Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Antisipasi Kekeringan, Kementan Tambah 5.000 Pompa di Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Antisipasi Kekeringan, Kementan Tambah 5.000 Pompa di Jateng

Pemerintah pusat menyiapkan ribuan pompa air agar lahan pertanian tetap produktif dan target panen nasional tidak ikut mengering.

T. Budianto
Last updated: Juli 21, 2026 5:54 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SAWAH KERING: Seorang petani berjalan di lahan sawah miliknya yang mengering di Desa Kedung Kelor, Kabupaten Tegal, musim kemarau beberapa tahun lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BREBES- Ancaman kekeringan yang mulai membayangi musim kemarau langsung direspons Kementerian Pertanian. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan Jateng akan mendapat total 7.000 unit pompa air untuk membantu petani menjaga pasokan air irigasi.

Kepastian itu disampaikan Amran saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan peternakan sapi perah terpadu di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Senin, (20/7/2026).

“Pompa dan irpom (irigasi perpompaan), bantu semuanya. Jangan sampai petani Jateng kekurangan pompa dan kekurangan air,” tegas Amran. Tak hanya pompa, Kementerian Pertanian juga menyiapkan berbagai bantuan lain berupa benih padi dan jagung serta alat mesin pertanian seperti traktor untuk mendukung produktivitas petani selama musim kemarau.

Baca juga: Gaspol Kemandirian Pangan, Pemprov Jateng Apresiasi Kolaborasi Hulu-Hilir

Amran bahkan langsung menambah alokasi bantuan setelah memastikan distribusi sebelumnya berjalan. “Sudah ada 2.000 pompa itu sudah sampai belum? Nanti aku tambah lagi lima ribu. Jadi sekarang 7.000 dulu. Air merupakan salah satu faktor penting agar produktivitas petani tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Amran juga memberi apresiasi kepada Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi yang dinilai konsisten menjaga sektor pertanian tetap produktif di tengah tantangan cuaca. Menurutnya, Jateng saat ini menjadi salah satu penyangga utama ketahanan pangan nasional.

Target Naik

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, produksi padi Jateng sepanjang 2025 mencapai 9,7 juta ton, atau menyumbang sekitar 15,6 persen kebutuhan beras nasional. Pada 2026, pemerintah pusat menaikkan target produksi menjadi 10,5 juta ton.

Untuk mengejar target tersebut, Pemprov Jateng bersama pemerintah kabupaten/kota menggandeng Kementerian ATR/BPN menjaga keberadaan lahan sawah yang dilindungi agar tidak beralih fungsi.

Baca juga: Kekeringan Mengintai, Ada Wilayah Jateng Dua Bulan Nggak Hujan

“Jateng merupakan lumbung pangan nasional sehingga lahan pertaniannya harus kita pertahankan. Oleh karena itu kami mohon agar diberikan bantuan pompa air untuk Jateng guna menjaga provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional,” kata Ahmad Luthfi.

Selain menjaga ketersediaan air, langkah itu juga diharapkan mampu membuat petani tetap bisa menanam meski musim kemarau berlangsung lebih panjang dari biasanya. (tebe)

You Might Also Like

Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat

Iran Akui Ali Khamenei Gugur Diserang AS-Israel, Siapkan Balas Dendam Paling Ganas

Tentara Bayaran Rusia Nangis-nangis Ingin Jadi WNI (Lagi)!

UGM Kenalkan Beras Presokazi, Inovasi Pangan yang Bantu Cegah Stunting

Piala U-13 Semarang Jadi Jalan Ninja ke Sepak Bola Profesional

TAGGED:headlinekekeringankementanpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rahasia Tidur Pulas Ternyata Dimulai Sejak Siang
Next Article Jangan Keliru, Tiga Sekolah Ini Beda Jalur

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Megawati: “Kudatuli Bukan Debu Sejarah, Itu Luka Demokrasi yang Belum Selesai”

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Pendaftaran SMA Unggul Garuda Diperpanjang, Seminggu Lagi

Maret 1, 2026
Daerah

Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis

Januari 19, 2026
Hukum

Hukuman Diperberat, Andhi Pusing Mikir Cara Balikin Rp152 Miliar Duit Korupsi ke Pemda Cilacap

April 16, 2026
Ilustrasi armada BRT Trans Jateng.
Info

Trans Jateng Beroperasi di Temanggung 2027? Dishub Ungkap Hal Ini

Januari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Antisipasi Kekeringan, Kementan Tambah 5.000 Pompa di Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?