Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pocong Keliling Cari Gift, Endingnya Dijemput Polisi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pocong Keliling Cari Gift, Endingnya Dijemput Polisi

Kalau biasanya pocong muncul bikin orang lari ketakutan, yang satu ini beda. Di Sragen, “pocong” justru sibuk live TikTok tengah malam sambil berharap viewers naik dan gift ngalir deras. Sayangnya, sebelum FYP makin jauh, polisi lebih dulu datang ngajak turun dari dunia konten horor dadakan.

T. Budianto
Last updated: Mei 28, 2026 2:20 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AKSI TIKTOK: Sejumlah anggota Sat Intelkam Polres Sragen mengamankan pemeran “pocong” yang live TikTok dan bikin heboh jagad maya di Sragen, Kamis (28/5/2026) dini hari. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SRAGEN- Jagat media sosial Sragen mendadak rame gara-gara aksi tiga pelajar yang bikin live TikTok bertema pocong keliling kota viral di mana-mana. Mulai grup WhatsApp warga sampai timeline media sosial penuh potongan video suasana malam yang bikin campur aduk antara takut, ngakak, sampai geregetan sendiri.

Cerita ini dimulai Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, tiga remaja itu mulai menjalankan “misi konten” dari kawasan Perumahan Plumbungan Indah, Kecamatan Karangmalang. Satu orang kebagian jadi pemeran pocong lengkap dengan kain putihnya, sementara dua lainnya pegang HP buat live TikTok sekaligus ngawal perjalanan.

Biar vibes-nya makin horor, mereka muter ke beberapa titik yang terkenal sepi dan remang-remang. Mulai dari Stadion Taruna, Alun-Alun Sasono Langen Putro, sampai akhirnya nongkrong di area Terowongan Rel Kereta Api Timur Pasar Bunder Sragen.

Baca juga: Peradi SAI Semarang Dukung Larangan Anak Punya Akun Medsos, Cegah Paparan Radikalisme

Formula mereka ternyata sederhana: bikin orang penasaran, bikin penonton betah nonton live lebih lama. Dan trik itu sukses. Dalam waktu singkat, live mereka ditonton ratusan akun TikTok. Kolom komentar langsung rame. Ada yang ngakak, ada yang ketakutan, ada juga yang kesel karena dianggap bikin warga resah.

Namun “konten malam Jumat” itu nggak sempat tamat mulus. Saat live masih berlangsung di area terowongan rel kereta, anggota Sat Intelkam Polres Sragen yang sedang patroli langsung mengamankan ketiganya. Tiga pelajar tersebut masing-masing berinisial RA (17) sebagai pemeran pocong, RG (17) operator live TikTok, dan JS (17) yang ikut dalam rombongan.

Murni Hiburan

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi memastikan aksi itu murni demi hiburan dan mengejar interaksi media sosial. Nggak ada unsur tindak kriminal lain di balik aksi pocong keliling tersebut.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, mengingatkan kalau tren bikin konten ekstrem demi viral nggak bisa dianggap sepele. “Jangan sampai demi mengejar viewers, likes ataupun gift di media sosial, justru menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Ruang digital harus dimanfaatkan untuk hal positif, edukatif dan membangun,” tegasnya.

Menurutnya, aksi seperti ini bisa bikin warga panik dan bahkan memicu kecelakaan lalu lintas kalau ada pengendara yang tiba-tiba kaget melihat sosok menyeramkan muncul di jalan malam hari.

Baca juga: Jarang Upload Foto di Medsos, Orang Ini Punya Karakter Langka dan Khusus

Polres Sragen juga menyoroti pentingnya pengawasan dari orang tua, sekolah, sampai lingkungan sekitar terhadap aktivitas remaja di media sosial. Sebab sekarang, validasi digital kadang lebih diburu daripada rasa malu. Untuk kasus ini, polisi memilih langkah pembinaan dengan melibatkan orang tua dan pihak sekolah agar kejadian serupa nggak terulang lagi.

Sragen sendiri dipastikan tetap aman dan kondusif. Polisi juga masih melakukan patroli siber untuk memantau kemungkinan munculnya konten serupa di media sosial.

Dan mungkin ini salah satu plot twist paling absurd di era sekarang: dulu orang takut ketemu pocong di jalan sepi, sekarang pocongnya malah sibuk baca komentar sambil nunggu gift masuk. (tebe)

You Might Also Like

Antsipasi Kenaikan Harga, Pemkot Siapkan Operasi Senyap ke Pasar

Driver Ojol & Mahasiswa Bersatu, Demo di Polda Jateng Berujung Gas Air Mata

Mahfud MD Bongkar Akar Masalah: Dari Kebijakan Setengah Hati sampai Arogansi Elit

Pelajar SMA Lecehkan Bule Australia

Bantuan Operasional RT Sisa, Fraksi PDIP Buka Suara

TAGGED:headlinelive tik tok pocongpolda jatengpolres sragen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi jenazah korban. Lagi Glamping, Satu Keluarga Tewas di Posong Temanggung
Next Article Pocong Tlogowungu Minta Maaf, Konten Iseng yang Bikin Sekampung Parno

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

JALANI PEMRIKSAAN: Bupati Sukoharjo, Etik Suryani didampingi petugas bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Sabtu, (12/7/2026). (Foto: Ist)

Etik Minta Rp500 Juta, KPK Ungkap Skema Setoran Bupati Sukoharjo

Presiden RI, Prabowo Subianto. (gerindra)

Gaji TNI-Polri Kecil? Prabowo: Aparat Harus Sejahtera, Biar Gak Meras Rakyat

DIKEKANG - Ilustrasi pola asuh yang telalu mengekan anak. (ist)

Jangan Overprotective! Psikolog: Anak Butuh Belajar Gagal, Jatuh, dan Bangkit

TANAM CEMARA--Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (depan) bersama Karang Taruna Kecamatan Tugu, menanam cemara laut di Pulau Tirang, Minggu (12/7/2026). (ist)

Wali Kota Agustina Bareng Karang Taruna Tanam Cemara Laut di Pulau Tirang

Parasit Komodo Mulai Terkuak, Ancaman Baru Ikut Terbaca

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kerja Rp50 Ribu Sehari, Risikonya 12 Tahun

April 18, 2026
Info

DPR Desak Dunia Bertanggung Jawab, Prajurit RI Gugur di Misi Damai

April 1, 2026
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban, Jawa Timur, ditutup sehari setelah diresmikan. Padahal KDMP Pucangan adalah Koperasi Merah Putih Percontohan
Daerah

Bikin Geger! Baru Sehari Diresmikan, Koperasi Merah Putih Percontohan di Tuban Langsung Tutup

Juli 23, 2025
Info

Denok Kenang 2026: Bukan Soal Cantik dan Ganteng, Tapi Siapa yang Bisa “Jual” Semarang

Mei 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pocong Keliling Cari Gift, Endingnya Dijemput Polisi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?