BACAAJA, SEMARANG – Jagat media sosial lagi ramai bahas Papua. Kali ini, potongan video yang diunggah akun Instagram @idbaruid sukses bikin publik ikut nimbrung soal isu Papua, identitas, sampai cara masyarakat Papua dipandang selama ini.
Dalam video yang viral itu, seorang narasumber menyampaikan kritik keras terhadap pihak-pihak yang dianggap menggiring opini soal Papua lewat narasi yang dinilai menyesatkan. Menariknya, penyampaian dalam video tersebut bukan cuma emosional, tapi juga penuh argumentasi dan refleksi.
Ia bahkan secara terbuka menantang pihak yang berbeda pandangan untuk berdiskusi langsung dalam forum yang dianggap lebih terhormat dan terbuka.
Bacaaja: Ribuan Pelajar Papua Kembali Demo Tolak MBG, Serempak Bilang Setuju!
Bacaaja: Izin 128.000 Hektare Hutan Papua untuk Sawit Diam-diam Terbit, Masyarakat Adat Murka
“Kalau kau berani, kau undang saya. Kita ketemu dalam forum yang terhormat untuk kita berdebat tentang situasi di Tanah Papua,” ucapnya dalam video tersebut.
Nggak cuma itu, ia juga membantah adanya unggahan di media sosial X atau Twitter yang mencatut namanya dan seolah-olah berasal dari dirinya. Menurutnya, ada pihak yang sengaja menyeret nama dan martabatnya ke dalam narasi yang tidak pernah ia buat.
Di sisi lain, video tersebut juga menyinggung film dokumenter Pesta Babi yang sebelumnya sempat diputar bersama warga di Paniai.
Film itu disebut menjadi medium penting buat membuka sudut pandang publik tentang kehidupan masyarakat Papua secara lebih manusiawi dan dekat dengan realitas sehari-hari.
Beberapa nama seperti Dandhy Laksono dan Victor Mambor ikut disebut sebagai sosok yang dianggap berhasil menghadirkan cerita Papua dengan pendekatan yang lebih dalam dan memahami budaya lokal.
Salah satu pernyataan yang paling banyak disorot dalam video itu adalah kalimat singkat tapi ngena: “Papua bukan tanah kosong.”
Kalimat tersebut langsung ramai direspons warganet. Banyak yang menganggap pernyataan itu mewakili suara masyarakat Papua yang selama ini ingin lebih dipahami, bukan cuma dilihat dari konflik dan isu politik semata.
Akun Instagram @roulrj misalnya menulis, “Papua bukan tanah kosong… Papua milik rakyat Papua dan Bangsa Indonesia… Elit politik dan pemerintahan tidak berhak atas Papua….”
Sementara akun @rossa.wulandary mengaku kaget dengan wawasan dan cara penyampaian dalam video tersebut.
“Aku speechless sih sama wawasannya, ternyata orang Papua good banget,” tulisnya.
Belakangan ini, percakapan tentang Papua memang makin sering muncul di media sosial. Bukan cuma soal konflik, tapi juga identitas, budaya, hingga perjuangan masyarakat Papua untuk menyampaikan cerita mereka sendiri lewat film, diskusi publik, sampai konten digital yang kini makin mudah menjangkau audiens luas. (dul)

