Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga dan DPU Ungkap Fakta Berbeda Ihwal Debu Jalan Rusak di Kalipancur, Siapa yang Benar?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Warga dan DPU Ungkap Fakta Berbeda Ihwal Debu Jalan Rusak di Kalipancur, Siapa yang Benar?

Truk pengangkut galian C yang kerap melintas di Kalipancur bikin jalan rusak. Kesaksian warga dan DPU Kota Semarang saling bertolak belakang.

R. Izra
Last updated: Juli 8, 2026 5:57 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
JALAN RUSAK - Beberapa titik Jalan Untung Suropati Kalipancur yang rusak dan menimbulkan banyak debu dan membahayakan pengendana, Selasa (7/7/2026). Menurut warga, jalan baru diperbaiki lalu rusak lagi setelah terus-terusan dilintasi truk pengangkut galian C. (dul)
JALAN RUSAK - Beberapa titik Jalan Untung Suropati Kalipancur yang rusak dan menimbulkan banyak debu dan membahayakan pengendana, Selasa (7/7/2026). Menurut warga, jalan baru diperbaiki lalu rusak lagi setelah terus-terusan dilintasi truk pengangkut galian C. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ada dua versi berbeda yang saling bertolak belakang antara kesaksian warga Kalipancur dan pernyataan DPU Kota Semarang. Mana yang valid?

Penanganan debu di Jalan Untung Suropati, Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, memunculkan dua versi yang berbeda. Warga mengaku belum pernah melihat adanya penyiraman untuk mengurangi debu akibat lalu lalang truk galian C. Namun, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang memastikan penyiraman sudah dilakukan menggunakan mobil tangki.

Keluhan warga berawal dari kondisi jalan yang rusak di sejumlah titik. Selain berlubang dan bergelombang, debu yang beterbangan setiap hari disebut semakin mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim kemarau.

Arif (35), penjual angkringan di dekat SPBU Kalipancur, mengatakan persoalan debu menjadi keluhan utama masyarakat.

Bacaaja: Warga Keluhkan Jalan Kalipancur Rusak Lagi: Baru Ditambal 3 Hari, Dihajar Truk Langsung Jebol!
Bacaaja: Longsor Kalipancur Makin Melebar, Warga Semarang Was-was Jalan Ikut Ambrol

“Kalau siang debunya sangat banyak. Harusnya ada penyemprotan atau penyiraman supaya tidak beterbangan. Selama saya di sini belum pernah ada penyiraman,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan perbaikan total jalan belum bisa dilakukan karena ruas tersebut masih dilintasi truk dengan muatan yang melebihi kapasitas kelas jalan.

“Memang belum dilakukan perbaikan total mengingat masih banyak truk dengan tonase yang melebihi kelas jalan. Untuk penindakan terhadap kendaraan tersebut bukan ranah kami. Kemarin juga sudah ada rilis Ibu Wali Kota melalui Humas terkait persoalan itu,” jelasnya melalui pesan WhatsApp.

Meski begitu, menurut Suwarto, DPU tetap melakukan penanganan secara bertahap.

“Upaya perbaikan jalan terus kami lakukan secara parsial,” katanya.

Terkait debu yang dikeluhkan warga, Suwarto menegaskan penyiraman sudah menjadi bagian dari upaya penanganan.

“Untuk debu dilakukan penyiraman dengan mobil tangki,” ujarnya.

Namun saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai lokasi, jadwal, maupun frekuensi penyiraman, DPU belum memberikan penjelasan tambahan hingga berita ini ditulis. (dul)

You Might Also Like

Curhat ke AI Bisa Jadi Bumerang Remaja

Militer Israel Serang Sesama Anggota BoP, Satu Personel TNI di Lebanon Gugur

Powerbank Ngamuk di Udara, Pesawat Mendarat Darurat

Kesaksian Pengunjung Semarang Zoo: Makin Rapi, Satwa Tampak Lebih Sehat

Maaf Lebaran Lewat Chat, Cukup Nggak Sih Sebenarnya?

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SPMB, Pemprov Jemput Bola 5.000 Siswa Miskin Ekstrem
Next Article Jateng Perkuat Pencegahan HIV Lewat Edukasi dan Konseling Gratis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sidat Citanduy Jadi Jalan Baru Warga Sidamukti

Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Rektor Unsoed Kena OTT, Siapa Tanda Tangan Ijazah?

OMAH KEBOEN--Pengelola sedang memupuk tanaman di Omah Keboen di Jalan Wonodri Sendang Raya, Kota Semarang. (ist)

Hikayat Omah Keboen: dari Bank Sampah Jadi Pertanian Terpadu di Tengah Kota Semarang

PESAWAT CITILINK‐-Pesawat Citilink terparkir di apron Bandara Ahmad Yani Semarang. (ist)

Citilink Tambah Penerbangan Semarang-Jakarta, Pilihan Jam Makin Banyak

PEMERAN UMKM--UMKM mengikuti pemeran produk pada ajang WARASVERSE 2026 di The Park Mall Semarang, 21–23 Agustus 2026. (ist)

Jelang MTQ Nasional di Semarang, Agustina Siapkan UMKM Bersertifikat Halal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi mengecam kinerja pemerintah yang lambat dalam menangani persoalan terisolasinya 4ribu warga masyarakat Enggano Bengkulu Sumatera.
Unik

Akses Logistik Terisolasi, 4.000 Warga Enggano Hidup Tanpa Kepastian

Juni 25, 2025
Unik

Layar Pendek, Mimpi Panjang dari Semarang

Desember 20, 2025
Ilustrasi keanekaragaman hayati Indonesia.
Unik

KLH Akui Keanekaragaman Hayati di Indonesia Terus Menurun, Bagaimana dengan Raja Ampat?

Juni 25, 2025
Tips

Ngincer Kursi ASN? Intip Dulu Rundown Syarat CPNS 2026

Desember 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga dan DPU Ungkap Fakta Berbeda Ihwal Debu Jalan Rusak di Kalipancur, Siapa yang Benar?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?