Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Di Ponpes Mujahidin, Bupati Temanggung dan Ratusan Lansia Ikhtiar Menjaga Tradisi Suluk Suro
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Di Ponpes Mujahidin, Bupati Temanggung dan Ratusan Lansia Ikhtiar Menjaga Tradisi Suluk Suro

Tradisi Suluk Suro telah hidup lintas generasi sejak dirintis KH Mandhur, ulama kharismatik sekaligus pejuang Barisan Bambu Runcing Parakan.

R. Izra
Last updated: Juni 30, 2026 3:23 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
MEGHIDUPI TRADISI - Bupati Temanggung Agus Gondrong turut menghadiri tradisi Suluk Suro di Pondok Pesantren Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) Mujahidin, Temanggung.
MEGHIDUPI TRADISI - Bupati Temanggung Agus Gondrong turut menghadiri tradisi Suluk Suro di Pondok Pesantren Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) Mujahidin, Temanggung.
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Datangnya bulan Suro atau Muharram dalam masyarakat Jawa disambut dengan berbagai tradisi dan ritual religi.

Saat sebagian orang menyambut datangnya Bulan Suro dengan berbagai tradisi budaya, ratusan lansia justru memilih menepi dari hiruk pikuk kehidupan.

Mereka datang dari berbagai daerah menuju Pondok Pesantren Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) Mujahidin, Temanggung, mengikuti gelaran Suluk Muharram.

Bacaaja: Temui Massa Aksi, Bupati Temanggung Agus Gondrong Nyanyi Darah Juang bareng Demonstran
Bacaaja: Ikhtiar Spiritual Petani Tembakau Temanggung: Doa Bersama Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin

Selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 Suro, para jamaah menjalani khalwat atau menyepi. Bukan untuk berlibur, melainkan mengosongkan diri dari kesibukan duniawi, memperbanyak ibadah, sekaligus melakukan muhasabah agar hati kembali bersih.

Mayoritas peserta berusia di atas 50 tahun. Meski usia tak lagi muda, semangat mereka untuk ngangsu kawruh dan menjaga tradisi yang diwariskan para ulama terdahulu tetap menyala.

Tradisi Suluk Suro di Ponpes TQN Mujahidin sendiri bukanlah amalan yang baru tumbuh. Ia telah hidup lintas generasi sejak dirintis pendiri pondok, Simbah KH Mandhur, ulama kharismatik sekaligus pejuang Barisan Bambu Runcing Parakan.

Estafet itu kemudian diteruskan KH Achmad Bandanudji, hingga kini dirawat oleh KH Musa Effendy bersama Gus Noor Muhammad Ayyub.

Di tengah suasana yang khusyuk, Bupati Temanggung Agus Setyawan datang menyapa para jamaah. Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong itu mengaku bahagia melihat tradisi tersebut tetap terjaga hingga sekarang.

“Saya nderek mangayubagya, panjenengan semua ternyata masih berkenan untuk melanjutkan dan istikamah menjalankan apa yang dahulu diwasiatkan oleh Simbah Mandhur. Majelis seperti ini adalah majelis yang sangat luar biasa, karena mengarahkan kita semua agar bisa selamat di dunia maupun di akhirat,” ujarnya, belum lama ini.

Momen itu juga membawa Agus Gondrong bernostalgia. Ia bercerita, sejak kecil sudah akrab dengan lingkungan Ponpes Mujahidin karena sering diajak sang nenek berkunjung ke kawasan tersebut.

“Sejak masih kecil dulu, saya sering diajak oleh simbah putri saya kalau kebetulan mampir ke daerah sini. Makanya, saya pun di sini masih sama-sama belajar dari Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian,” kata politikus PDIP itu.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes TQN Mujahidin, Gus Noor Muhammad Ayyub, menjelaskan Suluk Muharram merupakan perjalanan spiritual untuk membersihkan hati dari berbagai sifat tercela sekaligus memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Menurutnya, dalam tradisi TQN, hubungan ruhani antara jamaah dengan mursyid menjadi bagian penting yang membimbing perjalanan spiritual selama menjalani suluk.

“Suluk Muharram ini esensinya berfokus pada pembersihan hati dari sifat tercela serta melakukan muhasabah. Hubungan ruhani dengan mursyid dalam tradisi TQN ini menjadi pilar penting untuk membimbing perjalanan spiritual jamaah,” jelasnya.

Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, tradisi Suluk Suro di Ponpes Mujahidin menjadi pengingat bahwa ada ruang untuk berhenti sejenak, menenangkan hati, dan kembali memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta. Bagi para jamaah, menjaga tradisi ini bukan sekadar meneruskan warisan ulama, tetapi juga merawat perjalanan batin yang telah mereka jalani selama bertahun-tahun. (*)

You Might Also Like

Jenderal Uganda Bikin Heboh, Ultimatum Aneh Tuai Sorotan Dunia, Pingin Gadis Turki Juga..

Beginilah Kondisi Rumah T di Sleman Usai Digeruduk Ratusan Driver Ojek Online

High-Tech Cameras for Photography Buffs

Joget di Ruang Operasi, Perawat Ini Viral

Operasi Sindoor: Serangan Udara India yang Dipertanyakan Efektivitasnya

TAGGED:agus gondrongBupati Temanggungpdipsuluk muharramsuluk surosuronan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi pesilat menggelar konvoi dengan mengendarai sepeda motor. Konvoi Pesilat di Boyolali Ricuh: 4 Orang Kena Bacok, Bengkel Dirusak, Motor Dibakar
Next Article SIDANG: Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersiap menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Senin (5/1/2026). (Foto: Ist) Nadiem Dihukum 10 Tahun Penjara: Hakim Singgung Mens Rea, Ada Niat Jahat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Down Syndrome Bisa Diintip Sejak Awal Hamil

Kuliner Jadi Magnet Baru Wisata Indonesia

MABA UNNES--BEM Unnes mengunggah postingan duka cita atas meninggalnya maba saat berangkat ospek. (ist)

Unnes Dihujani Kritik: Gelar Ospek Dini Hari sebelum Subuh, Picu Korban Jiwa

Siswa SDN 1 Karangrowo Sulap Eceng Gondok Menjadi Vas Bunga

OSPEK UNNES--Mahasiswa baru Unnes memasuki kampus untuk mengikuti Ospek meski hari masih gelap. (ist)

Ospek Dini Hari Unnes Telan Korban Jiwa, Maba Tewas Kecelakaan saat Berangkat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Dua Pesilat Jateng Sumbang Emas

Juni 2, 2025
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (Ist)
Unik

Pengembangan Koperasi Merah Putih di Semarang, Agustina Gandeng Brida: Banyak Peluang Bisa Diambil

Juli 4, 2025
Viral

Lagu Siti Mawarni Viral Sumut Bikin Heboh, Liriknya Ngena Banget

April 26, 2026
HukumViral

Libur Usai, ASN Jambi Malah Kena Sanksi Tegas

Maret 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Di Ponpes Mujahidin, Bupati Temanggung dan Ratusan Lansia Ikhtiar Menjaga Tradisi Suluk Suro
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?