Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekolah Rusak Dikebut, Tahun Depan Tambah 100 Ribu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Sekolah Rusak Dikebut, Tahun Depan Tambah 100 Ribu

Nugroho P.
Last updated: Juli 31, 2026 7:17 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi sekolah rusak.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pemerintah memastikan program perbaikan sekolah rusak bakal terus digenjot. Setelah merevitalisasi puluhan ribu sekolah dalam dua tahun terakhir, jumlah proyek renovasi akan kembali ditambah mulai tahun depan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, sepanjang 2025 hingga 2026 pemerintah menargetkan revitalisasi lebih dari 80.000 satuan pendidikan di berbagai daerah.

Menurutnya, angka tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperbaiki fasilitas belajar yang sudah lama mengalami kerusakan.

Mu’ti mengungkapkan Presiden juga telah menyampaikan rencana penambahan sekitar 100.000 titik revitalisasi pada tahun depan. Langkah itu diharapkan bisa mempercepat pemerataan kualitas sarana pendidikan.

Dengan tambahan tersebut, pemerintah optimistis target penuntasan renovasi sekolah dapat tercapai pada akhir 2029.

Program revitalisasi tidak hanya menyasar sekolah negeri. Sekolah swasta yang memenuhi kriteria juga akan masuk dalam daftar penerima bantuan perbaikan.

Untuk tahun ini, pemerintah memprioritaskan sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat bencana. Selain itu, sekolah yang berada di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar atau wilayah 3T juga menjadi fokus utama.

Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi daerah yang mendapat perhatian khusus dalam pelaksanaan program revitalisasi tersebut.

Mu’ti menyebut lebih dari 3.000 sekolah di Pulau Sumatera sudah selesai diperbaiki atau masih dalam tahap akhir penyelesaian.

Sebagian besar sekolah yang direvitalisasi di wilayah tersebut bahkan telah rampung seratus persen dan sudah kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Dalam waktu dekat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga akan melanjutkan bantuan ke wilayah terpencil. Salah satunya adalah Kabupaten Simeulue di Aceh yang masuk dalam agenda kunjungan berikutnya.

Menurut Mu’ti, pembangunan sekolah di daerah terpencil merupakan bagian dari arahan Presiden agar seluruh anak Indonesia mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak tanpa memandang lokasi.

Selain membahas revitalisasi sekolah, kunjungannya ke Kabupaten Kudus juga diisi dengan kegiatan peningkatan literasi nasional.

Dalam kesempatan itu, Mu’ti secara simbolis melepas distribusi 5,5 juta buku yang akan dikirim ke SD dan SMP di berbagai daerah di Indonesia.

Ia juga menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Purwosari sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan inklusif.

Pemerintah berharap percepatan pembangunan infrastruktur sekolah dan penyediaan bahan bacaan dapat berjalan beriringan, sehingga kualitas pendidikan meningkat bukan hanya dari sisi gedung, tetapi juga dari akses belajar bagi para siswa. (*)

You Might Also Like

Guru Hukum Siswa Suruh Makan Lumpur, Sekolah Mendadak Riuh Didatangi Orangtua

KPK Endus Pungli pada SPMB

Atasi Blank Spot Pendidikan, Pemkot Semarang Dorong Tiga SMA Negeri Baru

Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual

Rakernas Ismapeti Desak Hilirisasi hingga Harga Unggas Dibikin Stabil

TAGGED:sekolahsekolah rusak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semen Hilang, Satu Sak Rp120 Ribu
Next Article Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla yang akrab disapa JK (tengah). (dul)

Ancaman Kekeringan Mengintai, JK Kerahkan PMI Genjot Distribusi Air Bersih

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Anomali! Cerita Perwira Polisi Pegawai KPK Peras Tersangka Korupsi Bupati Pemalang

Guys.. Nyamuk Jantan Baik, yang Hisap Darah Nyamuk Betina

Prabowo Bidik Indonesia Bebas Gunung Sampah

Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Gus Yasin: Madrasah Jangan Cuma Ajar Ilmu, Tapi Bentengi Iman Anak

Juli 5, 2026
Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist)
Info

Dampak Banjir di Jateng, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama

Februari 8, 2026
Pendidikan

Kayu Sisa Disulap Jadi Barang Keren, Siswa Ikut Bangga

April 11, 2026
Pendidikan

Guru Ini Kreatif Banget, Kasih Nilainya Gak Biasa Bikin Semangat

Juni 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekolah Rusak Dikebut, Tahun Depan Tambah 100 Ribu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?