Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Padang Diterjang Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Ikut Hanyut ke Permukiman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Padang Diterjang Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Ikut Hanyut ke Permukiman

R. Izra
Last updated: Agustus 3, 2026 7:03 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi banjir yang menghanyutkan kayu gelondongan.
Ilustrasi banjir yang menghanyutkan kayu gelondongan.
SHARE

BACAAJA, PADANG – Banjir bandang yang membawa kayu gelondongan kembali menerjang wilayah Sumatra Barat (Sumbar), tepatnya di wilayah Kota Padang.

Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) pagi bikin situasi berubah mencekam. Sejumlah kawasan diterjang banjir bandang, jalanan lumpuh, warga terjebak di rumah, hingga kayu-kayu gelondongan hanyut terbawa arus.

Air mulai naik setelah hujan turun sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Di beberapa titik, ketinggian banjir bahkan mencapai sekitar 1,5 meter atau setinggi orang dewasa.

Bacaaja: Banjir Bandang Sumatera Bisa Terulang, Ini Alarm Keras
Bacaaja: Guci Kembali Dilanda Banjir Bandang: Kali Ini Lebih Parah, Tiga Jembatan Putus

Tim BPBD Kota Padang bersama SAR langsung diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak.

Salah satu lokasi yang terdampak parah berada di Perumahan Wahana 2 Rimbo Tarok, Kecamatan Kuranji. Air keruh berwarna cokelat menggenangi permukiman. Sebuah mobil jenis minibus bahkan terlihat nyaris tenggelam.

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Guo. Sungai meluap hingga menerjang jalan dan rumah warga. Sejumlah pelajar dan warga dilaporkan sempat terjebak sebelum akhirnya dievakuasi petugas.

Yang bikin situasi makin mengkhawatirkan, banjir kali ini juga membawa material kayu berukuran besar.

Gelondongan kayu hanyut mengikuti derasnya arus Batang Kuranji hingga ke kawasan Siteba. Material itu menambah risiko bagi warga maupun kendaraan yang melintas.

Di Taluk Sikumbang, Kelurahan Sungai Lareh, air mulai masuk ke dalam rumah-rumah warga. Meski baru setinggi tumit orang dewasa, warga buru-buru menyelamatkan barang berharga, terutama peralatan elektronik, ke tempat yang lebih tinggi.

Banjir juga membuat sejumlah ruas jalan di Kota Padang tak bisa dilalui dengan normal.

Jalur Lapai menuju Gunung Pangilun dan Tunggul Hitam terendam air setinggi 30 hingga 60 sentimeter. Kendaraan pun harus berjalan pelan, bahkan beberapa memilih putar balik.

Genangan juga terjadi di kawasan Ulak Karang, termasuk di sekitar Kampus Universitas Bung Hatta.

Belum selesai sampai di situ, kawasan Gunung Sarik juga dilaporkan mengalami galodo. Air bah menghantam tepian sungai yang berbatasan dengan jalan. Longsor pun terjadi di Bukik Rumah Tigo dan menambah ancaman bagi warga sekitar.

Di Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, banjir membawa lumpur dan sedimen hingga masuk ke permukiman warga.

Sementara itu, warga di Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji, sudah mulai dievakuasi oleh tim BPBD.

Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengimbau warga yang tinggal di sekitar aliran sungai agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Warga diminta menjauh dari aliran sungai dan tetap tenang. Petugas sudah berada di lapangan,” ujarnya.

Di sisi lain, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Kota Padang hingga sore hari.

Karena itu, masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir maupun dekat sungai diminta tetap waspada dan segera melakukan evakuasi mandiri jika kondisi semakin memburuk. (*)

You Might Also Like

Jurus ‘Dokter Turun Gunung’ Jadi Sorotan Kemenkes

Kadus Humoris di Purbalingga Tewas Mengenaskan Dihajar Warga

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Pemkab Cilacap, Berkas Dibawa Keluar

4,6 Juta Warga Jateng Akses Program Cek Kesehatan Gratis, Terintegrasi dengan Speling

Adi Prayitno: Pinka Punya Magnet Politik Kuat, Efek Trah Soekarno Masih Nendang

TAGGED:banjir bandangheadlinekayu gelondonganpadangsumbar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Baru Datang, Besok Habis! Satu Tangki Air Bersih di Jabungan Tak Kuat Lawan Kemarau
Next Article Luthfi: Jangan Cuma Lulus, Peserta PKN Harus Bawa Terobosan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Investor Australia Siapkan Investasi 350 Juta Dollar AS di Batang

Pemprov Jateng Luncurkan PAUD Emas, Cegah Bullying Sejak Usia Dini

Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau TPA Putri Cempo, Senin (11/2/2026).

Sampah Soloraya Bikin Investor AS Kepincut

Luthfi: Jangan Cuma Lulus, Peserta PKN Harus Bawa Terobosan

Ilustrasi banjir yang menghanyutkan kayu gelondongan.

Padang Diterjang Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Ikut Hanyut ke Permukiman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Guru Ini Kreatif Banget, Kasih Nilainya Gak Biasa Bikin Semangat

Juni 2, 2026
Ilustrasi tari anak-anak.
Info

‘Obah Bareng Klaten’ Bahas Hak Anak dengan Cara Seru

November 22, 2025
Upaya pencarian korban hilang dan pembukaan akses jalan menggunakan alat berat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11).
Info

Banjir Sumatera: Dua Bupati di Aceh Nyerah, Tak Sanggup Tangani Bencana

Desember 1, 2025
Tentara bayaran Rusia dalam perang melawan Ukraina, Satria Arta Umbara, menangis ingin jadi WNI lagi.
Unik

Tentara Bayaran Rusia Nangis-nangis Ingin Jadi WNI (Lagi)!

Juli 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Padang Diterjang Banjir Bandang, Kayu Gelondongan Ikut Hanyut ke Permukiman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?