BACAAJA, SEMARANG- Ratusan warga Kelurahan Muktiharjo Kidul memadati kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (2/8/2026) pagi. Di tengah kemeriahan tersebut, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng hadir menyapa warga sekaligus memantau realisasi program bantuan operasional Rp25 juta untuk setiap RT.
Menurut Agustina, peringatan Bulan Kemerdekaan menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memastikan berbagai program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya bersyukur bisa hadir di tengah warga Muktiharjo Kidul yang begitu guyub dan antusias. Peringatan kemerdekaan ini menjadi momen berharga untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Baca juga: Bantuan Operasional RT Sisa, Fraksi PDIP Buka Suara
Agustina menjelaskan, bantuan Rp25 juta per RT telah dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan lingkungan. Mulai dari perbaikan kamera CCTV demi meningkatkan keamanan, penyelenggaraan lomba Agustusan, hingga kegiatan syukuran bersama warga.
Hingga saat ini, kata dia, penyaluran anggaran telah menjangkau lebih dari 10.000 RT dari sekitar 10.500 RT yang ada di Kota Semarang.
Kas Daerah
“Anggaran tersebut sudah cair dan digunakan warga untuk memperbaiki CCTV, menggelar lomba, hingga tumpengan. Sementara untuk wilayah yang tidak mengajukan, anggarannya dikembalikan ke kas daerah agar dapat dimanfaatkan bagi warga lain yang lebih membutuhkan,” jelasnya.
Selain memantau pelaksanaan bantuan RT, Agustina juga mengajak masyarakat terus memperkuat gerakan menjaga lingkungan melalui peran aktif kader PKK.
Pemerintah Kota Semarang, lanjutnya, tengah menyiapkan Lomba Taman Obat Keluarga (TOGA) tingkat kota yang akan digelar secara berjenjang di 16 kecamatan pada akhir 2026.
Menariknya, penilaian lomba tidak hanya melihat kelengkapan tanaman obat, tetapi juga kreativitas warga dalam mengolah hasil panen TOGA menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Baca juga: BOP RT Rp25 Juta Cair Akhir Juni
Pada kesempatan itu, Agustina turut mengapresiasi konsistensi masyarakat Muktiharjo Kidul yang aktif menjaga kebersihan lingkungan dan menjalankan berbagai program kesehatan berbasis masyarakat.
“Terima kasih kepada ibu-ibu dan seluruh warga yang terus konsisten memantau jentik nyamuk, memilah sampah, serta merawat Taman TOGA. Mari kita terus jaga lingkungan agar tetap sehat, hijau, dan rukun,” pungkasnya.
Dana bantuan memang penting. Tapi yang membuat sebuah kampung terasa hidup bukan hanya anggaran yang cair, melainkan warga yang mau bergerak bersama memanfaatkannya. Karena pembangunan paling terasa selalu dimulai dari gang depan rumah sendiri. (tebe)

