Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Drama Jesslyn Terkuak, Bukan Korban Penculikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Drama Jesslyn Terkuak, Bukan Korban Penculikan

Nugroho P.
Last updated: Agustus 3, 2026 10:52 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
atlet golf Jesslyn Wijaya.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus yang sempat dikira penculikan terhadap atlet golf Jesslyn Wijaya akhirnya menemui titik terang. Polisi memastikan perempuan berusia 32 tahun itu pergi atas keinginannya sendiri dan tidak menjadi korban tindak pidana.

Sebelumnya, Jesslyn dikabarkan dibawa sejumlah pria dari sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada 13 Juli 2026. Peristiwa itu sempat memicu dugaan penculikan.

Namun, hasil penyelidikan menunjukkan cerita yang sebenarnya berbeda. Polisi memastikan lima pria yang membawa Jesslyn bukan pelaku penculikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, kelima orang tersebut merupakan orang suruhan ibu kandung Jesslyn.

Setelah dijemput dari restoran, Jesslyn dibawa menuju Bandara Ahmad Yani di Semarang sebelum melanjutkan perjalanan ke luar negeri.

Polisi kemudian berhasil melacak keberadaan Jesslyn di Bangkok, Thailand. Kepastian itu diperoleh setelah penyidik menerima video pernyataan langsung dari Jesslyn.

Dalam keterangannya, Jesslyn menegaskan dirinya berada di luar negeri atas kemauan sendiri.

Karena tidak ditemukan unsur pidana, polisi memastikan penyelidikan kasus tersebut akan dihentikan setelah proses gelar perkara selesai.

Dari hasil pendalaman sementara, akar persoalan diduga berasal dari konflik di dalam keluarga.

Menurut Roby, hubungan asmara Jesslyn dengan sang kekasih menjadi pemicu utama ketegangan tersebut.

Keluarga disebut tidak memberikan restu terhadap rencana pernikahan Jesslyn dengan pria bernama Evan.

Di sisi lain, Evan mengungkapkan bahwa seluruh persiapan pernikahan mereka sebenarnya hampir selesai.

Meski begitu, ia memilih tidak mengungkap kapan tepatnya hari bahagia tersebut akan digelar.

Evan juga mengaku persoalan antara Jesslyn dan ibu kandungnya bukan hal baru. Konflik itu disebut sudah berlangsung cukup lama.

Menurutnya, saat masih tinggal bersama ibunya, Jesslyn tidak leluasa berkomunikasi dengan orang lain.

Telepon genggam, laptop, hingga iPad milik Jesslyn disebut sempat diambil sehingga ia kesulitan menghubungi keluarga maupun teman-temannya.

Tak hanya itu, Evan mengklaim Jesslyn juga tidak diizinkan bepergian sendiri dan harus selalu didampingi sang ibu.

Kondisi tersebut, menurut Evan, berdampak besar terhadap kesehatan mental calon istrinya.

Ia mengatakan Jesslyn sempat kehilangan pekerjaan dan mengalami tekanan psikologis yang berat akibat konflik keluarga.

Bahkan, Evan menyebut Jesslyn pernah beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya sebelum akhirnya memilih keluar dari rumah pada Oktober 2025 untuk menjalani hidup secara mandiri.

Meski sempat menghebohkan publik dengan dugaan penculikan, polisi kini memastikan kasus tersebut mengarah pada persoalan keluarga. Proses hukum pun akan dihentikan karena tidak ditemukan unsur tindak pidana. (*)

You Might Also Like

Begini Langkah Pemerintah Ngalahin Drama Cuaca Akhir Tahun

Banyak Utang, Eks Kepala Gudang Jual Susu Cimory Kedaluwarsa

Peduli Kesehatan Mental, Respati akan Tambah Psikolog dan Upgrade Posyandu Plus di Solo

Riset Berdampak Dosen Untag Semarang: dari Nasib Driver Online, UMKM, hingga Sampah

Agustina Minta Pangan Murah Mampir Lebih Sering ke RW

TAGGED:Jesslynpenculikan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PEMELIHARAAN JARINGAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan kegiatan Improvement All-Dielectric Self-Supporting (ADSS) pada jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Medari–Sanggrahan Tower 39 hingga Tower 42 Line A yang berlokasi di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. PLN Icon Plus Jaga Keandalan Layanan melalui Improvement Infrastruktur Jaringan di Magelang
Next Article Pikap KDMP Nongol di Mal, Faktanya Bikin Kaget

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Laut Lagi Ngambek, Nelayan Rehat Dulu

Januari 10, 2026
LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)
Info

Fakta Latsarmil KDMP: 5 Peserta Meninggal, 32 Hamil, 1 Bumil Melahirkan saat Pendidikan

Juni 29, 2026
Aksi buruh memperingati May Day di depan kantor Gubernuran, Kota Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul)
Info

Gubernur Jateng Bersyukur May Day Berjalan Tertib, Luthfi: Sinyal Positif untuk Investasi

Mei 1, 2026
Seorang peserta aksi pengumpulan donasi untuk aksi tolak kenaikan PBB di Kabupaten Pati bersitegang dengan pejabat Pemkab Pati saat barang-barang donasi yang dikumpulkan, akan diangkut Satpol PP, Selasa (5/8/2025). Foto: dok
DaerahPolitik

Gara-gara PBB Naik 250%, Pati Kembali Membara

Agustus 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Drama Jesslyn Terkuak, Bukan Korban Penculikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?