Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Makin Kering, Tiga Wilayah Sudah Lebih 100 Hari Tanpa Hujan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Makin Kering, Tiga Wilayah Sudah Lebih 100 Hari Tanpa Hujan

R. Izra
Last updated: Agustus 21, 2026 10:30 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
PETA KEKERINGAN - Peta monitoring wilayah hari tanpa hujan di Jateng yang dirilis BMKG. (ist)
PETA KEKERINGAN - Peta monitoring wilayah hari tanpa hujan di Jateng yang dirilis BMKG. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Jawa Tengah makin kering di tengah puncak musim kemarau. Data terbaru BMKG menunjukkan sebagian besar wilayah Jateng sudah mengalami hari tanpa hujan (HTH) mulai kategori menengah hingga ekstrem.

Berdasarkan pemantauan BMKG per 20 Agustus 2026, sejumlah titik bahkan sudah lebih dari 100 hari tidak diguyur hujan.

Kondisi terparah tercatat di tiga wilayah, yakni Kaligesing di Kabupaten Purworejo, Masaran di Kabupaten Sragen, dan Jatisrono di Kabupaten Wonogiri.

Bacaaja: 25 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, BPBD: Distribusi Air Sudah Tinggi
Bacaaja: Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

“Hari tanpa hujan terpanhang terjadi di Kec Kaligesing 111 hari, Kecamatan Masaran 109 hari, dan Kecamatan Jatisrono 108 hari,” tulis BMKG dalam keterangan BMKG Stasiun Klimatologi Jateng.

Kalau melihat peta BMKG, titik merah yang menandakan kekeringan ekstrem terlihat cukup banyak tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah. Kondisi ini menunjukkan kemarau tahun ini mulai benar-benar terasa, terutama di sejumlah daerah bagian selatan, timur, hingga sebagian wilayah utara Jateng.

Sementara itu, beberapa wilayah masih mengalami hari tanpa hujan dalam kategori sangat pendek hingga pendek, yakni sekitar 1-10 hari. Wilayah tersebut antara lain sebagian Kota Semarang dan Kota Pekalongan serta Kabupaten Cilacap, Pemalang, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Temanggung, Semarang, Boyolali, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Wonogiri.

Masalahnya, hujan juga belum terlihat akan banyak turun dalam waktu dekat. Analisis BMKG menunjukkan seluruh wilayah Jawa Tengah hanya mencatat curah hujan kategori rendah, yakni 0-50 milimeter pada periode 11-20 Agustus.

Prediksi untuk periode 21-31 Agustus juga masih sama. Seluruh wilayah Jateng diperkirakan berada dalam kategori curah hujan rendah, dengan curah hujan kurang dari 50 milimeter per dasarian.

Kondisi kering ini bahkan diperkirakan berlanjut sampai September. Pada dasarian ketiga Agustus hingga dasarian kedua September, BMKG memprediksi curah hujan Jateng berada di kisaran 0-20 milimeter per dasarian.

Memasuki dasarian ketiga September, curah hujan diprediksi sedikit lebih tinggi, tetapi masih masuk kategori rendah. Seluruh wilayah Jawa Tengah diperkirakan mendapat curah hujan kurang dari 50 milimeter per dasarian. (bae)

You Might Also Like

Ini Surga Buku Bekas di Semarang, Katanya Ada Versi KW Juga Sih

Deretan Skandal Ijazah Palsu Pejabat di Belahan Dunia

Setop Jual Hulu Ngaliyan ke Pengembang, Amerta: Akar Masalah Banjir

Kuota Sekolah Rakyat Bertambah, Orangtua Masih Ragu Lepas Anak SD

Guru Besar UGM Bongkar Anggaran MBG: Nggak Rasional, Mending Buat Tangani Bencana

TAGGED:bmkgheadlinejatengjawa tengahpeta kekeringan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cinta Qulhu Bikin Allah Sayang, Kata Gus Baha
Next Article Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (ist) Agustina Target Ekonomi Semarang Tumbuh 8,55 Persen pada 2027

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Begini Profil Rektor Unsoed, Harta Rp3,1 Miliar

TITIK API - Ilustrasi sebaran titik api yang tersebar di berbagai wilayah di Pulau Kalimantan.

Indonesia Ekspor Asap ke Malaysia! Kalimantan Landa Kalimantan, Ada 1.487 Titik Api Terpantau

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (ist)

Agustina Target Ekonomi Semarang Tumbuh 8,55 Persen pada 2027

PETA KEKERINGAN - Peta monitoring wilayah hari tanpa hujan di Jateng yang dirilis BMKG. (ist)

Jateng Makin Kering, Tiga Wilayah Sudah Lebih 100 Hari Tanpa Hujan

Cinta Qulhu Bikin Allah Sayang, Kata Gus Baha

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DESAK KAJI ULANG - Ketua DPN APTI Agus Parmuji (dua dari kiri) bersama petani tembakau dan anggota DPRD Temanggung beraudiensi dengan anggota DPR RI, desak kaji ulang regulasi tembakau yang berpotensi mematikan nasib jutaan orang.
Info

Petani-Legislator Temanggung Geruduk DPR RI: Kaji Ulang Regulasi Tembakau, Nasib Jutaan Orang Terancam

Juli 22, 2026
Info

Dua Putaran, Deg-degan, Fix! Arif Rahman Nakhodai GP Ansor Kota Semarang

Januari 6, 2026
Hukum

Nasib Bupati Bekasi: Ngilang 2 Hari, Begitu Muncul Langsung Di-OTT KPK bareng Ayahnya

Desember 19, 2025
Polisi nggelar olah TKP kecelakaan yang menewaskan Iko mahasiswa Unnes, Sabtu (6/9/2025). (Istimewa)
Hukum

Polisi Olah TKP Kecelakaan Iko di Samping Mapolda, Logis Gak Anggota Gak Tahu Nama Jalan?

September 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Makin Kering, Tiga Wilayah Sudah Lebih 100 Hari Tanpa Hujan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?