Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bahlil Plintat-plintut soal Pasokan Batu Bara ke PLN, Sempat Bilang Aman Kini Akui Kurang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Bahlil Plintat-plintut soal Pasokan Batu Bara ke PLN, Sempat Bilang Aman Kini Akui Kurang

Sejumlah wilayah di Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik bergilir. Pernyataan Bahlil soal pasokan batu bara ke pembangkit listrik jadi sorotan.

R. Izra
Last updated: Juni 20, 2026 8:35 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
JADI SOROTAN - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
JADI SOROTAN - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PLN menjadi sorotan. Dalam rentang waktu sepekan, Bahlil menyampaikan dua pernyataan yang dinilai berbeda terkait kondisi pasokan batu bara nasional.

Sorotan muncul setelah sejumlah wilayah di Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik bergilir dalam beberapa hari terakhir. Saat itu, publik mempertanyakan apakah gangguan pasokan batu bara menjadi salah satu penyebab terganggunya pasokan listrik.

Pada 11 Juni 2026, Bahlil secara tegas membantah anggapan bahwa pemadaman listrik berkaitan dengan kelangkaan batu bara. Ia menegaskan pasokan batu bara nasional dalam kondisi aman karena pemerintah telah menetapkan kewajiban pasokan domestik atau Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 170 juta ton.

Bacaaja: Viral Arief Rosyid soal Bahlil: Jangankan Benar, Salah pun Kita Bela!
Bacaaja: Pemadaman Listrik Bergilir Bikin Peternak Ayam Ketar-ketir, PLN Jateng Buka Suara

“Kita sudah punya penugasan 170 juta ton. Kalau dikatakan batu bara langka, itu tidak benar,” kata Bahlil saat konferensi pers di Istana Kepresidenan.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menyebut gangguan listrik yang terjadi murni disebabkan persoalan teknis pada pembangkit milik PLN, bukan karena masalah ketersediaan bahan bakar.

Namun beberapa hari kemudian, tepatnya pada 15 hingga 18 Juni 2026, Bahlil justru mengungkap adanya kendala dalam pemenuhan kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik PLN.

Ia menjelaskan kebutuhan batu bara PLN sepanjang 2026 mencapai sekitar 154 juta ton. Akan tetapi, hingga pertengahan tahun baru sekitar 134 juta ton yang berhasil dikontrak sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 18 hingga 20 juta ton.

Tak hanya itu, Bahlil juga mengakui adanya persoalan kualitas batu bara domestik, khususnya untuk jenis batu bara kalori menengah sekitar 5.200 kcal/kg yang banyak digunakan oleh pembangkit PLN.

Kondisi tersebut membuat pemerintah harus turun tangan dengan membentuk tim khusus yang bertugas mengawal proses pengadaan batu bara agar kebutuhan pembangkit dapat terpenuhi.

Meski mengakui adanya kekurangan kontrak pasokan, Bahlil tetap memastikan kondisi kelistrikan nasional akan tetap aman dan tidak akan terjadi pemadaman listrik kembali.

“Insya Allah tidak (ada pemadaman lagi),” ujarnya pada 18 Juni 2026.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian ESDM bersama PLN, BPKP, Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara membentuk tim pengawasan pengadaan batu bara.

Menurut Bahlil, langkah itu dilakukan untuk memastikan batu bara yang sudah mendapat penugasan benar-benar sampai ke pembangkit listrik dan tidak terhambat dalam proses distribusi.

“Jangan barang sudah ada, ESDM sudah memberikan penugasan kepada PLN, tapi kalau tidak dieksekusi kan enggak sampai di power plant,” kata Bahlil di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (18/6/2026).

Perbedaan pernyataan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan publik. Sebab pada awalnya pemerintah menyebut tidak ada persoalan pasokan batu bara, tetapi beberapa hari kemudian mengakui masih terdapat kekurangan kontrak pasokan hingga puluhan juta ton serta kendala pada kualitas batu bara yang dibutuhkan pembangkit.

Meski demikian, pemerintah menegaskan pasokan energi untuk pembangkit listrik tetap dalam kondisi terkendali dan berbagai langkah perbaikan tengah dilakukan untuk memastikan gangguan serupa tidak kembali terjadi. (*)

You Might Also Like

Anggota DPR RI dari Golkar Eks Bupati Karanganyar Disebut Nikmati Duit Proyek Masjid Agung

Sidang MK Memanas, MBG Disebut Geser Prioritas Pendidikan

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dua Ton Harapan dari Semarang: FK Unnes Kirim Bantuan ke Aceh

Dari Rob Jadi Lumbung Padi! Kota Pekalongan Sulap Lahan Mati Jadi Sawah Produktif

TAGGED:bahlilbatu baraheadlinepemadaman listrikpln
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gus Yasin: Saatnya Dakwah Bukan Cuma di Mimbar, tapi Juga di Pasar
Next Article ILUSTRASI--Halte modern di tengah jalan dan Jalur khusus warna merah untuk Trans Semarang. (ist) Pakar Bocorkan Rencana Proyek Halte Modern dan Jalur Khusus Trans Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.

Senggol PDIP soal Sikap Politik, Jazilul PKB: Kami Semua Sedang Berjuang Keras

Apindo Dorong Jateng Jadi Pusat Investasi Baru

Siapa yang Lapar? Pengusaha SPPG Protes MBG Dihentikan saat Libur Sekolah

Biar Nggak Lagi Jadi “Kolam Dadakan”, Drainase Simpang Lima Dibenahi

Takut Lapor? Pemprov dan LPSK Siapkan “Tameng” untuk Saksi dan Korban

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab

Juni 15, 2026
Warga Aceh kibarkan bendera putih, mereka nyerah bantuan seret.
Info

Pemerintah Keras Kepala Tak Mau Tetapin Status Bencana Nasional, Muhammadiyah Menggugat!

Desember 19, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi serahkan cindera mata kepada Kusuma Refa Haratama, Dosen D4 Transportasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Respati ngundang Refa buat duduk bareng bahas optimalisasi layanan transportasi di Kota Bengawan.
Info

Berawal Saling Senggol di Medsos, Respati Undang Dosen Unesa Bahas Optimalisasi Transportasi Solo

Januari 29, 2026
Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka saat rapat dengar pendapat dengan akademisi terkait dengan pembahasan RUU BUMN. Foto: dok.
Ekonomi

Revisi UU BUMN: DPR Sepakat BUMN Harus Transparan & Bebas Rangkap Jabatan

September 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bahlil Plintat-plintut soal Pasokan Batu Bara ke PLN, Sempat Bilang Aman Kini Akui Kurang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?