Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gombel Lama Ditutup Tujuh Bulan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gombel Lama Ditutup Tujuh Bulan

Buat yang tiap hari lewat Gombel, ini kabar yang bakal langsung kerasa di gas dan rem. Mulai hari ini, jalur lama resmi ditutup, artinya rute berubah, dan kemungkinan macet… ya, siap-siap aja.

T. Budianto
Last updated: April 20, 2026 5:54 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Poster pengalihan jalur Gombel Lama yang diterbitkan oleh Dishub Kota Semarang. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang resmi menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Gombel mulai Senin, (20/4/2026) pukul 09.00 WIB. Dalam skema ini, Jalan Gombel Lama ditutup total, dan arus kendaraan dialihkan ke Jalan Gombel Baru.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan bilang, rekayasa ini bakal berlangsung cukup lama, maksimal tujuh bulan. Jadi bukan perubahan “sebentar doang”, tapi yang bakal jadi rutinitas baru.

Baca juga: Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan

“Jalan Gombel Baru akan diberlakukan dua arah, dengan prioritas untuk kendaraan yang melaju ke atas,” jelasnya. Artinya, yang nanjak bakal lebih diutamakan. Sementara arus lokal tetap diakomodasi, dengan petugas yang berjaga di titik penutupan biar akses warga sekitar nggak benar-benar “terkunci”.

Untuk kendaraan berat seperti truk dan bus, rutenya dialihkan lewat tol. Mulai dari Tol Srondol-Jatingaleh, termasuk akses dari arah Banyumanik lewat Tol Srondol, dari Bukit Sari via Tol Undip Tembalang, sampai dari Semarang bawah lewat Tol Jatingaleh I.

Jalan Baru

Sedangkan pengendara roda dua dari arah Undip dan Tembalang diarahkan lewat Jalan Baru Undip Jangli, lanjut ke Jalan Kasipah hingga Jalan Dr Wahidin.

Biar nggak chaos di lapangan, Dishub juga sudah siapin perlengkapan pendukung. Mulai dari stick cone portable, rantai pembatas, sampai posko terpadu bareng Satlantas dan instansi terkait. Nggak cuma itu, satu unit mobil derek juga disiagakan di lokasi.

Baca juga: Semarang Ternyata Punya Sesar Aktif, Agustina Siapkan Jurus “Paku Bumi”

Jadi kalau ada kendaraan mogok di tanjakan (yang sering kejadian), bisa langsung ditangani sebelum bikin antrean makin panjang. Pemkot mengimbau warga buat mulai menyesuaikan diri dengan skema baru ini. Buat yang biasa lewat Gombel, opsi terbaik sekarang: cari jalur alternatif atau atur ulang jam berangkat.

Rekayasa lalu lintas selalu datang dengan niat baik, biar jalan lebih lancar ke depan. Tapi di awal, yang terasa justru satu: makin paham kalau sabar itu bukan teori, tapi skill wajib buat pengendara Semarang. (tebe)

You Might Also Like

Pesantren Ramah Anak, Kemenag Gas Lima Langkah

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai

Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

756 Buruh SGS Kena PHK, Gus Yasin Spil Langkah Pemprov Jateng

TAGGED:gombel lamaheadlinemal pakuwonpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nggak Perlu Jauh ke Kota, Tiga Stasiun Pantura Ini “Hidup” Lagi
Next Article Kirab KH Sholeh Darat, Agustina: Selama Saya Menjabat, Jalan Terus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) sedang bekerja mengantar penumpang di tengah kepadatan arus lalu lintas kota.

Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Ekonomi Semarang 5,37 Persen: Nggak Ngebut Banget, Tapi Konsisten

Februari 25, 2026
Info

Bakti TNI AD 2026 Bangun Infrastruktur di Banyumas dan Kebumen

Oktober 17, 2026
Ekonomi

Dari Walet hingga Produk Kayu, Ekspor Jateng Tembus Rp10,9 Triliun

Agustus 24, 2026
Info

50 Ucapan HUT TNI ke-81, Tinggal Copas

Oktober 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gombel Lama Ditutup Tujuh Bulan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?