BACAAJA, JAKARTA – Nama Menteri Agama (Menag) dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar masuk bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Isunya, Nasaruddin adalah ‘orang yang ditaruh Istana’ di PBNU. Demi meraih ambisi menjadi Ketua Umum PBNU, Nasaruddin Umar rela mundur dari jabatan Menag. Bernarkah demikian?
Isu Nasaruddin mundur dari Menag setelah ia pulang dari Makassar. Waktunya juga bertepatan dengan makin panasnya bursa calon Ketua Umum PBNU. Tentu saja, kabar itu menjadi sorotan publik.
Namun, kabar itu dibantah oleh Stafsus Nasaruddin Umar. Koordinator Staf Khusus Menteri Agama, H. Farid F Saenong, memastikan isu Nasaruddin Umar mundur dari Menag adalah hoaks.
“Hoaks itu,” kata Farid saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).
Isu yang beredar menyebut Nasaruddin sudah mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto. Alasannya? Nasaruddin disebut ingin maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU.
Namun sampai Rabu (26/8/2026), tidak ada konfirmasi resmi soal pengunduran diri tersebut.
Sebelum isu ini ramai, Nasaruddin memang baru saja berada di Makassar. Ia hadir dalam pembukaan MTQ VIII Korpri Nasional 2026 di Lapangan Karebosi, Senin (24/8/2026) malam.
Acara tersebut diikuti 117 kafilah. Rinciannya, 38 kafilah provinsi dan 79 kafilah kementerian/lembaga. Total ada 1.157 peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Nasaruddin mengingatkan agar Al-Qur’an tidak hanya dijadikan bahan perlombaan.
Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an harus terlihat dalam sikap, integritas, perilaku, hingga pelayanan ASN kepada masyarakat.
“Estafet perjuangan itu berada di tangan ASN,” ujar Nasaruddin.
Ia menilai perjuangan ASN saat ini bukan lagi soal mengangkat senjata. Melainkan soal memberikan pelayanan terbaik, menjaga integritas, dan menunjukkan akhlak yang baik.
Nasaruddin masuk bursa Ketum PBNU
Terlepas dari isu mundur, nama Nasaruddin memang sedang masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Sejumlah senior dan sahabat di lingkungan NU disebut telah mendorongnya untuk maju.
Meski begitu, Nasaruddin belum pernah mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum PBNU.
Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.
Selain Nasaruddin, sejumlah nama lain juga disebut masuk bursa. Di antaranya Ketua Umum PBNU saat ini KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin, KH Muhammad Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf, KH Abdul Ghaffar Rozin alias Gus Rozin, KH Zulfa Mustofa, dan KH Abdussalam Shohib alias Gus Salam.(*)

