Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga

Kalau dulu Posyandu identik sama timbang bayi dan imunisasi, sekarang ceritanya beda. Di Jateng, Posyandu lagi “naik kelas”, ngurus enam sektor sekaligus. Dari kesehatan sampai sosial, semua mau disikat. Ambisius? Jelas. Tinggal realisasinya bisa sejalanatau tidak.

T. Budianto
Last updated: April 30, 2026 1:03 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HARI POSYANDU: Sejumlah kader mengikuti peringatan Hari Posyandu Nasional Jateng 2026, Rabu (29/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Transformasi Posyandu di Jateng lagi digeber habis-habisan. Lewat konsep baru berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), layanan yang dulunya fokus di kesehatan sekarang melebar ke banyak sektor.

Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin bilang, perubahan ini jadi langkah penting buat mendekatkan layanan dasar ke masyarakat. Sejak keluarnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu resmi nggak cuma ngurus kesehatan.

Ada tambahan lima bidang lain: pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban dan perlindungan masyarakat, serta sosial. “Transformasi ini harus jalan terus, dan dipastikan benar-benar terasa di masyarakat,” kata Nawal saat Peringatan Hari Posyandu Nasional Jateng 2026, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Dari Posyandu ke Amerika: Cerita Perempuan Semarang yang Bikin Dunia Noleh

Biar nggak cuma konsep, TP Posyandu Jateng juga sudah nyiapin berbagai program di tiap bidang. Di sektor pendidikan, ada PAUD Emas berbasis masyarakat, literasi digital, sampai penguatan perpustakaan desa.

Di bidang kesehatan, fokusnya ke pencegahan stunting lewat program Genting dan layanan kesehatan ibu hamil lewat Kecan Bumil. Sementara di bidang pekerjaan umum, muncul program penyediaan air bersih sampai inovasi “Jelantah Jadi Rupiah”, yang ngajak warga ngolah limbah minyak jadi nilai ekonomi.

Kebun Gizi

Di sektor perumahan, ada Kebun Gizi dan bantuan rumah layak huni untuk warga kurang mampu. Masuk ke ranah keamanan dan sosial, Posyandu juga nggak mau ketinggalan. Ada layanan pengaduan terpadu, patroli kampung, sampai program pemulihan trauma pascabencana.

Yang menarik, sektor sosial juga disentuh lewat Sekolah Lansia dan layanan kesehatan mental berbasis online lewat platform Bahtera Cinta. Biar semua ini nggak cuma jadi wacana, TP Posyandu Jateng sudah teken komitmen bareng 35 kabupaten/kota sejak 2025. Bahkan, program ini sudah masuk ke dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dan RKPD 2026.

Artinya, secara sistem sudah dipasang. Tinggal eksekusi di lapangan yang jadi penentu. Nawal berharap semua pihak ikut dorong program ini, termasuk kader Posyandu yang jadi ujung tombak di masyarakat.

Baca juga: Posyandu di Tiga Desa Jateng Jadi Role Model

“Harapannya, transformasi ini benar-benar berdampak langsung ke kualitas hidup warga,” ujarnya. Di momen peringatan Hari Posyandu Nasional itu, juga digelar berbagai layanan langsung. Mulai dari cek kesehatan gratis, dokter spesialis keliling, layanan administrasi kependudukan, sampai bantuan sosial untuk warga.

Posyandu sekarang sudah naik level, dari sekadar tempat nimbang jadi “mini service center” kehidupan warga. Tapi satu hal yang masih sama: kalau programnya segudang tapi pelaksanaannya setengah-setengah, ya ujung-ujungnya tetap warga yang disuruh “sabar dulu ya.” (tebe)

 

You Might Also Like

Ricuh di Pati, Prabowo: Ya Sayang Aja Sampai Segitunya

Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru

PSIS Cuci Gudang, 16 Pemain Dilepas

Sidang Kasus May Day Semarang, Polisi Tak Mampu Tunjuk Hidung Pelaku Kericuhan

Kejutan Total untuk Israel! Trump Tiba-tiba Deal Gencatan Senjata dengan Iran, Ada Apa?

TAGGED:nawal arafah yasinpemprov jatengposyandu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal
Next Article Ketua DPC Peradi SAI Semarang, Luhut Sagala (tengah) saat diskusi publik di kantor Bacaaja.co. Peradi SAI Semarang Sorot Potensi Kericuhan Aksi May Day, Singgung Risiko Salah Tangkap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?

PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman

Ketua DPC Peradi SAI Semarang, Luhut Sagala (tengah) saat diskusi publik di kantor Bacaaja.co.

Peradi SAI Semarang Sorot Potensi Kericuhan Aksi May Day, Singgung Risiko Salah Tangkap

Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Keliling SPBU Naik Vespa, Taj Yasin Pastikan Stok BBM Aman

Maret 9, 2026
Ekonomi

119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Maret 4, 2026
Info

Viral! Kepala BGN Bilang Anak Putus Sekolah karena Uang Jajan: MBG Jadi Penyelamat

Februari 3, 2026
Katim Semarang Raya Satgaswil Jateng Densus 88 Polri, Iptu Yusuf saat diskusi dan buka bersama di kantor bacaaja.co, Jumat (13/3/2026). (bae)
Info

Bahaya Ruang Digital, Densus 88 Minta Orang Tua Awasi Anak dari Paparan Ekstremisme

Maret 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?