Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Huntara Disiapkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Huntara Disiapkan

Banjir di kawasan Mangkang Kulon, Tugu, Semarang, mulai surut. Tapi pekerjaan rumahnya belum ikut hanyut. Setelah tanggul Sungai Plumbon jebol dan bikin warga kelimpungan, pemerintah kini mulai ngebut nyiapin langkah darurat sampai rencana jangka panjang supaya drama “langganan banjir” nggak terus terulang tiap musim hujan datang.

T. Budianto
Last updated: Mei 19, 2026 4:26 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TANGGUL JEBOL: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau penanganan tanggul jebol Sungai Plumbon di Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Semarang, Selasa, (19/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah pusat dan daerah kompak turun tangan menangani jebolnya tanggul Sungai Plumbon di Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Semarang.

Penanganannya nggak cuma tambal sulam sementara, tapi juga disiapkan solusi jangka panjang lewat pelebaran sungai hingga pembangunan hunian untuk warga terdampak.

Langkah itu jadi hasil kolaborasi antara Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan BBWS Pemali-Juana.

Kepala BNPB, Suharyanto mengatakan, kondisi banjir saat ini sudah mulai tertangani dan air sudah surut.

Menurutnya, BBWS Pemali-Juana telah melakukan penanganan darurat dengan menutup titik tanggul yang jebol agar aliran air nggak makin meluas. “Tanggul jebol sudah ditangani sementara, setelah itu nanti akan ditangani secara permanen,” kata Suharyanto saat meninjau lokasi, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Semarang Jangan Terbiasa dengan Banjir dan Longsor

Nggak cuma memperbaiki tanggul, pemerintah juga mulai menyiapkan pembebasan lahan supaya Sungai Plumbon bisa diperlebar. Harapannya, debit air saat hujan deras nggak lagi meluap dan bikin kawasan sekitar berubah jadi “kolam dadakan”.

“Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang bekerja sama dengan BBWS akan membebaskan lahan agar sungai bisa dilebarkan sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujarnya.

Mulai Tertangani

Sementara itu, warga terdampak disebut sudah mulai tertangani. Sebagian pengungsi tinggal sementara di rumah keluarga dan kebutuhan dasarnya diklaim aman.

Pemerintah juga menyalurkan bantuan makanan, minuman, air bersih, dan logistik lainnya. Kalau nanti masih kurang, BNPB memastikan bantuan bakal ditambah lagi. Setelah urusan perut aman, pemerintah mulai mikirin tempat tinggal warga.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, disebut akan menentukan titik pembangunan hunian sementara (huntara). Nantinya huntara bakal dibangun BNPB, seperti model penanganan bencana di beberapa daerah lain di Jateng.

Bagi warga yang memilih nggak tinggal di huntara, pemerintah bakal memberikan bantuan uang sewa sebesar Rp600 ribu per bulan sampai hunian tetap selesai dibangun. “Baru kemudian dipikirkan soal hunian tetap, khususnya bagi masyarakat yang sudah tidak bisa tinggal di tempat semula,” jelas Suharyanto.

Baca juga: 556 KK Terdampak Banjir Ngaliyan-Tugu

Di sisi lain, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, mengatakan pihaknya sudah memiliki SOP penanganan bencana dari level desa sampai provinsi. Makanya saat banjir terjadi, seluruh dinas langsung turun sesuai tugas masing-masing.

Mulai dari Dinas Kesehatan lewat layanan dokter spesialis keliling (Speling), Dinas Ketahanan Pangan yang ngirim bantuan sembako, sampai Dinas PUPR yang menurunkan alat berat.

Total bantuan dari Pemprov Jateng yang disalurkan mencapai Rp124 juta. Rinciannya meliputi bantuan logistik, beras, mi mocaf, obat-obatan, layanan kesehatan, hingga perlengkapan sekolah untuk warga terdampak.

Karena di negeri yang hujannya makin susah ditebak, kadang yang paling cepat bukan aliran bantuan, tapi aliran air masuk ke permukiman warga. (tebe)

You Might Also Like

BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Guyur Klaim Rp5,7 T Selama 2025

Operasi Keselamatan Candi 2026: Polrestabes Semarang Fokus Tertibkan Balap Liar

Semarang Bersiap Hadapi Gelombang Pemudik

Campak Mulai Ngegas Lagi, Jateng Siaga Jangan Anggap Remeh

KPK Tangkap Dua Kepala Daerah dari Partai Gerindra, Selain Bupati Pati Ada Wali Kota Madiun

TAGGED:banjir semarangbnpbheadlinepemkot semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MEMBAHAS DIALEK--Pemerhati bahasa Jawa Semarangan, Hartono Samidjan, menjelaskan ciri khas dialeg Semarang saat ditemui di rumahnya, Kamis (14/5/2026). (bae) Bahasa Ibu Pelan-pelan Hilang Sejak Digeser Bahasa Indonesia di Sekolah, Dampaknya Terasa!
Next Article MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. Terpuruk! Rupiah Semakin ‘Sujud’ di Kaki Dolar AS, Tembus Rp17.727 per USD

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Heboh Air Disebut Berkah, Ternyata Sumbernya Pipa PDAM Yang Bocor

KEKECEWAAN - Sejumlah awak media menaruh id card dan peralatan liputan di lantai sebagai bentuk protes dan kekecewaan setelah dilarang meliput Menkeu Purbaya di Muladi Dome Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)

Apa yang Ditakutkan? Heboh, Wartawan Dilarang Meliput dan Wawancara Menkeu di Undip

Ilustrasi krisis air bersih saat kekeringan melanda. Peneliti menyebut, kekeringan bukan karena kemarau semata, melainkan karena rusaknya lingkungan oleh ulah manusia.

Kerusakan Lingkungan di Balik Ancaman Krisis Air, Peneliri: Bukan Lagi Sekadar soal Kemarau

Dana UMKM Diduga Tertahan Rp3 Triliun, Andhika Satya Desak DPR Panggil TikTok

Pemekaran Brebes, DPRD Jateng Mulai Susun Peta Jalan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kondisi pascabanjir wilayah di Desa Hotagodang , Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (30/11/2025).
Info

Pemerintah Sediain Rp60 T untuk Pemulihan Bencana di Sumatera, dari Mana Duitnya?

Desember 16, 2025
Unik

Luthfi Targetkan Rumah Tak Layak Huni Tuntas dalam Lima Tahun

Juni 23, 2025
Terdakwa AKP Hariyadi (berpeci) mengikuti sidang dakwaan kasus penganiayaan di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai)
Hukum

Polisi Jogja Aniaya Warga Semarang hingga Tewas Dibui 2,5 Tahun

Oktober 16, 2025
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom.
Unik

OPM Pertanyakan Kapasitas Gibran Selesaikan Masalah Papua: Apa Kualifikasinya? Percuma!

Juli 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Huntara Disiapkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?