Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soal Hantavirus, Puan Minta Pemerintah Transparan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Soal Hantavirus, Puan Minta Pemerintah Transparan

Baru juga dunia agak napas lega habis dihajar pandemi, sekarang muncul lagi nama virus yang bikin orang auto buka Google tengah malam: hantavirus. Ketua DPR RI Puan Maharani pun angkat suara. Menurutnya, pemerintah jangan bikin masyarakat bingung atau cuma disuruh “tenang” tanpa penjelasan yang jelas. Sebab di era sekarang, kabar simpang siur bisa nyebar lebih cepat daripada virusnya sendiri.

T. Budianto
Last updated: Mei 12, 2026 5:41 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera memberi kepastian informasi sekaligus perlindungan kepada masyarakat terkait ancaman hantavirus. Ia mengingatkan, publik saat ini masih sensitif terhadap isu kesehatan setelah trauma panjang pandemi Covid-19.

Menurut Puan, kemunculan hantavirus harus ditangani dengan pendekatan yang adem, terbuka, dan berpihak pada rasa aman masyarakat. Jangan sampai masyarakat malah panik karena minim penjelasan.

Baca juga: Virus Tikus Diam-Diam Muncul, Kemenkes Mulai Pasang Alarm Kewaspadaan

“Tantangan terbesar saat menghadapi ancaman penyakit baru itu bukan cuma soal medis, tapi juga soal bagaimana negara menjaga kepercayaan publik,” ujar Puan dalam keterangannya di Jakarta, Senin, (11/5/2026).

Ia menilai pemerintah perlu bergerak cepat menjelaskan secara utuh soal hantavirus. Mulai dari bagaimana pola penularannya, siapa kelompok yang rentan, langkah pencegahan, sampai seberapa besar risikonya untuk masyarakat umum.

Akar Rumput

Bagi Puan, keterbukaan informasi bukan sekadar formalitas konferensi pers. Sebab ketika publik merasa tidak mendapat jawaban yang jelas, ruang hoaks dan rasa takut bakal tumbuh liar. “Jangan cuma pakai bahasa teknis yang bikin masyarakat tambah bingung. Sosialisasi harus nyampe sampai level akar rumput,” katanya.

Selain soal informasi, Puan juga menyoroti kesiapan layanan kesehatan daerah. Ia meminta pemerintah memperkuat pengawasan dan sistem deteksi dini agar potensi penularan bisa dicegah lebih cepat.

Menurutnya, penyakit berbasis lingkungan sering muncul pertama kali di daerah yang fasilitas kesehatannya belum merata. Karena itu pemerintah diminta tidak hanya fokus menangani kasus yang sudah muncul, tetapi juga memperkuat kesiapan daerah.

Baca juga: Eh..Surabaya Mulai Siaga, Virus Tikus Ini Bikin Banyak Warga Curiga

Mulai dari kesiapan tenaga medis, laboratorium, fasilitas kesehatan, hingga sistem pelaporan cepat harus benar-benar diperhatikan. “Deteksi dini dan respons cepat itu penting supaya masyarakat merasa terlindungi, bukan malah ditinggal menebak-nebak situasi,” tegasnya.

Di tengah masyarakat yang sekarang gampang cemas tiap dengar kata “virus”, satu hal memang paling dibutuhkan: penjelasan yang terang. Karena kadang yang bikin panik bukan penyakitnya duluan, tapi grup WhatsApp keluarga yang keburu bikin teori sendiri. (tebe)

You Might Also Like

Upgrade Skill, Mahasiswa Semarang Ramai-ramai Ikut Beasiswa Menulis Bacaaja

Menakar Nasib Wakil Bupati Pidie Jaya Usai Pukul Bos MBG

PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

BEM FH Undip Kirim Amicus Curiae ke MK, Kritisi UU TNI yang Problematik

Pemprov Siagakan Mobil Speling di Sirampog

TAGGED:hantavirusheadlinekemenkes. puan maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PIMPINAN DPRD JATENG - Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. 21.542 Keluarga di Jateng Gak Punya Jamban Layak, M Saleh: Pemda Harus Gerak Cepat
Next Article Jateng Resmi Masuk Peta Proyek Energi dari Sampah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Garasi Gibran Isinya Bikin Penasaran, Hartanya Ikut Naik Lagi

Sopir Program MBG Kejebak Sabu, Warga Depok Ikut Geger

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemprov Pasang Wifi Gratis di 382 Titik Buat Pemudik

Maret 12, 2026
Hukum

Dua Dekade Beraksi, Ki Bedil Akhirnya Tumbang Dibekuk Polisi

April 13, 2026
Info

Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

Februari 18, 2026
Info

UPTD PPA Jangan Cuma Papan Nama: Wagub Minta Kepala Daerah Turun

Februari 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal Hantavirus, Puan Minta Pemerintah Transparan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?