondrong Apresiasi Penelitian BRIN
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Polemik Pembatasan Tar-Nikotin, Agus Gondrong Apresiasi Penelitian BRIN

R. Izra
Last updated: September 2, 2026 5:48 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
BERTUKAR PIKIRAN - Bupati Temanggung Agus Gondrong berbincang hangat dengan peneliti BRIN, yang meneliti dampak aturan pembatasan tar dan nikotin untuk petani dan industri tembakau nasional.
BERTUKAR PIKIRAN - Bupati Temanggung Agus Gondrong berbincang hangat dengan peneliti BRIN, yang meneliti dampak aturan pembatasan tar dan nikotin untuk petani dan industri tembakau nasional.
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Bupati dan petani tembakau di Temanggung menyambut baik kedatangan tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim peneliti BRIN turun langsung ke masyarakat, meneliti dampak rencana aturan pembatasan tar dan nikotin dalam industri hasil tembakau.

BRIN ingin melihat langsung bagaimana kondisi petani, industri rokok, sampai konsumen bila aturan pembatasan tar dan nikotin benar-benar diterapkan. Kajian ini dilakukan untuk mencocokkan data dan dugaan awal dengan kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan.

Tiga periset BRIN datang ke Temanggung dan bertemu langsung dengan Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) serta perwakilan petani tembakau, Rabu (2/9/2026).

Bacaaja: APTI Kawal Ketat Janji Pemerintah Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin
Bacaaja: Ikhtiar Spiritual Petani Tembakau Temanggung: Doa Bersama Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Tanaman Perkebunan BRIN, Prof. Djajadi, mengatakan penelitian tersebut sudah dimulai sejak Juni 2026 dan direncanakan rampung pada Oktober mendatang.

Bukan cuma Temanggung. BRIN juga melakukan survei di sejumlah daerah sentra tembakau lainnya. Di antaranya Bojonegoro, Jombang, Jember, dan Pamekasan. Daerah-daerah tersebut dipilih karena punya kaitan kuat dengan rantai produksi dan kebutuhan industri hasil tembakau.

“Dalam survei ini kami mendalami bagaimana dampak apabila regulasi benar-benar diberlakukan. Baik itu dari aspek ekonomi maupun sosial,” kata Djajadi.

Kretek akan terdampak aturan

Dari hasil sementara, BRIN melihat ada potensi dampak langsung terhadap rokok kretek, di mana tembakau dicampur dengan cengkeh, khas Indonesia.

Menurut Djajadi, kebijakan pembatasan kadar tar dan nikotin berpotensi memengaruhi karakter rokok kretek yang selama ini dikenal sebagai produk khas Nusantara.

“Dari hasil penelitian sementara kami sebagai periset, yang akan terdampak langsung dari kebijakan tersebut adalah potensi hilangnya rokok kretek yang telah menjadi warisan khas Nusantara,” ujarnya.

Karena itu, survei BRIN tidak cuma melihat persoalan dari sisi kesehatan atau regulasi. Dampak ekonomi dan sosial juga ikut dihitung. Terutama bagi petani tembakau dan pelaku industri hasil tembakau yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

Bupati Temanggung Agus Setyawan menyambut baik langkah BRIN turun langsung ke lapangan. Menurutnya, penelitian tersebut penting karena berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat mengenai Industri Hasil Tembakau (IHT).

Agus menyebut survei tersebut menjadi tindak lanjut dari audiensi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman.

“Langkah investigasi ini dapat memberikan gambaran nyata kondisi lapangan terkait adanya penolakan regulasi tersebut,” kata politikus PDIP itu.

Kini, hasil survei BRIN ditunggu. Sebab, data dari lapangan akan menjadi salah satu bahan untuk melihat seberapa besar dampak aturan pembatasan tar dan nikotin terhadap petani, industri, konsumen, dan keberlangsungan rokok kretek di Indonesia. (*)

You Might Also Like

Dikabarkan Menghilang dari Rutan Jelang Lebaran, Simak Fakta Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Akhir Manis Kasus Sritex, Beny Sujud Syukur di Depan Hakim setelah Vonis Bebas

Ketua Hanura Jateng Bambang Raya Diborgol, Tetap Nyengir dan Ngaku Nggak Salah

Mbappe Lagi Ganas, Tapi Spanyol Punya ‘Kutukan’ Buat Les Blues

Inovasi Mitigasi Bencana Ala Novinda Dian Puspito Antar Banjarnegara Raih Juara 3 Porsenijar Jateng

TAGGED:BRINBupati Temanggungpdippembatasan tar dan nikotinpenelitipetani tembakau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nyogok Rp30 Juta, Perangkat Desa Pati Ngaku Dapat Bocoran Jawaban Tes
Next Article TOLAK PROYEK--Aliansi masyarakat berkumpul di di Camp Kendalisodo, Bawen, Rabu (2/9/2026), menyuarakan penolakan proyek geotermal di kawasan Gunung Ungaran dan Telomoyo. (ist) Jangan Bor Gunung Ungaran! Warga Khawatir Air dan Petani Jadi Korban Proyek Geotermal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RS Unimus Kembangkan Layanan Kanker Berbasis Cryosurgery

Kanwil Kemenkum-Bank Jateng Buka Peluang Kolaborasi

Agustina Dorong Wisata Sejarah Jadi Penggerak Ekonomi UMKM

Hari Santri 2026, Taj Yasin Ajak ASN Mendalami Adab dan Akhlak

Ayo Kenalan dengan Nara, Lawang, dan Semar, Trio Harimau Benggala Warga Baru Semarang Zoo

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Abah Khan Pakai Kaus ‘Ngopeni-Nglakoni’ saat Diserahkan, Kiai Semarang Cabuli Santri

Juni 24, 2026
Pendidikan

Siswa SDN 1 Banjarejo Buat Totebag Jadi Karya Ecoprint

Agustus 10, 2026
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) di Stasiun Bekasi Timur, mengecek kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrak dan KRL Commuter.
Info

Tabrakan Kereta Banyak Makan Korban Jiwa, DPR Sorot Gagalnya Sistem Keselamatan

April 29, 2026
Anggota DPRD Jateng dari Demokrat, Asrar (kedua dari kanan) saat menemui massa aksi Aliansi Mahasiswa Semarang Raya, Senin (1/9/2025).
Daerah

Asrar Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, DPRD Jateng Temui Massa Aksi di Semarang

September 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polemik Pembatasan Tar-Nikotin, Agus Gondrong Apresiasi Penelitian BRIN
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?