Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit

Saat banyak orang menganggap pengacara identik dengan perkara besar dan tarif mahal, Peradi SAI justru mengingatkan sisi lain profesi advokat yang sering luput dari sorotan.

T. Budianto
Last updated: Juni 7, 2026 12:00 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
NARASUMBER SEMINAR: Sekjen DPN Peradi SAI, Patra M. Zen (tengah) didampingi Ketua Peradi SAI Kota Semarang (kanan), berbicara kepada wartawan usai menjadi salah satu narasumber dalam seminar advokat di Semarang, Sabtu (6/6/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Jadi advokat bukan cuma soal menang perkara dan dapat bayaran. Ada tugas sosial yang tidak boleh ditinggalkan, yakni memberi bantuan hukum gratis untuk masyarakat yang tidak mampu.

Pesan itu disampaikan Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Patra M Zen saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Peradi SAI DPC Kota Semarang di Hotel Santika Premiere Semarang, Sabtu (6/6/2026).

Baca juga: Peradi SAI Semarang Cari Nahkoda Baru

Patra mengatakan, Pemkot Semarang sudah membuka peluang kerja sama dengan organisasi advokat untuk memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat.

“Saya berharap advokat di Semarang tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga aktif memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat miskin, kelompok marginal, dan masyarakat yang masih minim pemahaman hukum,” katanya.

Jumlah Anggota

Di sisi lain, Patra mengapresiasi perkembangan Peradi SAI Semarang di bawah kepemimpinan Luhut Sagala. Jumlah anggota organisasi itu kini sudah mencapai 103 orang.

Sementara itu, Luhut menjelaskan Muscab digelar karena masa kepengurusan 2022-2026 telah berakhir. Agenda utamanya adalah laporan pertanggungjawaban pengurus sekaligus memilih ketua baru untuk periode 2026-2030.

Baca juga: Peradi SAI Semarang Sorot Potensi Kericuhan Aksi May Day, Singgung Risiko Salah Tangkap

Selain Muscab, Peradi SAI juga menggelar seminar bertema “Hukum untuk Siapa?” yang membahas stigma hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas, serta peran advokat dalam menjaga keadilan. Pelaksanaan acara tersebut bekerja sama dengan media BacaAja.

Hukum sering disebut sebagai panglima, tetapi bagi sebagian warga miskin, pintu menuju panglima itu masih terasa jauh dan mahal. Maka ukuran keberhasilan advokat bukan hanya berapa banyak perkara yang dimenangkan, melainkan berapa banyak orang kecil yang tetap bisa mendapatkan pembelaan meski dompetnya tak setebal berkas perkara. (bae)

You Might Also Like

Agro Wisata Tambi Wonosobo Tembus 60 Besar Wonderful Indonesia Award 2025

Dari Viral ke Laporan: Kisah ‘Nebeng Hujan’ yang Berujung Penyelidikan Polisi

Dukungan Deras, Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng?

Wamenkum: Jangan Dikit-Dikit Pidanakan, Sanksi Administrasi Harus Didahulukan

Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan

TAGGED:advokatheadlineperadi sai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Peradi SAI Semarang Cari Nahkoda Baru
Next Article Gaji Hakim Naik, Mafia Peradilan Jangan Ikut Naik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) cum Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sudaryono. (ist)

Sudaryono Jadi Kepala BGN? Nanik S Deyang Bocorkan Sosok Penggantinya: “Insyaallah Adik Saya”

LANSIA WISUDA--Peserta Sekolah Lansia Salimah (Salsa) angkatan pertama mengikuti wisuda di Semarang, Minggu (19/7/2026). (ist)

Sekolah Lansia Salimah di Semarang Wisuda 22 Peserta, Belajarnya Setahun Penuh

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

MBG Kembali Telan Korban, 19 Siswa Blora Diduga Keracunan Susu

Dua Investasi Senilai Rp 730 Miliar Masuk Jateng

Eks Kiper Juara Liga 1 Merapat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Muhammad Jhasani, Lurah Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. (dul)
Fokus

Langganan Bencana Kekeringan, Kini Jabungan Siapkan Strategi Baru Hadapi Kemarau

Juni 29, 2026
Info

Cara Pemkot Semarang “Ngobrol” dengan “Masa Lalu”

April 19, 2026
SAKSI SIDANG--Istri mantan Pangdam IV/Diponegoro Letjen TNI Widi Prasetijono, Novita Permatasari (batik) berdiri usai bersaksi di sidang pencucian uang korupsi BUMD Cilacap, Senin (15/6/2026). (bae)
Hukum

Perang Jenderal di Pusaran Korupsi BUMD Cilacap, Dibongkar Istri Eks-Pangdam di Sidang

Juni 17, 2026
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hukum

Waduuuh! Jaksa Terjaring OTT KPK di Banten, Duit Rp900 Juta Disita

Desember 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?