Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hari Lahir Pancasila, Sekjen PDIP Tegaskan Pentingnya Kritik untuk Demokrasi Sehat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hari Lahir Pancasila, Sekjen PDIP Tegaskan Pentingnya Kritik untuk Demokrasi Sehat

R. Izra
Last updated: Juni 1, 2026 12:40 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto ngomong cukup keras soal kondisi demokrasi di Indonesia saat ini.

Dalam pidatonya di upacara Hari Lahir Pancasila, Hasto bilang PDIP khawatir dengan menguatnya nuansa militerisme dan makin sempitnya ruang kritik di masyarakat.

Pidato itu disampaikan Hasto saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Bacaaja: Ketua DPRD Jateng Ungkap PR Besar Demokrasi Indonesia: Bukan Sekadar soal Pemilu
Bacaaja: PDIP Jateng Kebut Konsolidasi Struktur Partai hingga Akar Rumput, Target Menang Pemilu 2029

Menurut Hasto, masyarakat yang kritis ke pemerintah seharusnya nggak dibungkam atau malah ditekan. Soalnya, kritik justru lahir karena warga peduli dan cinta sama negaranya sendiri.

“Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap masyarakat yang kritis,” kata Hasto.

Ia bilang, sikap kritis bukan ancaman buat negara. Justru itu bagian penting dari demokrasi yang sehat.

“Sikap kritis adalah tanggung jawab politik setiap warga negara karena rasa cinta kepada tanah air. Sikap kritis nggak bisa dihadapi dengan represi,” lanjutnya.

Ucapan Hasto langsung disambut teriakan “Betul!” dari peserta upacara.

Dalam pidatonya, Hasto juga nyinggung soal nilai-nilai Pancasila yang menurutnya lahir dari semangat melawan penjajahan dan penindasan.

Karena itu, ia menilai penyalahgunaan kekuasaan dan tindakan represif bertentangan dengan semangat Pancasila.

Menurut dia, kemerdekaan sejati bukan cuma soal bebas dari penjajahan asing, tapi juga soal kebebasan warga buat ngomong, berpendapat, sampai berkumpul tanpa rasa takut.

“Harus ada kemerdekaan berpendapat, berserikat, dan berkumpul,” ujarnya.

Hasto juga mengingatkan kalau aparat negara seharusnya hadir buat melindungi rakyat, bukan malah menyalahgunakan kekuasaan.

Menariknya, Hasto bilang PDIP juga belajar dari pengalaman saat jadi bagian pemerintahan. Menurutnya, kritik tetap penting supaya demokrasi nggak kehilangan arah.

“Namanya juga Partai Demokrasi Indonesia. Kritik itu penting di dalam demokrasi,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

Soal Ketahanan Pangan, Semarang Bawa Solusi ke Panggung Nasional

Barang Pemudik Senilai Ratusan Juta Tertinggal di Kereta, dari Tumbler sampai Tablet

Sat-set, Setahun Polres Banjarnegara Bongkar Ratusan Kasus Kriminal

Pelajar Semarang Mulai Vokal dan Kritis, Forum Anak Jateng Beri Catatan Khusus

Tagihan Rp158 Miliar Pos Indonesia Akhirnya Cair

TAGGED:demokrasihari lahir pancasilahasto kristiyantoheadlinekritikpancasilasekjen pdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SPPG DISEGEL - Sejumlah karyawan SPPG Gunungsimping 01, Jalan Jawa, Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, menyegel dapur MBG tempat mereka sebelumnya bekerja, Sabtu (30/5/2026). Karyawan SPPG Gunungsimping Cilacap Segel Dapur MBG, Buntut Konflik dengan Manajemen
Next Article 1.700 Mangrove Nancep di Tambakrejo, Biar Laut Nggak Terus Makan Daratan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pak Luthfi Bilang ASN Nggak Boleh Santai

Desember 30, 2025
Ilustrasi BPJS Kesehatan.
Info

Wali Kota Denpasar Buka-bukaan! Penonaktifan BPJS Kesehatan Itu Instruksi Presiden

Februari 13, 2026
Tiga terdakwa kasus korupsi jual beli lahan BUMD Cilacap mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (3/10/2025). (bae)
Hukum

Eks-Sekda Cilacap dan Komplotannya Bancakan Duit Korupsi Rp 237 M, untuk Apa Saja?

Oktober 4, 2025
Politik

AHY: Jangan Baperan, Rapatin Barisan Kalau Mau Menang 2029!

April 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hari Lahir Pancasila, Sekjen PDIP Tegaskan Pentingnya Kritik untuk Demokrasi Sehat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?