Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Akhiri Dominasi Solo, Semarang Juara Umum Peparpeda Jateng 2026
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Akhiri Dominasi Solo, Semarang Juara Umum Peparpeda Jateng 2026

Empat kali beruntun Surakarta jadi penguasa Peparpeda Jawa Tengah. Tapi tahun ini, ceritanya berubah. Kota Semarang datang, tampil, lalu membawa pulang gelar juara umum.

T. Budianto
Last updated: Agustus 25, 2026 8:25 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
JUARA PAPARPEDA: Kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Semarang sukses menjadi juara umum Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2026. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAJA, SEMARANG– Kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Semarang sukses menjadi juara umum Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2026. Torehannya tak main-main: tujuh medali emas, empat perak, dan lima perunggu.

Capaian tersebut sekaligus mengakhiri dominasi Kota Surakarta yang sebelumnya empat kali berturut-turut menjadi juara umum. Prestasi itu juga menjawab target Pemkot Semarang saat melepas 25 atlet pelajar untuk berlaga pada empat cabang olahraga, yakni para atletik, para tenis meja, para bulutangkis, dan para renang. Tahun ini, Peparpeda Jateng digelar di Surakarta pada 21-23 Agustus 2026.

Ketua NPCI Kota Semarang Nur Solikin mengatakan, gelar juara umum tersebut bukan hasil yang datang tiba-tiba. Para atlet menjalani proses latihan hampir enam bulan. Latihan digelar rutin tiga kali dalam sepekan dengan dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang.

Baca juga: Keterbatasan Bukan Penghalang Prestasi, Bupati Temanggung Apresiasi 3 Atlet ASEAN Para Games

“Hasil juara umum atau juara satu tersebut cukup membuktikan bahwa proses pembinaan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh NPCI, yang juga dipandu oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, cukup berhasil,” kata Nur.

Di balik tujuh emas yang berhasil dikumpulkan, ada proses panjang yang dijalani para atlet pelajar. Mulai dari latihan rutin, pembinaan, hingga persiapan menghadapi pertandingan.

Kota Inklusif

Bagi Pemkot Semarang, prestasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kota yang lebih inklusif. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menilai capaian para atlet menunjukkan bahwa setiap anak punya peluang untuk berkembang ketika diberikan ruang dan kesempatan yang sama.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi ketika mendapat ruang, dukungan, dan kesempatan yang sama. Saya berharap keberhasilan para atlet ini menjadi inspirasi bagi anak-anak penyandang disabilitas lainnya untuk berani mengejar cita-cita,” ujar Agustina.

Komitmen menghadirkan ruang yang lebih inklusif juga terus dilakukan Pemkot Semarang di berbagai sektor. Di bidang pendidikan, misalnya, Pemkot Semarang menyediakan jalur afirmasi bagi penyandang disabilitas dalam Pra-SPMB 2026.

Sementara melalui Rumah Inspirasi, pemerintah kota menyediakan wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi dan lebih aktif berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

Baca juga: Respati Siap Jamin Karier Atlet Disabilitas Solo, Diperhatiaan Nggak Cuma Pas Lagi Jaya

Euforia juara umum belum lama dirasakan, NPCI Kota Semarang kini sudah harus mengalihkan fokus. Target berikutnya adalah Pekan Paralimpik Provinsi atau Peparprov Jateng yang dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang pada November 2026.

Ajang tersebut akan melibatkan kontingen dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Selain memburu prestasi, Kota Semarang juga akan menghadapi tantangan sebagai tuan rumah. Kota ini dituntut membuktikan diri sebagai penyelenggara yang ramah, nyaman, dan aksesibel bagi para penyandang disabilitas.

Jadi, kemenangan di Peparpeda bukan garis finis. Justru ini bisa menjadi pemanasan menuju tantangan yang lebih besar. Sebab inklusif memang tidak cukup ditulis di spanduk atau masuk materi sambutan. Yang paling penting, kesempatan itu benar-benar dibuka, dan ketika dibuka, tujuh emas Semarang membuktikan bahwa prestasi bisa datang dari siapa saja. (tebe)

You Might Also Like

Dikritik, Diragukan, Terus… Jadi Penentu Kemenangan

Ramai Dukungan Gibran Maju Capres 2029, Bala Gibran: Kami Belum Bicara Pilpres

Harimau Putih Semarang Zoo Mati, Dugaan Kesalahan Anestesi Mencuat

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Superflu Cuma Lewat Timeline, Jateng Masih Aman

TAGGED:headlinenpci kota semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Entaskan Kemiskinan, TP PKK-Baznas Jateng Berikan Pelatihan Usaha

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Akhiri Dominasi Solo, Semarang Juara Umum Peparpeda Jateng 2026

Entaskan Kemiskinan, TP PKK-Baznas Jateng Berikan Pelatihan Usaha

LATIHAN PENANGANAN KARHUTLA - Kodim 0728/Wonogiri menggelar latihan gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Alas Kethu.

Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Meledak 700 Persen

Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan

KEBERSAMAAN - Berbagai lomba yang memperkuat kekompakan digelar PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah bersama para Iconers, untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.

Bukan Sekadar Perayaan, Ini Cara PLN Icon Plus SBU Jateng Maknai Kemerdekaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Siapa Juara MotoGP Belanda 2025? Ini Prediksi Sengit dari Garis Start hingga Podium

Juni 29, 2025
Info

Semarang Makin Pede Jadi Kota Sinema

Juli 24, 2026
Raja Keraton Solo, Sri Susuhunan Paku Buwono (PB) XIII, mangkat pada Minggu (2/11).
Info

Kabar Duka: Raja Keraton Kasunanan Solo PB XIII Mangkat pada Usia 77 Tahun

November 2, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi hadir langsung di acara 100 hari wafatnya Ki Anom Suroto, yang digelar keluarga besar almarhum di Kebon Seni Timasan, Sabtu (24/1/2026) malam.
Info

Respati Bakal Abadikan Dalang Legendaris Ki Anom Suroto Jadi Nama Jalan di Solo

Januari 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Akhiri Dominasi Solo, Semarang Juara Umum Peparpeda Jateng 2026
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?