Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Siapa Dalang BEM Bersatu? Mendedah Kebohongan, Kampus Ramai-ramai Bantah Kirim Perwakilan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Siapa Dalang BEM Bersatu? Mendedah Kebohongan, Kampus Ramai-ramai Bantah Kirim Perwakilan

Entitas kampus yang dicatut oleh BEM Bersatu ramai-ramai buka suara. Satu per satu membantah keterlibatan mereka dalam BEM Bersatu.

R. Izra
Last updated: Juni 18, 2026 8:26 am
By R. Izra
5 Min Read
Share
BEM BERSATU - Sejumlah civitas akademika kampus ramai-ramai membantah terlibat dalam koalisi mahasiswa tandingan: BEM Bersatu. (ist)
BEM BERSATU - Sejumlah civitas akademika kampus ramai-ramai membantah terlibat dalam koalisi mahasiswa tandingan: BEM Bersatu. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Aliansi mahasiswa yang menamakan diri BEM Bersatu belakangan jadi sorotan setelah mengkritik gelombang aksi mahasiswa yang ramai terjadi di berbagai daerah. Mereka menilai gerakan mahasiswa harus tetap independen dan nggak boleh ditunggangi kepentingan politik praktis.

BEM Bersatu juga mengulik dugaan jaringan politik di balik vokalnya mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto.

Namun di tengah pernyataan tersebut, sejumlah kampus justru ramai-ramai ngeluarin klarifikasi karena nama organisasi mahasiswa mereka disebut ikut terlibat dalam forum BEM Bersatu.

Juru bicara BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, menegaskan pihaknya menolak segala bentuk campur tangan politik dalam gerakan mahasiswa.

“Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan,” kata Rahmat, dikutip dari Antara, Selasa (16/6/2026).

BEM FTI UBSI bantah ada entitas pengurus bernama Ahmad

Tak lama setelah konferensi pers digelar, klarifikasi pertama muncul dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (FTI UBSI).

Lewat unggahan di akun Instagram resmi mereka, BEM FTI UBSI menegaskan organisasi tersebut tidak terlibat dalam kegiatan BEM Bersatu dan tidak pernah mengirimkan delegasi ataupun perwakilan.

Yang menarik, pihak kampus juga membantah keberadaan sosok bernama Ahmad yang mengaku mewakili BEM FTI UBSI dalam konferensi pers tersebut.

“BEM FTI UBSI tidak memiliki pengurus, anggota, maupun ketua bernama Ahmad sebagaimana yang disebutkan dalam pemberitaan terkait,” tulis mereka dalam pernyataan resmi.

BEM Psikologi UNJ gak pernah beri mandat

Klarifikasi berikutnya datang dari BEM Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Mereka menegaskan tidak pernah memberikan mandat kepada siapa pun untuk mewakili organisasi dalam forum tersebut.

Menurut BEM FPsi UNJ, sosok yang disebut hadir dalam konferensi pers memang merupakan alumni Fakultas Psikologi UNJ angkatan 2020. Namun yang bersangkutan bukan bagian dari kepengurusan aktif BEM periode 2026.

Karena itu, seluruh pernyataan yang disampaikan dianggap sebagai pendapat pribadi dan bukan sikap resmi organisasi mahasiswa kampus.

Unas: bahkan kami gak punya BEM Universtias

Sorotan juga datang dari lingkungan Universitas Nasional (UNAS).

Dalam pernyataan yang beredar, pihak kampus menjelaskan bahwa hingga 16 Juni 2026 mereka tidak memiliki organisasi BEM tingkat universitas.

Artinya, pihak yang mengatasnamakan BEM Universitas Nasional dalam forum tersebut dinilai tidak memiliki legitimasi kelembagaan.

UNAS bahkan meminta individu bernama Ardi Zulkifly untuk memberikan klarifikasi sekaligus mencabut penyebutan nama kampus dalam forum BEM Bersatu.

Civitas Akademika Unpam minta investigasi independen

Reaksi paling keras datang dari Aliansi Mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam). Mereka mengecam dugaan penggunaan nama organisasi mahasiswa kampus dalam forum BEM Bersatu tanpa legitimasi yang jelas.

Aliansi Mahasiswa Unpam menilai tindakan tersebut berpotensi merusak citra kampus sekaligus mencederai marwah gerakan mahasiswa.

Karena itu, mereka mendesak pihak kampus melakukan investigasi menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat serta memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Dugaan aktor politik

Dalam konferensi persnya, BEM Bersatu juga melontarkan kritik terhadap sejumlah aksi mahasiswa yang belakangan berkembang di berbagai daerah.

Mereka menilai beberapa aksi mulai kehilangan arah karena dianggap minim kajian, argumentasi kurang kuat, dan substansi tuntutan yang dinilai belum jelas.

“Kami menilai sejumlah aksi mahasiswa belakangan ini mulai kehilangan arah, ditandai minim kajian, lemahnya argumentasi, dan ketidakjelasan substansi tuntutan,” ujar Rahmat.

Selain itu, BEM Bersatu juga menyinggung dugaan adanya keterlibatan aktor politik dalam sebagian gerakan mahasiswa.

Mereka menyoroti mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang disebut menjadi salah satu figur dalam aksi penolakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pernyataannya, BEM Bersatu mengaitkan sejumlah relasi dan kehadiran tokoh politik maupun publik dalam kegiatan yang disebut melibatkan Tiyo. Namun berbagai dugaan tersebut belum disertai putusan atau penetapan resmi dari lembaga berwenang.

BEM Bersatu juga menolak penggunaan narasi bahwa Indonesia sedang berada dalam kondisi krisis total apabila tidak didukung data yang komprehensif dan dapat diverifikasi.

Polemik makin menggelinding

Alih-alih hanya memicu perdebatan soal arah gerakan mahasiswa, kemunculan BEM Bersatu kini justru memunculkan polemik baru.

Sejumlah kampus ramai-ramai membantah keterlibatan organisasi mahasiswa mereka, sementara perdebatan soal independensi gerakan mahasiswa dan dugaan campur tangan politik terus bergulir di ruang publik.

Singkatnya, polemik ini nggak lagi sekadar soal isi kritik yang disampaikan BEM Bersatu, tapi juga soal siapa sebenarnya yang berbicara dan seberapa kuat legitimasi mereka mewakili mahasiswa. Kira-kira, siapa dalan di balik aksi BEM Bersatu? (*)

You Might Also Like

Oplosan Elpiji Beromzet Miliaran Terbongkar di Semarang

ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo

Kluivert Masih Tunggu Tujuh Pemain

ESDM Jateng: Lereng Slamet Longsor Karena Hujan Terlalu Niat

Satu Pelaku Demo Rusuh di Semarang Masih Pelajar SMK, Nekat Abaikan Saran Guru

TAGGED:bantah kirim perwakilanbem bersatuheadlinekampuskebohonganmendedah kebohonganunj
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tangis Ristia Pecah di Ruang Fraksi: Anak Saya Berangkat Sekolah, Pulangnya Penuh Memar
Next Article NOBAR - Ilustrasi nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2026. (ai) Euforia Piala Dunia Meledak di Jateng: Ada 500 Lebih Titik Nobar, dari Balai Desa hingga Pemda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Viral Mahasiswa UMY Tangkap Intel Polisi Menyusup, Polda DIY Sampaikan Pengakuan Ini

Beban Ganda yang Harus Ditanggung Masyarakat Kecil

TRADISI JEGURAN--Warga melakukan tradisi Jeguran Blumbang atau berendam di kolam pada malam 1 Suro. (ist)

Warga Kajen Pati Setia Rawat Tradisi Jeguran Blumbang saat Malam 1 Suro

NOBAR - Ilustrasi nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2026. (ai)

Euforia Piala Dunia Meledak di Jateng: Ada 500 Lebih Titik Nobar, dari Balai Desa hingga Pemda

BEM BERSATU - Sejumlah civitas akademika kampus ramai-ramai membantah terlibat dalam koalisi mahasiswa tandingan: BEM Bersatu. (ist)

Siapa Dalang BEM Bersatu? Mendedah Kebohongan, Kampus Ramai-ramai Bantah Kirim Perwakilan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemprov Serahkan 36 Hunian Tetap untuk Warga Banjarnegara

Februari 24, 2026
Hukum

Dari Balik Jeruji Lapas Semarang, Cabai dan Harapan Mulai Bertunas

Juni 7, 2026
Sepak Bola

Widodo C Putro: Pokoknya Nyerang!

Mei 26, 2026
Info

Masuk Musim Kemarau, Luthfi Cek Embung dan Irigasi

April 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Siapa Dalang BEM Bersatu? Mendedah Kebohongan, Kampus Ramai-ramai Bantah Kirim Perwakilan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?