Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Solo Bukan Sekadar Hujan Biasa, BNPB Sebut Penyebabnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banjir Solo Bukan Sekadar Hujan Biasa, BNPB Sebut Penyebabnya

Hujan deras memang biasa, tapi kalau sampai bikin Solo kebanjiran, berarti ada “pemain lain” di balik layar. BNPB pun buka suara, ini bukan sekadar cuaca lokal.

T. Budianto
Last updated: April 16, 2026 2:43 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SALURAN AIR: Petugas BNPB Kota Surakarta berusaha membuka penutup saluran di salah satu jalan utama di Kota Surakarta agar air segera susut saat banjir merendam, Rabu (15/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Banjir yang melanda Solo Raya, Rabu (15/4/2026) ternyata bukan cuma gara-gara hujan deras biasa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap ada pengaruh dari fenomena cuaca yang lebih besar, yakni Bibit Siklon Tropis 92S.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, meski posisi bibit siklon tersebut sudah mulai menjauh dari Indonesia, dampaknya masih terasa di wilayah Jawa.

Baca juga: Luthfi: “Banjir Solo Raya Jangan Jadi Drama Tahunan”

“Dampaknya masih memicu cuaca ekstrem, termasuk hujan dengan intensitas tinggi di sejumlah wilayah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026). BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Pasalnya, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan masih bisa terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Dampak Luas

Di Solo Raya sendiri, banjir mulai terjadi pada Selasa (14/4) malam sekitar pukul 21.42 WIB, setelah hujan deras mengguyur kawasan sekitar. Dampaknya cukup luas, sebanyak 1.083 kepala keluarga terdampak yang tersebar di 12 kelurahan.

Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Kelurahan Pajang, Kedung Lumbu, dan Tipes. Selain genangan air, bencana ini juga memicu longsornya talud di wilayah Pajang.

Baca juga: Banjir Terjang Solo, Delapan Kelurahan Terendam

Sejumlah warga bahkan sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti masjid, sekolah, hingga balai warga.

Kalau hujan deras saja sudah cukup bikin panik, apalagi kalau ternyata “bonusnya” datang dari siklon tropis. Alam memang nggak pernah kirim undangan, tapi dampaknya selalu datang tanpa kompromi. (tebe)

You Might Also Like

Mbak Ita ‘Serang’ Putusan Hakim Tipikor Semarang, Siapkan Bukti Baru untuk Amunisi

Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

1,3 Juta Kendaraan Masuk Jateng

2 TNI dan 9 Warga Sipil Tewas Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa

Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

TAGGED:banjir solo rayabnpbpemkot solopemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual. Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual
Next Article Jelang Iduladha, Pemprov Gaspol “Healing”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAMPAIKAN PERNYATAAN PUBLIK - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberi keterangan pers di kantornya. (ist)

Ihwal BOP Rp25 Juta Buat RT, Agustina: Cair Akhir Juni 2026 dan LPJ Dipermudah!

AKADEMISI - Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Nugroho SBM.

Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe

TAGIH MAKAM--Suhadi, ahli waris keluarga KGPH Soetodjo Harjonagoro, mempertanyakam makam leluhirnya yang diduga ditimbun mal Semarang, Selasa (9/6/2026). (bae)

Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang

MINYAK GORENG - Ilustrasi Minyakita yang semakin sulit didapat di pasaran.

Minyakita Tiba-tiba Hilang dari Pasaran Bikin Panik, Pedagang: Tiap Hari Ada yang Nanyain

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Piala Dunia Antarklub 2025 Dimulai, Inter Miami Diimbangi Al Ahly

Juni 15, 2025
IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
Ekonomi

Asing Kabur Rp67 Triliun! IHSG Jadi Bursa Terburuk di Dunia, Sempat Rontok hingga 5 Persen

Juni 4, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Puan Harap Prabowo Bawa Suasana Segar Lewat Pidato di PBB

September 22, 2025
Info

Saat 2.570 Lampion Naik ke Langit Borobudur

Juni 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Solo Bukan Sekadar Hujan Biasa, BNPB Sebut Penyebabnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?