Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: SMANKO, Cetak Atlet Berprestasi Tanpa Tinggalkan Rapor
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

SMANKO, Cetak Atlet Berprestasi Tanpa Tinggalkan Rapor

Jadi atlet muda sering kali dihadapkan pada pilihan sulit: fokus mengejar prestasi olahraga atau serius mengejar nilai sekolah. Di SMA Negeri Keberbakatan Olahraga (SMANKO) Jateng, dua-duanya jalan bareng.

T. Budianto
Last updated: Juni 7, 2026 7:30 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
IKUTI PELAJARAN: Para siswa SMANKO Jateng mengikuti pelajaran di kelas. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng terus memperluas akses pendidikan gratis dengan cara yang berbeda. Tak hanya menyasar siswa dari keluarga kurang mampu, Pemprov juga memberikan ruang bagi atlet muda berbakat untuk berkembang melalui SMA Negeri Keberbakatan Olahraga (SMANKO) Jateng.

Mengusung konsep sport teaching system, sekolah ini menggabungkan pembinaan olahraga dan pendidikan formal dalam satu sistem yang terintegrasi. Tujuannya sederhana, siswa tidak perlu memilih antara menjadi atlet atau mengejar prestasi akademik.

Salah satu siswa SMANKO, Egi (16), merasakan langsung manfaat sistem tersebut. Atlet anggar asal Kota Semarang itu mengaku kini memiliki waktu yang lebih ideal untuk belajar, berlatih, dan beristirahat.

Baca juga: Luthfi Resmikan SMA Negeri Khusus Olahraga di Jateng: Siap Cetak Atlet Berprestasi

“Kalau dulu di sekolah umum, jadwal latihan mepet dengan jam sekolah. Tidak ada waktu untuk istirahat. Sekarang pulang sekolah jam 12.00, bisa istirahat, kemudian latihan lagi jam tiga sore,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Sistem yang lebih teratur itu turut mendukung pencapaian prestasinya. Dalam setahun terakhir, Egi berhasil meraih gelar juara satu nasional cabang olahraga anggar pada ajang open competition di Bandung.

Cerita serupa datang dari Jenika (15), atlet lompat tinggi asal Kabupaten Kendal. Ia mengaku mendapatkan banyak dukungan yang membuatnya lebih fokus mengembangkan kemampuan olahraga.

“Di sini disediakan berbagai fasilitas gratis, mulai dari buku, sepatu, jaket, makan, hingga asrama. Tahun 2025 saya meraih juara tiga nomor estafet 4×400 meter,” katanya.

Dikelola Bersama

Kepala SMANKO Jateng, Sutardi menjelaskan, sekolah tersebut dikelola bersama oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jateng. Proses pendidikan ditangani Dinas Pendidikan, sementara seleksi calon siswa dilakukan berdasarkan bakat dan prestasi olahraga melalui Balai Pembinaan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (BPPOP).

Sesuai arahan Gubernur, SMANKO kini menerapkan kurikulum adaptif berdasarkan Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025. “Kami menggunakan sport teaching system. Pagi hari siswa berlatih, kemudian mengikuti pembelajaran mulai pukul 08.30 hingga 13.00. Setelah itu, pukul 15.00 sampai 19.00 mereka kembali menjalani latihan,” jelas Sutardi.

Untuk pembiayaan, sekolah ini didukung melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Biaya Operasional Pendidikan (BOP) APBD Jawa Tengah, serta BOP afirmasi khusus sekolah olahraga. Dengan skema tersebut, siswa dapat memperoleh pendidikan, pembinaan olahraga, fasilitas asrama, hingga kebutuhan pendukung lainnya tanpa dipungut biaya.

Baca juga: Indonesia Gaspoll! Sabet Juara Umum ASEAN School Games 2025

Saat ini proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) sekaligus rekrutmen calon atlet tahun 2026 sedang berlangsung. Selain seleksi administrasi, calon siswa juga harus mengikuti tes fisik, psikologi, hingga skrining fisioterapi.

Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan, SMANKO dibangun sebagai ruang bagi siswa berprestasi olahraga agar dapat mengembangkan potensi akademik dan atletiknya secara maksimal dalam satu lingkungan pendidikan yang terpadu.

“Sarana prasarana tempat latihan dan asrama sudah kita siapkan, tinggal kita gembleng mereka untuk jadi atlet masa depan,” ujar Luthfi. Dengan fasilitas lengkap, pendidikan gratis, dan pola pembinaan yang terintegrasi, SMANKO diharapkan menjadi salah satu pabrik lahirnya atlet-atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama Jateng maupun Indonesia.

Di saat banyak siswa masih berjibaku mengejar nilai sambil mencari tempat latihan seadanya, anak-anak SMANKO justru sudah berlatih mengejar medali sambil tetap mengejar rapor. Kadang yang dibutuhkan untuk mencetak atlet hebat bukan bakat semata, melainkan negara yang benar-benar hadir menyiapkan lintasannya. (tebe)

You Might Also Like

Hasil Lab Ungkap MBG Kudus Terkontaminasi E. Coli

Data Rio Haryanto Bocor Bukan Sepele, Wali Kota Solo Respati: Pasti Ada Sanksi

Kuota Haji Jateng 2026 Tembus 34 Ribu

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

Saat Kata Menari, Anak Muda Banyumas Bangun Semangat Literasi

TAGGED:headlinepemprov jatengsmanko
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Saat Anak Muda Semarang Diajak Bikin Film
Next Article Soal Ketahanan Pangan, Semarang Bawa Solusi ke Panggung Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LUDES TERBAKAR-Belasan rumah di lingkungan Asrama Polisi Kota Lama Semarang ludes terbakar, Sabtu (5/9/2026) sore. (bae)

15 Rumah Aspol di Kota Lama Semarang Ludes Terbakar

KEBAKARAN--Petugas tampak berjaga di sekitar lokasi kebakaran Asrama Polisi di dekat Satpas Satlantas Polrestabes Semarang, Kota Lama, Sabtu (5/9/2026). (bae)

Asrama Polisi di Kota Lama Semarang Terbakar, Kabut Asap Ganggu Wisatawan

Ilustrasi skyquake atau gempa langit.

BMKG Sebut Gempa Langit, Ihwal Dentuman Suara Misterius di Bandung dan Sekitarnya

TERSANGKA - Tampang MDFS, pria Blora tersangka kasus pembunuhan terhadap Mozza Axillia Gunarsa. (ist)

Begini Tampang Pria Blora Pembunuh Mozza, Statusnya Kini Tersangka

Bukan Cuma Lapangan Pancasila, Semarang Ikut ‘Dandan’ Sambut MTQ

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SAKSI SIDANG--Ratinudin Yusup (kemeja cokelat) mengungkap keterlibatan TNI dalam rapat pembelian tanah Cilacap, dalam sidang pencucian uang, Senin (8/6/2026). (bae)
Hukum

2 Orang Berbaju Loreng Cawe-cawe Rapat Pembelian Lahan BUMD Cilacap, Siapa Mereka?

Juni 8, 2026
Info

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Agustus 14, 2026
Info

Masalah Bangsa Sering Berawal dari Rumah yang Rapuh

Juli 7, 2026
Alissa Wahid (kanan) dan eks-Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, berdialog tentang Prahara Agustus yang menimbulkan korban di berbagai daerah. (bae)
Hukum

Alissa Wahid Tantang Polisi Buka CCTV: Biar Kasus Kematian Iko Unnes Terang Benderang

September 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: SMANKO, Cetak Atlet Berprestasi Tanpa Tinggalkan Rapor
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?