Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Operasi Langit Digeber, Kalteng Ngebut Cegah Karhutla Sebelum Makin Meluas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Operasi Langit Digeber, Kalteng Ngebut Cegah Karhutla Sebelum Makin Meluas

Langkah ini dilakukan setelah sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah mengalami periode tanpa hujan hingga 30 hari. Kondisi tersebut membuat lahan semakin kering sehingga berpotensi memicu munculnya titik api apabila tidak segera diantisipasi.

Nugroho P.
Last updated: Juni 18, 2026 9:56 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi modifikasi hujan.
SHARE

BACAAJA, KALIMANTAN – Operasi modifikasi cuaca mulai dijalankan di Kalimantan Tengah sebagai langkah cepat menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meningkat memasuki musim kemarau 2026. Pemerintah memprioritaskan penyemaian awan di kawasan lahan gambut yang dinilai paling rentan terbakar.

Langkah ini dilakukan setelah sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah mengalami periode tanpa hujan hingga 30 hari. Kondisi tersebut membuat lahan semakin kering sehingga berpotensi memicu munculnya titik api apabila tidak segera diantisipasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalimantan Tengah, Alpius Patanan, mengatakan operasi modifikasi cuaca menjadi bagian dari penanganan darurat karhutla tahun 2026 yang melibatkan pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurut Alpius, operasi ini merupakan langkah preventif agar hujan dapat turun lebih cepat di kawasan yang mulai mengalami kekeringan panjang, terutama pada hamparan lahan gambut yang selama ini menjadi titik rawan kebakaran.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi, BNPB menunjuk PT Arjuna Cakrawala Perkasa sebagai penyedia jasa penerbangan. Sebuah pesawat Cessna Grand Caravan 208B EX dengan registrasi PK-FPU telah disiagakan di Bandara Tjilik Riwut dan dijadwalkan beroperasi pada periode 15 hingga 19 Juni 2026.

Pesawat tersebut akan digunakan untuk melakukan penyemaian awan di sejumlah wilayah yang memiliki potensi hujan. Harapannya, curah hujan dapat meningkat sehingga kelembapan lahan tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung.

Fokus utama operasi diarahkan ke kawasan lahan gambut yang membentang dari wilayah tengah hingga selatan Kalimantan Tengah. Area tersebut selama ini dikenal memiliki risiko tinggi mengalami kebakaran saat curah hujan menurun drastis.

Alpius menjelaskan, apabila nantinya terdeteksi titik panas atau hotspot, pesawat akan langsung diarahkan untuk melakukan penyemaian awan di sekitar lokasi tersebut. Strategi ini diharapkan mampu memadamkan api sejak masih berukuran kecil sebelum meluas.

Selain membantu menekan risiko kebakaran, operasi modifikasi cuaca juga bertujuan menjaga cadangan air di dalam tanah gambut. Ketersediaan air menjadi faktor penting agar lapisan gambut tidak mudah mengering dan terbakar.

Lahan gambut yang kehilangan kelembapan biasanya memicu kebakaran yang sulit dipadamkan. Api dapat merambat hingga ke lapisan bawah tanah sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kebakaran di lahan biasa.

Kebakaran gambut juga menghasilkan asap tebal yang berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat. Kabut asap dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, transportasi, hingga kualitas udara di berbagai daerah.

Pemerintah berharap langkah antisipasi melalui modifikasi cuaca mampu mengurangi potensi munculnya bencana asap seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), beberapa wilayah di Kalimantan Tengah bagian selatan sudah memasuki fase kritis kekeringan. Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau menjadi daerah dengan durasi hari tanpa hujan mencapai 20 hingga 30 hari pada dasarian pertama Juni.

Walaupun citra satelit belum menunjukkan adanya titik panas maupun sebaran asap yang signifikan, kondisi vegetasi dan lahan di kawasan selatan hingga tengah Kalimantan Tengah sudah berada pada kategori sangat mudah terbakar.

Situasi tersebut membuat pemerintah memilih bergerak lebih awal daripada menunggu kebakaran benar-benar terjadi. Pendekatan pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah api meluas.

Operasi modifikasi cuaca menjadi salah satu strategi yang melengkapi upaya patroli darat, pemantauan hotspot, serta kesiapsiagaan personel pemadam di berbagai daerah rawan karhutla.

Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan BNPB, BMKG, serta berbagai instansi terkait agar seluruh proses pemantauan cuaca dapat dilakukan secara berkala selama musim kemarau berlangsung.

Pelaksanaan operasi udara ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/142/2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang diterbitkan pada 25 Mei 2026.

Status siaga tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mempercepat berbagai langkah mitigasi, termasuk mengajukan dukungan operasi modifikasi cuaca kepada BNPB.

Dengan dukungan pesawat penyemaian awan dan pemantauan cuaca secara intensif, pemerintah berharap risiko kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dapat ditekan sejak awal musim kemarau.

Upaya pencegahan dini ini diharapkan mampu menjaga kawasan gambut tetap lembap, mengurangi potensi munculnya kabut asap, sekaligus melindungi aktivitas masyarakat dan kelestarian lingkungan selama periode kemarau 2026. (*)

You Might Also Like

KLB Keracunan MBG: Enam Langkah Pemerintah

Sekolah Libur, MBG Tetap Jalan dengan Skema Fleksibel Seperti Ini

Tolak Undangan Istana, Tiyo Pilih Konsisten Lawan Arus

Jejak Dadan dan Dua Rekannya Disebut Cari Cuan Bareng

Whoosh ‘Proyek Ruwet’ Warisan Jokowi, Prabowo Pasang Badan: “Saya Tanggung Jawab!”

TAGGED:hujanmodifikasi hujan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nobar Piala Dunia Bikin Omzet Bar Grand Candi Ikut Naik
Next Article Kursi SD Jogja Masih Banyak Kosong, Sekolah Putar Otak Cari Murid

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

JUARA STAND UP COMDEY - Singgung materi gaji honorer, Rachmad Rizkiawan, mahasiswa PGSD Kelompok D, PPG Calon Guru UPGRIS, meraih Juara 1 Lomba Stand Up Comedy, yang digelar di halaman Masjid Agung Jawa Tengah, pada Minggu (1/11/2026). (wid)

Garap Materi ‘Beratnya Jadi Guru Honorer’, Rachmad Rizkiawan Raih Juara 1 Lomba Stand Up Comedy PPG UPGRIS

ENJOY BERCERITA - Eleanor Jocelyn Nugroho, bocah berusia 12 tahun siswi kelas 7 SMP yang tampil enjoy di panggung 'Treats & Tales: Halloween Storytelling Parade' di Mal Ciputra, Simpang Lima, Semarang, Minggu (1/11/2026). (dul)

Bukan Sekadar Bercerita, Storytelling Jadi Ruang Anak Ekspresikan Diri

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Danang Wicaksana Dorong Pemdes Proaktif Usulkan Pembangunan Infrastruktur sesuai Kebutuhan Wilayah

Ilustrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan bukti pelunasan pajak kendaraan.

12 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, Mana Saja? Berikut Daftar Lengkapnya

POTENSI EKONOMI - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengunjungi Desa Kadipaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Menekraf mendorong Desa Kadipaten jadi pusat ekonomi kreatif.

Keren! Menekraf Dorong Wonosobo Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Hingga Juni, 6.000 Anak Putus Sekolah di Bogor

Juli 26, 2026
Pendidikan

Jangan Keliru, Tiga Sekolah Ini Beda Jalur

Juli 21, 2026
Sepak Bola

Suriname Bangkit, Bola Rasa Orang Jawa

Oktober 15, 2025
Teknologi

Pantura Demak Kian Terancam Rob, Mangrove dan Teknologi HexBricks Jadi Andalan

Oktober 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Operasi Langit Digeber, Kalteng Ngebut Cegah Karhutla Sebelum Makin Meluas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?