Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Cari Panggung Dunia, Spanyol Diajak Main Bareng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Semarang Cari Panggung Dunia, Spanyol Diajak Main Bareng

Semarang tampaknya mulai capek dikenal cuma karena rob, jalan rusak, atau cuaca yang bikin warga auto waspada tiap mendung datang. Kini Pemkot mulai cari panggung internasional. Salah satunya dengan menggandeng Spanyol buat bikin event budaya bareng sampai ngomongin smart city dan wisata kelas dunia.

T. Budianto
Last updated: Mei 20, 2026 8:45 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BAHAS KOLABORASI: Wali Kota Semarang dan Kedubes Spanyol beserta jajarannya membahas kolaborasi seni budaya di Balai Kota Semarang, Rabu, (20/5/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang mulai ancang-ancang bikin acara internasional bareng Spanyol. Nggak cuma ngobrol basa-basi diplomatik, tapi sudah masuk obrolan soal event seni dan budaya yang direncanakan digelar tahun 2027.

Rencana itu dibahas waktu Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda datang ke Balai Kota ketemu Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Selasa (19/5/2026). Semarang tampaknya lagi dipoles biar nggak cuma terkenal karena banjir rob dan jalan tambal sulam.

Pihak Kedubes Spanyol bilang mereka tertarik bikin acara budaya bersama di Semarang. Bahkan mereka juga buka peluang buat pameran budaya Muslim Spanyol, termasuk pameran soal Alhambra yang sebelumnya pernah dipamerkan di Jakarta.

Baca juga: Solo-Iran Jajaki Kerja Sama Sister City, Respati Ketemu Dubes Boroujerdi

“Kami berharap tahun depan dapat menyelenggarakan acara budaya bersama di Kota Semarang. Kami sangat terbuka menerima ide dan gagasan dari Pemerintah Kota Semarang untuk dipersiapkan bersama,” kata Bernardo.

Agustina langsung menyambut hangat tawaran itu. Menurutnya, Semarang dan kota-kota tua di Spanyol punya nasib mirip. Sama-sama kota pesisir yang tumbuh dari perdagangan, campuran budaya, dan sejarah panjang.

“Kota Semarang memiliki karakter yang sangat dekat dengan kota-kota bersejarah di Spanyol. Kami sama-sama kota pesisir yang hidup dari perjumpaan budaya, perdagangan, dan sejarah panjang,” ujar Agustina.

Sejarah Dunia

Ia bahkan mengibaratkan hubungan Semarang dan Spanyol seperti gramofon tua yang masih nyimpen rekaman sejarah dunia. Kota Lama Semarang dan kota-kota tua di Spanyol disebut sebagai “piringan hitam sejarah” yang masih dijaga supaya nggak cuma jadi pajangan masa lalu.

Obrolan keduanya nggak berhenti di seni budaya. Pemkot juga mulai melirik teknologi lingkungan, pengelolaan kota tua, sampai konsep smart city ala kota-kota Spanyol seperti Barcelona dan Valencia.

Semarang juga kepengin wisata kapal pesiar internasional lebih hidup lewat Pelabuhan Tanjung Emas. Harapannya turis asing nggak cuma numpang lewat, tapi turun, jalan-jalan, lalu belanja di kota ini.

Baca juga: Bupati Klaten Teken MoU Sister City dengan Pemerintah Nanjing Tiongkok

“Kami terbuka terhadap peluang investasi dan transfer teknologi, terutama terkait pengelolaan lingkungan dan ketahanan air bersih di wilayah pesisir,” tambah Agustina.

Dalam pertemuan itu, Bernardo juga mengenalkan Camino de Santiago, jalur ziarah legendaris di Spanyol yang usianya lebih dari 1.200 tahun. Jalur itu disebut jadi simbol persatuan budaya di Eropa dan salah satu magnet wisata dunia.

Karena di era sekarang, kota bukan cuma berlomba bangun gedung tinggi, tapi juga berlomba supaya namanya dikenal dunia bukan karena masalahnya, melainkan karena ceritanya. (bae)

You Might Also Like

Menkeu Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid III: “Udah Dua Kali, Masa Mau Diulang Lagi?”

Netizen Bully Puan soal “Sikap Hormat”, Padahal Aturannya Jelas Nih

Wali Kota Lempar Tantangan: “Yuk Bikin Board Game Rasa Semarang”

Bima Arya Sentil Bupati Pekalongan: Ngaku Tak Paham Hukum Kok Mau Jadi Kepala Daerah?

Bangun Perumahan Hijau, Pemprov Gandeng Swasta

TAGGED:agustina wilujengdubes spanyolheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ikal Lemhannas Jateng Siapkan Sekolah Bela Negara
Next Article Tangis Pecah Donohudan, Puluhan Calon Haji Batal Terbang Tahun Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, Negara Nyaris Rugi Rp1 T

Catatan Gunung Slamet, 2026 Dua Pendaki Tewas

SIDANG KORUPSI--Sejumlah saksi dari unsur kepala desa memberi keterangan di sidang kasus korupsi Bupati Pati, Rabu (19/8/2026). (bae)

Ada OTT KPK di Pati, Sejumlah Kades Tiba-tiba Ngaku Kehilangan HP

Ratusan Hektare Lahan di Jateng Terbakar, Karhutla Capai 166 Kasus

Flying Fox Bermasalah, Mahasiswi UIN Saizu Dievakuasi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Resmi Nahkodai Perbasi Jateng, Paman John Gaspol Bikin Basket Jadi Industri

September 21, 2025
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Hukum

Demonstran Agustus Meninggal di Rutan Madaeng, KontraS: Alarm Gagalnya Negara

Desember 31, 2025
Info

Silayur Lagi-Lagi Bikin Drama, Pemkot: Sopir Nggak Bisa Modal Nekat

Mei 13, 2026
Sepak Bola

Widodo Datang, Rumor Transfer Langsung Ngebul

Mei 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Cari Panggung Dunia, Spanyol Diajak Main Bareng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?