BACAAJA, SEMARANG – Jalan Honggowongso di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, tiba-tiba ambles pada Jumat (15/5/2026) dini hari setelah diguyur hujan deras sejak Kamis malam.
Warga sekitar mengungkap fakta memilukan. Kata warga, sebenarnya kondisi jalan itu sudah lama bikin mereka khawatir, tapi tak segera ada tindakan dari instansi terkait.
Sebelum benar-benar jebol, bagian bawah jalan disebut sudah mulai rapuh dan muncul lubang yang makin hari makin besar.
Bacaaja: Warga Waswas Banjir Datang Lagi, Tanggul Sungai Jembawan 1 Ambrol Dihantam Arus Deras
Bacaaja: Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah
Salah satu warga, Afif mengatakan kerusakan di lokasi sudah terlihat sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, fondasi jalan perlahan terkikis aliran air hujan dan belum mendapat penanganan serius.
“Fondasi jalannya memang sudah rapuh. Sebelum ambrol juga sudah ada lubang cukup dalam dan enggak segera diperbaiki. Sudah sekitar tiga bulanan kondisinya begitu. Kemarin hujan deras, jadi makin terkikis air sampai akhirnya ambrol,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Padahal, Jalan Honggowongso termasuk jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan setiap hari. Selain kendaraan pribadi warga, jalan tersebut juga sering dilewati armada Trans Semarang menuju arah Krapyak.
Warga lain, Handoko mengaku sempat melintas di lokasi tidak lama sebelum jalan itu ambrol.
“Untung malam itu pas saya lewat belum ambrol. Tidak lama setelah sampai rumah baru dapat kabar jalannya jebol. Padahal jalan itu sering dilewati Trans Semarang dan kendaraan lain, jadi memang jalur aktif,” katanya.
Ambrolnya jalan sempat bikin arus lalu lintas terganggu. Demi menghindari risiko yang lebih berbahaya, warga bersama aparat langsung menutup akses jalan, apalagi kondisi saat kejadian cukup gelap.
Saat ini, pengendara dari arah Ngaliyan menuju Klampisan maupun sebaliknya diminta lebih hati-hati dan sementara menggunakan jalur alternatif sampai proses perbaikan dilakukan.
Warga berharap penanganan bisa segera dilakukan karena jalan tersebut termasuk akses penting yang setiap hari ramai dipakai masyarakat. (dul)

