Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Widodo C Putro Apresiasi Mental Bertanding
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Widodo C Putro Apresiasi Mental Bertanding

PSIS Semarang memang belum mencicipi kemenangan. Namun, hasil imbang 0-0 saat menghadapi Gresik United ternyata tak membuat pelatih Widodo C Putro kecewa.

T. Budianto
Last updated: Agustus 25, 2026 11:49 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DUEL UDARA: Pemain PSIS dan Gresik United melakukan duel udara memperebutkan bola dalam laga uji coba di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (24/8/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAJA, GRESIK– Menang memang belum datang, tapi Pelatih PSIS Semarang Widodo C Putro memilih melihat sisi lain dari hasil imbang 0-0 melawan Gresik United. Baginya, laga ini bukan cuma soal papan skor, tetapi tentang bagaimana pemain tetap bisa tampil konsisten saat kondisi fisik sedang tidak ideal.

PSIS ditahan tanpa gol oleh Gresik United dalam laga uji coba di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (24/8/2026). “Saya tetap melihat positif uji coba ini, meskipun tak menghasilkan kemenangan,” kata Widodo seusai pertandingan.

Widodo menilai anak asuhnya mampu menjaga permainan meski harus tampil dalam cuaca panas dan waktu pemulihan yang cukup mepet. Pasalnya, PSIS baru saja melakoni laga melawan Deltras FC hanya dua hari sebelum pertandingan kontra Gresik United.

Baca juga: Widodo C Putro: Pokoknya Nyerang!

Belum lagi, dalam laga tersebut Widodo sengaja memberikan kesempatan bermain kepada sejumlah pemain yang sebelumnya minim menit bermain. “Dan lagi di pertandingan ini, saya memainkan banyak pemain yang kurang menit bermain di laga-laga sebelumnya,” imbuhnya.

Buat Widodo, pertandingan kali ini memang bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan. Ia justru ingin melihat seberapa kuat mental pemain ketika harus bermain dalam kondisi lelah dengan waktu recovery terbatas.

Menurutnya, kondisi seperti itu justru bisa menjadi simulasi penting sebelum PSIS benar-benar masuk kompetisi. “Dan saya lihat anak-anak tampil cukup konsisten. Ini baik untuk membangun mentality kita dalam kondisi lelah,” ujarnya.

Widodo sadar, perjalanan kompetisi yang panjang bakal menghadirkan tekanan berbeda-beda. Karena itu, kemampuan pemain menjaga fokus dan mental bertanding dianggap sama pentingnya dengan kemampuan teknis.

Menit Bermain

Apalagi, PSIS membutuhkan skuad yang siap dimainkan kapan pun, termasuk para pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan menit bermain.

Meski hasil imbang kembali mewarnai agenda pramusim, Widodo masih punya waktu untuk melakukan evaluasi. PSIS dijadwalkan menjalani satu laga uji coba lagi sebelum kompetisi resmi dimulai.

Kali ini, Widodo berharap pertandingan bisa digelar di Stadion Jatidiri Semarang. Alasannya cukup sederhana. Jatidiri merupakan kandang sekaligus home base PSIS.

Baca juga: Widodo C Putro Puas Agresivitas dan Komunikasi Pemain

Uji coba di kandang sendiri diharapkan bisa menjadi kesempatan terakhir untuk mematangkan tim sekaligus merasakan atmosfer stadion sebelum kompetisi benar-benar dimulai.

Jadi, skor 0-0 di Gresik memang tidak bikin PSIS pulang membawa kemenangan. Tapi Widodo tampaknya sedang mencari sesuatu yang lebih penting dari sekadar tiga poin: mental yang tetap jalan meski kaki sudah mulai minta istirahat.

Karena kalau di laga uji coba saja pemain sudah bisa bertahan dalam kondisi capek, tinggal ditunggu satu hal: semoga ketika kompetisi resmi dimulai, yang capek cuma pemainnya, bukan suporternya. (tebe)

You Might Also Like

OPM Pertanyakan Kapasitas Gibran Selesaikan Masalah Papua: Apa Kualifikasinya? Percuma!

Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi

Setnov Bebas Bersyarat: Udara Segar Buat Koruptor

Stasiun Tawang Lagi Ramai-Ramainya: 42 Ribu Orang Pilih Pergi Naik KA

Libur Nataru, 8,6 Juta Orang Tumplek Blek di Jateng

TAGGED:headlinePSIS Semarangwidodo c putro
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Bersholawat, Ribuan Warga Kirim Doa untuk Korban Bencana
Next Article Transportasi Umum Jateng Mulai Ganti Gigi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Budai Award 2026 untuk Gus Yasin

Kacamata Pintar Jadi Alat Bully, Tren TikTok Disorot

HP Murah Makin Seret, Harga Memori Jadi Biang

Rayakan 81 Tahun Pengayoman dengan Semangat Harmoni

Transportasi Umum Jateng Mulai Ganti Gigi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo, Respati Ardi, resmi membuka rangkaian perayaan Imlek 2577 yang diawali lewat event Solo Imlek Run 2026 di Balai Kota, Minggu (1/2/2026) pagi.
Info

Respati Buka Imlek Run, Solo Disulap Jadi Kota Penuh Energi Tahun Kuda Api

Februari 1, 2026
Info

Harkitnas 2026, Luthfi Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Sosial

Mei 20, 2026
Info

Taj Yasin: Wayang Nggak Cuma Buat Orang Tua

Desember 28, 2025
Info

Pesangon Sritex: Kurator Jalan Pelan, Buruh Jalan Terus

Januari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Widodo C Putro Apresiasi Mental Bertanding
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?