Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sidang Sudewo Tetap Jalan, Pendukung Boleh Demo Asal Kalem
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Sidang Sudewo Tetap Jalan, Pendukung Boleh Demo Asal Kalem

Pendukung Bupati nonaktif Pati, Sudewo, masih boleh menggelar aksi di depan Pengadilan Tipikor Semarang. Namun, pengadilan memberi garis tegas: unjuk rasa dipersilakan selama tidak berubah jadi kericuhan yang mengganggu jalannya persidangan.

T. Budianto
Last updated: Juli 5, 2026 7:14 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DEMO SIDANG: Massa pendukung Bupati Sudewo menggelar aksi demonstrasi di depan Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pengadilan masih memberi lampu hijau buat para pendukung Bupati nonaktif Pati, Sudewo, yang mau menggelar aksi di depan Pengadilan Tipikor Semarang. Tapi ada syaratnya: jangan bikin ribut biar nggak mengganggu jalannya sidang.

Juru bicara pengadilan, Hadi Sunoto bilang, kesepakatan itu sudah dibahas bareng perwakilan massa aksi dan kepolisian dalam pertemuan, Jumat (3/7/2026).  Sehingga, aksi tetap boleh digelar saat sidang lanjutan Sudewa asalkan suasananya tetap kondusif.

Baca juga: Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

“Silakan menyampaikan aspirasi, tapi jangan sampai mengganggu persidangan,” kata Hadi, Minggu (5/7/2026). Pengadilan juga memastikan sidang dugaan korupsi yang menjerat Sudewa tetap digelar secara tatap muka. Jadi, meski di luar gedung ada aksi dukungan, proses sidang di dalam ruang pengadilan tetap jalan seperti biasa.

Hadi mengingatkan, Pengadilan Tipikor bukan cuma dipakai untuk menyidangkan perkara Sudewa. Ada banyak perkara korupsi lain yang juga berjalan, jadi massa diminta tidak bertindak berlebihan apalagi sampai bikin gaduh.

Salah satu aturan yang ditekankan pengadilan adalah soal penggunaan pengeras suara. Massa aksi tidak dilarang datang, tapi volume sound system tak boleh kelewat keras sampai suara sidang ikut tenggelam.

Evaluasi Aksi

Pengadian Negeri (PN) Semarang juga memberi sinyal, izin aksi itu bisa dievaluasi kalau situasi kembali memanas. Kalau suasana di lapangan lagi-lagi tak terkendali, sidang Sudewo bukan tidak mungkin dipindah ke skema daring.

“Kalau kembali tidak kondusif, persidangan bisa dimungkinkan dilakukan secara daring karena mekanismenya sudah memungkinkan,” ujar Hadi.

Sudewo sendiri saat ini diadili dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek-proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Nilainya tak main-main, totalnya disebut mencapai Rp3,8 miliar.

Baca juga: Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan

Tak cuma itu, Sudewo juga didakwa menerima Rp2,4 miliar dari proses pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati pada kurun 2025 hingga 2026.  Perkara itu kini masuk tahap pembuktian setelah majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan pihak Sudewa.

Menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga. Namun, ketika suara pengeras lebih nyaring daripada suara hakim, yang tenggelam bukan hanya jalannya sidang, tetapi juga esensi menghormati proses hukum. (bae)

You Might Also Like

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Kursi Komisi Informasi Jateng Dibanjiri Peminat

Polisi Klaim Kasus Iko Unnes Murni Kecelakaan, CCTV Masih Disimpan Rapat-Rapat

Semarang Berubah Jadi Panggung Keberagaman Saat Pawai MTQ

Duel Dua Wartawan Senior Berebut Kursi PWI 1 Jateng 2025-2030

TAGGED:headlinepemkab patipengadilan tipikor semarangsidang sudewo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gus Yasin: Madrasah Jangan Cuma Ajar Ilmu, Tapi Bentengi Iman Anak
Next Article Lorensius Amanat Sabda Siap Buru Tiket Promosi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Drone Thermal Brimob Bongkar Titik Panas TPA Jatibarang

Pexi Jateng Dukung Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Xiangqi Asia 2028

Jateng Rancang Ekosistem Industri Halal, Investor Luar Daerah Dibidik

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bappeda Jateng) Yusmanto.

Sayung Masuk Prioritas Giant Sea Wall Sepanjang 298 Km

7.990 Atlet Ikuti Porprov Jateng XVII, 2.769 Medali Diperebutkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Coach Andri: “Gas Terus, Tapi Jangan Lupa Rem!”

Maret 30, 2026
Hukum

Jejak Pelarian Taufik Mentok, Polisi Akhirnya Menangkapnya di Majalaya Bandung

Juni 23, 2026
Pendidikan

Semarang Dukung PAUD Emas, Siapkan Bocil Jadi Generasi 2045

Oktober 18, 2025
Gerakan #StopTotTotWukWuk jadi simbol perlawanan rakyat terhadap sirene dan strobo ilegal yang bikin jalan raya jadi panggung arogansi. DPR desak Polri bertindak tegas tanpa pandang bulu, karena tertib lalu lintas artinya menghargai nyawa dan martabat semua orang.
Hukum

Sirene Ilegal, Strobo Imitasi, Jalanan Jadi Panggung Arogansi: Publik Teriak “Stop Tot-Tot Wuk-Wuk!”

September 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sidang Sudewo Tetap Jalan, Pendukung Boleh Demo Asal Kalem
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?