Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Perjuangan Atikah Nyisihin Separuh Gaji Demi Rumah Impian
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Perjuangan Atikah Nyisihin Separuh Gaji Demi Rumah Impian

Di tengah harga rumah yang makin bikin napas jadi pendek, masih ada cerita tentang orang-orang yang diam-diam sedang memperjuangkan tempat untuk pulang. Bukan crazy rich, bukan seleb TikTok, cuma buruh pabrik rokok yang tiap bulan harus ngatur hidup dari gaji Rp2,4 juta. Tapi dari situlah mimpi punya rumah akhirnya pelan-pelan jadi nyata.

T. Budianto
Last updated: Mei 9, 2026 8:17 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
RUMAH SUBSIDI: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait dan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengunjungi salah satu penghuni rumah subsidi di Perumahan Grand Amartha, Pesantunan, Wanasari, Brebes, Sabtu, (9/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BREBES- Kalau ada yang bilang punya rumah sekarang cuma buat orang bergaji belasan juta, mungkin mereka belum kenal Nur Atikah. Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik rokok di Brebes itu berhasil membeli rumah subsidi di Perumahan Grand Amartha, Kelurahan Pesantunan, Wanasari, Brebes.

Rumah sederhana tipe 30/60 itu sekarang jadi tempat ia membangun hidup bersama anak-anaknya. Sabtu, (9/5/2026) siang, rumah itu didatangi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait dan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Tapi di balik kunjungan pejabat dan kamera-kamera itu, ada cerita yang sebenarnya jauh lebih dekat dengan realita banyak orang: perjuangan nyicil rumah di tengah gaji yang pas-pasan.

Baca juga: Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

Nur Atikah adalah seorang single parent. Gajinya sekitar Rp2,4 juta per bulan. Dari angka itu, Rp1 juta langsung dialokasikan buat cicilan rumah subsidi lewat program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP, sebuah program KPR subsidi pemerintah Indonesia untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan bunga tetap 5 persen hingga tenor 20-30 tahun dan Atikah mengambil 20 tahun. Sisanya? Buat hidup sehari-hari dan membesarkan anak-anaknya.

Buat sebagian orang, keputusan itu mungkin terdengar nekat. Tapi buat Atikah, punya rumah sendiri lebih penting daripada terus hidup pindah-pindah atau bergantung pada orang lain. “Alhamdulillah di sini aman, tidak pernah banjir. Kondisinya juga jalannya bagus,” katanya.

Rumah subsidi yang ia tempati memang bukan rumah mewah dengan pagar tinggi atau carport berisi mobil. Tapi rumah itu punya sesuatu yang makin mahal sekarang: rasa aman.

Rumah Subsidi

Dari rumah itu, Atikah cuma butuh sekitar 20 menit menuju tempat kerja. Lingkungannya juga disebut nyaman, jalannya sudah bagus, penerangan tersedia, dan sampah diangkut rutin.

Perumahan Grand Amartha sendiri menjual rumah subsidi sekitar Rp166 juta per unit. Kawasan ini dikembangkan oleh PT Anugrah Jaya Land dengan total 116 rumah di atas lahan sekitar 13,5 hektare.

Fasilitasnya juga lumayan lengkap untuk ukuran rumah subsidi. Mulai dari listrik PLN 1.300 watt, jalan beton, drainase, taman bermain, sampai joglo untuk ruang kumpul warga.

Baca juga: Jateng Ngebut Beresin Backlog

Program FLPP yang selama ini sering cuma terdengar sebagai istilah di brosur perbankan, buat Atikah ternyata benar-benar jadi jalan buat punya rumah sendiri.

Dan mungkin di situlah ironi paling relevan hari ini: ketika sebagian orang sibuk flexing rumah estetik di media sosial, masih banyak buruh yang cuma ingin satu hal sederhana, punya tempat pulang yang nggak ikut pindah saat kontrakan jatuh tempo. (tebe)

You Might Also Like

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

Biar Gak Kena Risiko Korupsi, ASN Semarang Diajak Ikut Isi Survei KPK

SK Pengesahan Kepengurusan DPP PDIP 2025-2030 Resmi Diserahkan Kemenkum

Unwahas Jajaki Tukar Dosen-Mahasiswa Bareng Kampus Thailand

Sodetan Dikebut, Banjir Minggat?

TAGGED:headlinepemprov jatengrumah subsidi jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Eh..Surabaya Mulai Siaga, Virus Tikus Ini Bikin Banyak Warga Curiga
Next Article Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ucapan Trump Makin Panas, Iran Malah Kian Susah Ditekan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MANTAN KOWAD--Dian Putri Permatasari, perempuan muda mantan Kowad TNI yang kini jadi pebisnis. (bae)

Mengenal Lebih Dekat Dian Putri: Eks-Kowad Cantik Jadi Pebisnis, Terseret Pencucian Uang

Beruang Madu Nyasar Kampung, Evakuasi Mulus Berakhir Pulang ke Habitat Alami

Punya Prestasi Internasional, Eh Gak Lolos SPMB Bikin Tanda Tanya Besar

Seratus Dapur MBG Hilang Jejak, Titiknya Bikin Publik Geleng Kepala Terus

Pelarian Taufik Tamat, Dedi Mulyadi Minta Hukuman Berat Menanti Pelaku

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TERDAKWA BERLARI--AKBP Basuki, terdakwa kasus tewasnya dosen Untag berlari sambil ketawa usia sidang tuntutan, Jumat (8/5/2026). (bae)
Hukum

Kelakuan Gokil AKBP Basuki: Lari Sambil Ketawa setelah ‘Hanya’ Dintuntut 5 Tahun Penjara

Mei 9, 2026
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (tengah) menggandeng dua kubu PPP Mardiono dan Agus Suparmanto serta Taj Yasin Maemun yang sebelumnya saling bertikai dalam Muktamar X PPP. Foto: dok/humas
Nasional

PPP Akhirnya Rukun Lagi Setelah Drama Lempar-lemparan Kursi

Oktober 7, 2025
Hukum

Eksepsi Gagal, Hakim Tetap Gas Sidang Korupsi Bank Pasar Semarang

Maret 17, 2026
Kakek Masir dengan tangan diborgol, digiring jaksa menuju penjara.
Viral

Cerita Kakek Masir Dituntut 2 Tahun Penjara Gegara Mikat Burung Cendet

Desember 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Perjuangan Atikah Nyisihin Separuh Gaji Demi Rumah Impian
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?