BACAAJA – Gahan Rompies, anak dari Vincent Rompies –presenter, musisi, sekaligus co-founder Vindes Media– mengikuti summer camp sepak bola di klub Serie A Italia, Como 1907. Kerennya, Gahan jadi satu-satunya orang Indonesia, bahkan Asia, yang lolos seleksi Como Summer Camps.
Oh ya, summer camp sepak bola adalah program latihan intensif liburan sekolah untuk melatih teknik, fisik, dan mental pemain muda bersama pelatih profesional. Program ini sering diadakan oleh klub bola resmi, akademi internasional, atau jenama olahraga untuk anak-anak dan remaja.
Jadi, selama Como Summer Camps, Gahan dipantau langsung oleh pelatih kepala Como Cesc Fàbregas, juga Raphael Varane, yang saat ini menjabat sebagai anggota dewan klub (board of directors) dan staf pengurus di Como 1907. Nah, Varane ini berfokus pada pengembangan pemain muda, akademi, serta program pendidikan klub.
Bacaaja: Fabregas Bebas Bangun ‘Kerajaan’ di Como, Pantesan Ogah Pindah dari Klub Keluarga Djarum
Bacaaja: Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026
“Anak gua kan bentar lagi berangkat ke Jerman. Nah, istri yang nyar-nyari, pas browsing ternyata Como lagi buka Elite Perfomance Summer Camps ini, ya sudah didaftarin. Katanya diseleksi langsung oleh Raphael Varane begitu. Alhamdulillah dia masuk,” kata Vincent, dalam video yang diunggah akun Instagram @comofootballindonesia.
Vincent boleh berbangga. Ia mengeklaim, Gahan merupakan satu-satunya orang Indonesia yang lolos seleksi Elite Performance Summer Camps Como.
“Satu-satunya orang Asia, bahkan,” ucapnya.
Sebagai ayah, Vincent ingin Gahan mempunyai banyak pengalaman dalam hidup. Bisa berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai macam negara.
“Bisa main sama orang Ghana, main sama orang Italia, sama orang Inggris dan lain-lain. Boleh jujur sih, anak gua pernah summer camp di Arsenal, Ajax, tapi mungkin ini bedanya, selama dua minggu di sini, mereka diarahkan banget kayak jadi pemain profesional begitu. Pengalaman yang berharga banget,” tegasnya.
Gahan senang banget bisa ikut Elite Perfomance Summer Camps di Como 1907. Kata dia sih, ini pengalaman seru banget. Selain bisa berlatih secara profesional di klub sepak bola, ia juga banyak punya teman baru.
“Mantap sekali ya, bisa ketemu teman-teman baru. Pengalaman dengan staf-stafnya dan pelatih-pelatihnya,” katanya semringah.
Terlebih, ia bisa berbagi lapangan dengan Cesc Fàbregas, juga Raphael Varane. Gahan mengaku banyak menimba ilmu dari keduanya dalam teknik bermain bola.
Selain itu, keindahan Como tentu jadi yang membekas dalam memori Gahan. Menurutnya, Como merupakan salah satu kota terindah yang pernah ia kunjungi.
“Nggak bisa dapat foto jelek di sini,” ujarnya. (*)

