Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Silayur Rawan Kecelakaan, Warga Hidupkan Lagi Tradisi Ruwatan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Silayur Rawan Kecelakaan, Warga Hidupkan Lagi Tradisi Ruwatan

Kalau lewat Silayur, siap-siap doa dalam hati. Bukan lebay, tapi karena jalur ini udah lama dikenal bikin jantung auto was-was. Setelah kecelakaan demi kecelakaan, warga pun nggak cuma diam, mereka pilih “cara lama” yang dirasa tetap relevan: ruwatan.

T. Budianto
Last updated: April 11, 2026 5:55 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
RAPAT RUWATAN: Warga sedang rapat membahas rencana kegiatan ruwatan tanjakan Silayur di Kelurahan Bringin, Ngaliyan, Kota Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Tanjakan Silayur di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang lagi-lagi jadi sorotan. Jalan ini dikenal rawan kecelakaan, sampai dijuluki “jalur tengkorak”. Kasus terbaru terjadi Jumat (10/4/2026) pagi.

Sebuah truk trailer diduga rem blong saat meluncur dari arah Silayur menuju Jalan Prof Hamka dan menabrak sejumlah kendaraan. Merespons rentetan kejadian itu, warga sekitar Silayur di Kelurahan Bringin, memilih jalur ikhtiar. Mereka sepakat menghidupkan lagi tradisi sedekah bumi dan wayangan sebagai bentuk ruwatan.

Baca juga: Silayur Lagi, Silayur Lagi, Agustina: Kesalahan Tata Ruang

Ketua RW setempat, Asrondi bilang, tradisi ini sebenarnya bukan hal baru. Dulu rutin digelar sejak era Mbah Kromo sampai dilanjutkan Mbah Nasir, tapi berhenti sekitar tahun 1980 setelah tokoh setempat wafat.

“Tradisi dimulai dari Mbah Kromo sampai tahun 1975, dilanjutkan oleh Mbah Nasir sampai 1980,” katanya. Setelah itu, kegiatan sempat vakum cukup lama. Kini, setelah komunikasi dengan para sesepuh, warga sepakat menghidupkannya lagi. Tujuannya minta keselamatan sekaligus menjaga tradisi yang sempat hilang.

Hal Klenik

Asrondi menegaskan, ruwatan ini tidak dikaitkan dengan hal-hal klenik. Kegiatannya dikemas dalam bentuk doa bersama dan tumpengan, menyesuaikan dengan kondisi masyarakat yang sudah lebih religius.

“Ini ikhtiar warga agar diberikan keselamatan sekaligus menghidupkan kembali tradisi masyarakat Jawa,” ujarnya. Ketua panitia, Supadi menambahkan, awalnya acara hanya untuk lingkup warga RW. Tapi karena banyak yang mendukung, ruwatan ini bakal dibuka untuk umum.

Baca juga: Ngeri! Truk Ugal-ugalan Picu Kecelakaan Beruntun di Silayur, Polisi Ungkap Kondisi Korban

Rencananya kegiatan dipusatkan di Lapangan Voli RT 02 RW IV Silayur Lawas Duwet. Selain itu, warga juga ingin melibatkan pelaku usaha kecil supaya ikut merasakan dampak ekonomi dari acara tersebut.

Di saat rem kendaraan masih sering “nggak bisa diajak kompromi”, warga Silayur memilih rem kekhawatiran mereka dengan cara yang lebih “halus”: doa, tumpeng, dan tradisi. Karena kadang, yang bikin selamat bukan cuma teknologi, tapi juga seberapa kuat manusia masih percaya dan saling jaga. (bae)

You Might Also Like

Ratusan Perusahaan di Semarang Nunggak BPJS, Utangnya Tembus Rp13,7 Miliar

Pantai Tirang Nggak Cuma Jual Sunset, Tapi Bikin Dapur Warga Ngebul

Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

TVRI Ingatkan Nobar Jangan Nekat Pakai Logo FIFA dan Sponsor

Lap-Lap Altar, Cuci Aura: Tay Kak Sie Mode Bersih Jelang Imlek

TAGGED:kecamatan ngaliyanpemkot semarangtanjakan silayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus Penggelapan Berujung Pecat, Polisi Ini Resmi Diberhentikan
Next Article Bus Trans Jateng terlibat kecelakaan beruntun di Purworejo, Sabtu (11/4/2026). Satu korban dilaporkan tewas dalam peristiwa kecelakaan maut itu. (ist) Trans Jateng Kecelakaan Beruntun di Purworejo: Jupiter Ringsek di Kolong Bus, 1 Orang Tewas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rudal Houthi Mengancam, WNI di Saudi Diminta Waspada

Ilustrasi hakim sidang di pengadilan.

MA Ultimatum Hakim Nakal: Dagang Perkara, Siap Dipecat!

Murid Tak Naik Kelas pada 2027, DPR Minta Dikaji Ulang

PINDAH LAPAS: Puluhan napi Lapas Semarang menuruni kapal saat proses pemindahan ke Nusakambangan. (ist)

36 Napi Lapas Semarang Dipindah ke Nusakambangan

Patah Hati Gara-Gara Rocky Gerung

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran

Januari 10, 2026
Ekonomi

Wali Kota Ajak ISEI Semarang Dukung “Waras Ekonomi”

Mei 22, 2026
Olahraga

800 Atlet Padel Serbu Semarang, Rekor Nasional Auto Pecah!

April 25, 2026
Pendidikan

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Juni 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Silayur Rawan Kecelakaan, Warga Hidupkan Lagi Tradisi Ruwatan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?