Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tambah Banyak, Penerima Bisyaroh di Kota Semarang Nyaris 10 Ribu Orang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tambah Banyak, Penerima Bisyaroh di Kota Semarang Nyaris 10 Ribu Orang

Mereka jarang tampil di panggung, tapi selalu hadir saat masyarakat membutuhkan. Dari mengajar mengaji, merawat masjid, sampai mengurus jenazah.

T. Budianto
Last updated: Juli 8, 2026 6:12 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SALAMI MODIN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyalami para modin yang mengikuti pengukuhan pengurus Paguyuban Pengurus Jenazah Semarang (P2JS), Selasa (7/7/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang menambah jumlah penerima bisyaroh untuk para penggerak keagamaan dan layanan sosial. Di era Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti, jumlah penerimanya naik dari 6.572 orang pada 2025 menjadi 9.992 orang pada 2026.

Penerima bisyaroh itu mencakup modin, guru mengaji, guru madrasah diniyah, guru raudhatul athfal, sampai petugas kemakmuran masjid atau marbot.  Kebijakan ini disebut sebagai bentuk perhatian Pemkot kepada orang-orang yang selama ini kerja senyap di tengah masyarakat.

Baca juga: Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta

Agustina bilang, para penggerak keagamaan punya peran besar dalam menjaga kehidupan sosial warga. Karena itu, menurut dia, sudah seharusnya pemerintah memberi dukungan buat mereka yang selama ini mengabdi dengan ikhlas.

“Peran modin, guru ngaji, guru madrasah, marbot, dan penggerak keagamaan lainnya itu besar sekali. Mereka ikut menjaga harmoni sosial dan membangun karakter masyarakat, jadi memang layak dapat perhatian,” kata Agustina, Selasa (7/7/2026).

Dari data Pemkot, kenaikan penerima bisyaroh terjadi di beberapa kelompok. Guru LPQ naik dari 3.000 jadi 4.000 orang, guru Madin dari 1.000 menjadi 1.390 orang, sedangkan marbot bertambah dari 531 menjadi 885 orang.

Tambahan Penerima

Ada juga tambahan penerima baru dari kalangan guru Raudhatul Athfal. Sebanyak 320 guru RA yang tergabung dalam IGRA untuk pertama kalinya mulai menerima bisyaroh dari Pemkot Semarang.

Khusus untuk modin, Agustina menegaskan mereka tetap mendapat bisyaroh Rp1 juta per bulan yang dicairkan tiap tiga bulan sekali. Dia bahkan menyebut semua modin di Kota Semarang harus bisa masuk dalam skema penerima bantuan itu.

“Modin ini menjalankan tugas kemanusiaan yang nggak ringan. Mereka hadir saat warga sedang berduka, jadi pemerintah harus memberi dukungan dan penghargaan yang layak,” ujarnya.

Baca juga: Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang

Komitmen itu disampaikan Agustina saat menghadiri pengukuhan pengurus Paguyuban Pengurus Jenazah Semarang (P2JS) atau modin Kota Semarang periode 2026-2031 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

Banyak pekerjaan yang nilainya tak bisa diukur dari seberapa sering masuk kamera. Kadang justru yang paling berjasa adalah mereka yang hadir ketika semua orang sedang bersedih. Bisyaroh memang bukan balasan atas pengabdian, tapi setidaknya menjadi pengingat bahwa kerja sunyi juga pantas dihargai. (bae)

You Might Also Like

Semarang Nggak Drama: Mudik Padat, Balik Ramai, Tapi Lalu Lintas Tetap “Waras”

Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, Respati: Kerukunan Etnis di Solo Makin Solid

Cerita Becak Listrik Bantuan Prabowo di Brebes Ditarik Lagi Gara-gara Pilkades

Kopdes Merah Putih Dapat Suntikan Baru, Skema Dana Makin Fleksibel

Respati Buka Pintu Lebar buat Pelaku Kreatif di Solo: No Pungli, No Ribet

TAGGED:agustina wilujengbisyarohheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bawahan Bupati Sudewo Ubah BAP, KPK Ingatkan Risiko Pidana
Next Article PSI Jateng Respons Rumor Hendi, Tegaskan Partai Terbuka untuk Siapa Saja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rumah Panggung Tetap Dijaga, Kampung Tajur Makin Pikat Wisatawan

Kemarau Bikin Waswas, Ribuan Warga Cilacap Mulai Antre Air Bersih

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Polri Nomor Satu! Intitusi Kepolisian Paling Korup se-Asia Tenggara

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

Surat Megawati Tegaskan Posisi Politik PDIP, Seperti Apa?

PSIS Borong Tiga Rekrutan Sekaligus, Sinyal Ngebut ke Super League?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TAHANAN KASUS KORUPSI - Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijo, ditahan terkait kasus korupsi BUMD Cilacap. Widi menjadi ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2014. (ist)
Hukum

Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap

Juni 4, 2026
Info

Imbas Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 2 Kereta dari Semarang Tujuan Jakarta Batal Berangkat

April 28, 2026
Info

Puluhan Ribu Arsip Kuno Jateng Alih ke Digital

Januari 22, 2026
Direktur Utama Bank Pasar Kota Semarang, Novi Anton, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (10/3/2026). (bae)
Hukum

Biang Ruwet Nih! Oknum Pegawai Bank Pasar Semarang Minta Fee ke Nasabah

Maret 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tambah Banyak, Penerima Bisyaroh di Kota Semarang Nyaris 10 Ribu Orang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?